Menu

Mode Gelap
Angkutan Retail KAI Tumbuh 4,86 Persen pada Januari–April 2026 Diikuti Peserta dari 5 Negara, BPSDMP Sukses Gelar Pelatihan VCT PTPN I Beri 500 Masyarakat Langkat Gratis Berobat Wakaf Al-Qur’an Disalurkan untuk Warga Lhokseumawe, Relawan dan TNI Bersinergi Tebar Kebaikan KAI Perkuat Kesiapan Implementasi Biodiesel B50 pada Sarana Kereta Api KAI Layani 960.893 Pelanggan Selama Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus

PERON

KCIC Pastikan 352 Kru Whoosh Sehat Selama Angkutan Lebaran 2026

badge-check


 KCIC Pastikan 352 Kru Whoosh Sehat Selama Angkutan Lebaran 2026 Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – KCIC memastikan sebanyak 352 kru operasional kereta cepat Whoosh dalam kondisi sehat dan prima selama masa Angkutan Lebaran 2026 melalui pemeriksaan kesehatan rutin sebelum bertugas.

Masa Angkutan Lebaran Whoosh berlangsung pada 13 hingga 30 Maret 2026, dengan peningkatan mobilitas penumpang yang menjadi perhatian utama dalam menjaga keselamatan dan kelancaran operasional.

Sebanyak 352 kru operasional tersebut terdiri dari masinis, teknisi kereta, petugas Operation Control Center (OCC), serta kru pelayanan di dalam kereta yang memiliki peran vital dalam perjalanan Whoosh.

General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, mengatakan kesiapan kru menjadi salah satu fokus utama perusahaan selama periode Lebaran.

“Selama masa Angkutan Lebaran, kami memastikan seluruh kru operasional Whoosh berada dalam kondisi sehat dan siap bertugas. Pemeriksaan kesehatan rutin ini merupakan bagian dari standar keselamatan yang kami terapkan secara konsisten,” ujar Eva.

Ia menjelaskan, pemeriksaan kesehatan dilakukan secara berkala sekitar satu jam sebelum dinas, meliputi pengecekan tekanan darah, saturasi oksigen, serta kondisi fisik secara menyeluruh. Khusus untuk masinis, dilakukan pula tes alcohol breathing guna memastikan kesiapan penuh dalam menjalankan tugas.

Selain itu, KCIC juga mengatur pola kerja dan waktu istirahat kru secara ketat, terutama dengan mempertimbangkan kondisi selama bulan Ramadan. Langkah ini dilakukan agar setiap kru tetap berada dalam kondisi optimal sebelum menjalankan operasional.

Eva menegaskan, aspek keselamatan tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga kesiapan sumber daya manusia yang terlibat langsung dalam operasional kereta cepat.

“Keselamatan perjalanan tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga kesiapan sumber daya manusia. Oleh karena itu, kami memastikan kru yang bertugas benar-benar dalam kondisi prima,” katanya.

Dengan kesiapan tersebut, KCIC berkomitmen menghadirkan perjalanan Whoosh yang aman dan nyaman bagi seluruh penumpang selama periode Angkutan Lebaran 2026.(fahmi)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Angkutan Retail KAI Tumbuh 4,86 Persen pada Januari–April 2026

18 Mei 2026 - 22:55 WIB

KAI Perkuat Kesiapan Implementasi Biodiesel B50 pada Sarana Kereta Api

18 Mei 2026 - 18:42 WIB

KAI Layani 960.893 Pelanggan Selama Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus

18 Mei 2026 - 18:27 WIB

KAI Divre III Palembang Catat 6.980 Penumpang Anak Nikmati Perjalanan dan Edukasi Kereta Api Selama Libur Kenaikan Yesus Kristus

18 Mei 2026 - 18:13 WIB

Layanan Kereta Bersubsidi Layani 155 Juta Pelanggan Selama Januari–April 2026

18 Mei 2026 - 17:45 WIB

Arus Balik Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus, KAI Layani 733 Ribu Pelanggan

17 Mei 2026 - 17:14 WIB

Hari Terakhir Long Weekend, Pergerakan Penumpang KRL Commuter Line Masih Tinggi

17 Mei 2026 - 16:20 WIB

Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus, 91.678 Pelanggan Berangkat dari Wilayah Daop 2 Bandung

17 Mei 2026 - 14:32 WIB

KAI Layani 554.407 Pelanggan Selama Tiga Hari Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus

16 Mei 2026 - 21:28 WIB

KAI Commuter Amankan Terduga Pelaku Pencurian Kabel Rel di Tanah Abang

16 Mei 2026 - 21:19 WIB

Trending di PERON