Menu ✖

Mode Gelap
Catatan M. Mujiburrohman: MBG dan Cara Kita Membaca Uang Negara BGN Keluarkan Aturan Baru Tentang Insentif SPPG, Berlaku Mulai 5 Oktober 2026 Pencuri Kabel Whoosh Berhasil Ditangkap, KCIC: Aksinya Bisa Membahayakan Keselamatan Perjalanan Perawatan Sistem Avionik, FL Technics Indonesia Gandeng GE Aerospace InJourney Airports dan SDhI Rampungkan Transisi Pengelolaan Bandara Dhoho Garuda dan Yoowifi Hadirkan eSIM, Komunikasi  jadi Makin Terjangkau Saat di Luar Negeri

PERON

KCIC Pastikan 352 Kru Whoosh Sehat Selama Angkutan Lebaran 2026

badge-check


 KCIC Pastikan 352 Kru Whoosh Sehat Selama Angkutan Lebaran 2026 Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – KCIC memastikan sebanyak 352 kru operasional kereta cepat Whoosh dalam kondisi sehat dan prima selama masa Angkutan Lebaran 2026 melalui pemeriksaan kesehatan rutin sebelum bertugas.

Masa Angkutan Lebaran Whoosh berlangsung pada 13 hingga 30 Maret 2026, dengan peningkatan mobilitas penumpang yang menjadi perhatian utama dalam menjaga keselamatan dan kelancaran operasional.

Sebanyak 352 kru operasional tersebut terdiri dari masinis, teknisi kereta, petugas Operation Control Center (OCC), serta kru pelayanan di dalam kereta yang memiliki peran vital dalam perjalanan Whoosh.

General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, mengatakan kesiapan kru menjadi salah satu fokus utama perusahaan selama periode Lebaran.

“Selama masa Angkutan Lebaran, kami memastikan seluruh kru operasional Whoosh berada dalam kondisi sehat dan siap bertugas. Pemeriksaan kesehatan rutin ini merupakan bagian dari standar keselamatan yang kami terapkan secara konsisten,” ujar Eva.

Ia menjelaskan, pemeriksaan kesehatan dilakukan secara berkala sekitar satu jam sebelum dinas, meliputi pengecekan tekanan darah, saturasi oksigen, serta kondisi fisik secara menyeluruh. Khusus untuk masinis, dilakukan pula tes alcohol breathing guna memastikan kesiapan penuh dalam menjalankan tugas.

Selain itu, KCIC juga mengatur pola kerja dan waktu istirahat kru secara ketat, terutama dengan mempertimbangkan kondisi selama bulan Ramadan. Langkah ini dilakukan agar setiap kru tetap berada dalam kondisi optimal sebelum menjalankan operasional.

Eva menegaskan, aspek keselamatan tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga kesiapan sumber daya manusia yang terlibat langsung dalam operasional kereta cepat.

“Keselamatan perjalanan tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga kesiapan sumber daya manusia. Oleh karena itu, kami memastikan kru yang bertugas benar-benar dalam kondisi prima,” katanya.

Dengan kesiapan tersebut, KCIC berkomitmen menghadirkan perjalanan Whoosh yang aman dan nyaman bagi seluruh penumpang selama periode Angkutan Lebaran 2026.(fahmi)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Pencuri Kabel Whoosh Berhasil Ditangkap, KCIC: Aksinya Bisa Membahayakan Keselamatan Perjalanan

1 Oktober 2026 - 19:07 WIB

KAI Percepat Implementasi Rekomendasi KNKT, 190 Titik Perlintasan Jadi Prioritas

1 Oktober 2026 - 15:12 WIB

Netizen Jepang Soroti Petugas KAI Services Bersihkan KRL Saat Kereta Beroperasi

1 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Mulai Hari Ini, Argo Muria, Argo Sindoro, dan Argo Merbabu Gunakan Satu Nama KA Muria, KAI Ingatkan Pelanggan Jangan Keliru

1 Oktober 2026 - 13:23 WIB

KAI Services Perkuat Layanan Premium di Balik Perjalanan Nusantara Explorer

1 Oktober 2026 - 09:56 WIB

KAI Services Apresiasi Petugas Keamanan yang Bantu Penumpang Melahirkan di KRL

1 Oktober 2026 - 04:55 WIB

KAI Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang, 748 Petugas PJL Disertifikasi hingga Tutup 1.329 Perlintasan Liar

30 September 2026 - 22:52 WIB

Ranting Pohon Tumbang Timpa Kabel LAA, Perjalanan KRL Bogor Terganggu

30 September 2026 - 17:00 WIB

Tarif TransJakarta 2027 Diusulkan jadi Rp5.000

30 September 2026 - 14:56 WIB

KAI-INKA Bakal Disatukan

30 September 2026 - 13:00 WIB

Trending di PERON