Menu

Mode Gelap
Pulihkan Denyut Konektivitas di Papua, ASDP Hubungkan Wilayah Timur 3TP Tubuh Alam yang Diam-Diam Terluka Ratusan Santri di Lima Ponpes Demak Keracunan MBG, Warga Juga Terdampak Jembatan Gemboyah Putus Total, Akses Jogong – Linge Lumpuh Banjir Rendam Desa Padang Terangun, Aktivitas Warga Lumpuh, Ancaman Susulan Mengintai Simulasi Grand Final Proliga 2026 Terjadi di Semarang, GOR Jatidiri Membiru

PERON

KAI Perkuat Pasokan Batu Bara untuk Menjaga Keandalan Listrik Nasional Jelang Nataru

badge-check


 KAI Perkuat Pasokan Batu Bara untuk Menjaga Keandalan Listrik Nasional Jelang Nataru Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) memastikan kelancaran pasokan energi nasional menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Melalui layanan angkutan batu bara, KAI menjaga suplai bahan bakar bagi pembangkit listrik di Jawa dan Bali yang menjadi pusat konsumsi energi selama periode puncak mobilitas masyarakat. Sepanjang Januari–November 2025, KAI telah mengangkut 52.722.455 ton batu bara, naik 4,3% dibanding periode yang sama tahun 2024 sebanyak 50.557.029 ton.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menjelaskan bahwa angkutan batu bara berbasis rel memegang peranan vital dalam menjaga keandalan listrik nasional. Batu bara yang dikirim melalui jalur kereta api memasok PLTU di Jawa dan Bali yang mengalirkan energi bagi sekitar 158 juta penduduk. Stabilitas pasokan listrik ini penting untuk memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan lancar menjelang dan selama masa Nataru.

Energi listrik yang disuplai pembangkit menopang kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari penerangan rumah tangga, operasional UMKM, proses pembelajaran di sekolah, hingga kelancaran layanan kesehatan. Setiap rangkaian batu bara yang diangkut KAI turut menjadi bagian dari upaya menjaga produktivitas masyarakat di berbagai sektor tersebut.

Efektivitas layanan angkutan berbasis rel merupakan kunci keberlanjutan pasokan. Satu rangkaian KA barang di Pulau Jawa dapat membawa hingga 30 gerbong, masing-masing berkapasitas 42 ton, sehingga mampu mengirimkan volume besar dalam satu perjalanan. Jalur rel yang bebas hambatan dan memiliki prioritas perjalanan memastikan waktu tempuh lebih stabil serta distribusi energi lebih tepat waktu. Selain itu, semakin banyak distribusi barang yang dialihkan ke moda kereta api berkontribusi mengurangi beban jalan raya, menjaga umur infrastruktur, serta menekan potensi kemacetan akibat lalu lintas kendaraan angkutan berat.

Untuk menjaga kontinuitas pasokan energi jelang puncak kebutuhan listrik akhir tahun, KAI menjalankan penjadwalan angkutan batu bara secara presisi. KAI berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan dan operator pembangkit untuk memastikan distribusi berjalan sesuai rencana. Strategi ini memperkuat kesiapan sistem kelistrikan nasional dalam menghadapi lonjakan konsumsi selama periode Nataru.

Ke depan, KAI terus menyiapkan penguatan kapasitas angkutan barang guna mendukung ketahanan logistik energi. Target pertumbuhan volume angkutan barang sebesar 15% pada tahun 2029 mencakup proyeksi 111,2 juta ton batu bara dan 10,9 juta ton komoditas nonbatu bara. Pengembangan Terminal Tarahan II di Sumatera Selatan diproyeksikan menambah kapasitas angkutan hingga 18 juta ton batu bara, sementara perluasan fasilitas Kertapati diperkirakan menambah sekitar tujuh juta ton.

Anne menegaskan bahwa seluruh penguatan layanan angkutan energi dilakukan dengan prinsip ketepatan waktu, keandalan sarana, dan koordinasi operasional yang solid.

“Melalui operasional yang konsisten dan perencanaan jangka panjang, KAI terus menjadi mitra strategis dalam menjaga pasokan energi yang mendukung aktivitas ratusan juta masyarakat,” pungkas Anne.(****)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kunjungan Kerja BP BUMN dan Danantara ke KAI, Percepat Transformasi Perkeretaapian Nasional

20 April 2026 - 17:50 WIB

KAI Hadirkan Layanan Ramah Perempuan dan Inklusif, Perjalanan Lebih Aman dan Nyaman bagi Semua

20 April 2026 - 17:44 WIB

Inovasi KAI Commuter Tanpa Henti, Saat ini Perpanjang Peron di Stasiun Bogor

20 April 2026 - 16:11 WIB

KAI Commuter Catat Tren Positif di Kuartal Pertama 2026

20 April 2026 - 15:52 WIB

KAI Commuter Layani 87,9 Juta Penumpang pada Kuartal I 2026, Naik 7 Persen

20 April 2026 - 15:02 WIB

KA Brumbung Cargo Hadir sebagai Alternatif Logistik Nasional yang Lebih Efisien

20 April 2026 - 13:05 WIB

KA Pariaman Ekspres Layani 382.748 Pelanggan pada Triwulan I 2026, Naik 10,16 Persen

19 April 2026 - 16:16 WIB

Stasiun Pegaden Baru Kembali Ramai, Pelanggan Tembus 16 Ribu pada Triwulan I 2026

19 April 2026 - 14:09 WIB

KA Rajabasa Layani 221 Ribu Pelanggan pada Triwulan I 2026, Mobilitas Warga Sumatra Selatan Meningkat

19 April 2026 - 11:56 WIB

KAI Daop 7 Imbau Penumpang Datang Lebih Awal ke Stasiun Kediri karena Agenda Kelas Malam

19 April 2026 - 01:56 WIB

Trending di PERON