Menu

Mode Gelap
Ramaikan GBK, Penonton Pertandingan Persija-Persib Tembus 58.961 Aceh Coffee Day Rayakan Dua Tahun Hari Kopi Aceh Dihelat 15 September 2026 Bidik Ekosistem Umrah Terintegrasi, JARDY Travel Gandeng BPRS Harum Hikmahnugraha Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Buka Akses Masyarakat Saksikan Langsung MTQ Nasional XXXI di Semarang KAI Daop 4 Semarang Siap Layani Mobilitas Masyarakat pada MTQ Nasional XXXI, Penumpang Melonjak Naik KAI Daop 1 Jakarta Gunakan 6,5 Juta Liter B50, Operasional KA Tetap Lancar

PERON

Kampung Nelayan Merah Putih Konawe Mulai Ekspor, 8 Ton Ikan Berkualitas Dikirim ke Luar Kota

badge-check


 Kampung Nelayan Merah Putih Konawe Mulai Ekspor, 8 Ton Ikan Berkualitas Dikirim ke Luar Kota Perbesar

Wartatrans.com, KONAWE – Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Sorue Jaya di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, mulai mengirimkan 8 ton ikan berkualitas ekspor ke luar kota. Ini pengiriman pertama sejak program kerja prioritas itu beroperasi uji coba pada Agustus ini.

Dirjen Perikanan Tangkap Lotharia Latif mengatakan, capaian tersebut menjadi indikasi bahwa KNMP mulai berfungsi sebagai ekosistem ekonomi yang menghubungkan produksi nelayan dengan penanganan hasil dan akses pasar.

“KKP mendorong KNMP tidak hanya menjadi kawasan dengan fasilitas perikanan, tetapi menjadi mesin ekonomi yang mampu meningkatkan produktivitas, nilai tambah dan kesejahteraan nelayan,” ujarnya dalam siaran resmi di Jakarta, Kamis (20/8).

Melalui kehadiran KNMP, sambung Latif, nelayan turut didorong untuk menjaga mutu dan mengembangkan usaha menjadi lebih profesional. Untuk itu, KKP juga memperkuat literasi keuangan, akses pembiayaan dan pemasaran sebagai upaya mendorong nelayan menjadi pelaku ekonomi yang mandiri dan berdaya saing.

Pada moment HUT RI kemarin misalnya, pihaknya menggelar rangkaian kegiatan pemberdayaan masyarakat di KNMP Sorue Jaya. Nelayan dan keluarga nelayan mendapatkan pelatihan perlindungan usaha, pemutakhiran data e-KUSUKA, literasi pengelolaan keuangan serta fasilitasi akses pembiayaan.

“Pemberdayaan juga diarahkan pada pengembangan usaha keluarga nelayan melalui pelatihan sablon dan ecoprint, serta promosi produk melalui bazar UMKM perikanan,” terangnya.

Menurutnya, penguatan ekonomi di KNMP juga harus memberikan ruang bagi keluarga nelayan untuk mengembangkan usaha, sehingga manfaat pembangunan dapat menciptakan sumber-sumber pendapatan baru di kawasan pesisir.

“Kalau ekosistem ini berjalan, nelayan tidak hanya menjadi produsen ikan, tetapi berkembang menjadi pelaku usaha yang lebih mandiri dan memiliki posisi tawar. Inilah yang kita maksud dengan nelayan naik kelas,” pungkas Latif. (fahmi)

Baca Lainnya

KAI Daop 1 Jakarta Gunakan 6,5 Juta Liter B50, Operasional KA Tetap Lancar

12 September 2026 - 15:43 WIB

KRL Terdampak Gempa, KAI Commuter Lakukan Pemeriksaan Jalur Sabtu Pagi

12 September 2026 - 07:14 WIB

Lawang Sewu Tarik 376 Ribu Pengunjung hingga Agustus 2026, Sejarah Kereta Api Jadi Daya Tarik

11 September 2026 - 21:59 WIB

Serukan Peningkatan Keselamatan Transportasi, Menhub Dudy Kumpulkan UPT se-Jawa Timur

11 September 2026 - 21:47 WIB

LRT Jakarta Rute Kelapa Gading-Manggarai Target Angkut hingga 80.000 Penumpang/Hari

11 September 2026 - 21:25 WIB

Angkutan Petikemas KAI Tumbuh 19,24 Persen, Tembus 3,9 Juta Ton hingga Agustus 2026

11 September 2026 - 05:06 WIB

Dari Lubuk Linggau hingga Ketapang, Kereta Api Menjadi Bagian dari Pertumbuhan Kota Sejak 159 Tahun Lalu

11 September 2026 - 01:06 WIB

Kebutuhan Pembangunan LRT Jakarta Fase 2A Rp7,8 Triliun

10 September 2026 - 12:57 WIB

KAI Commuter Tambah 13 Perjalanan KRL Lintas Bogor, Operasional Kembali Normal

10 September 2026 - 10:29 WIB

Whoosh Tetap Melaju di Tengah Erupsi Anak Krakatau, Ini Langkah Pengamanan KCIC

10 September 2026 - 07:15 WIB

Trending di PERISTIWA