Menu

Mode Gelap
Banjir Aceh 2025 Disebut Ekosida, Desakan Bentuk Badan Khusus Menguat Rumah Budaya HMA, Diplomasi Sastra dan Budaya, Merawat Harmoni Indonesia–Mesir Proliga 2026 Pekan ke 6 Bojonegoro Mengerucutkan Tim Peserta Babak Final Four Menhub Dudy Sebut Banten Berpotensi Jadi Daerah Lintasan Padat Jawa-Sumatera Ratusan Warga Tonton Film NOEH (Pasung) di RSJ Aceh, Hujan Tak Surutkan Ikhtiar Lawan Stigma ODGJ Citilink Buka 2 Rute Baru Menuju Sumatera via Bandara Halim

ANJUNGAN

Kemenhub Pastikan Uji Sandar Kapal di Pelabuhan Panarukan Sukses

badge-check


 Keberhasilan uji sandar kapal Perbesar

Keberhasilan uji sandar kapal

Wartatrans.com, SITUBONDO – Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut memastikan kesiapan operasional Dermaga Pelabuhan Panarukan, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, melalui pelaksanaan uji sandar kapal sebagai tahapan akhir sebelum pelabuhan dioperasikan secara penuh, Kamis (29/1/2026).

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Panarukan, Herland Aprilyanto mengatakan, uji sandar ini merupakan bagian penting dalam menjamin aspek teknis dan keselamatan pelayaran.

Memastikan kelancaran proses bongkar muat dan pelayanan kepada pengguna jasa transportasi laut menjadi salah satu faktor uji sandar ini dilakukan.

“Hari ini, kapal T.B. Medelin Delta dan T.B. Meiden Lucky milik PT Pertamina Port & Logistics melakukan olah gerak sandar dan lepas untuk menguji kondisi konstruksi dermaga, sistem tambat, kekuatan fender, serta konektivitas dengan fasilitas darat,” tutur Herland.

Uji sandar tersebut dihadiri berbagai pemangku kepentingan, diantaranya perwakilan PT Pertamina Patra Niaga, PT Pertamina Trans Kontinental, dan PT Pertamina Port & Logistics.

Selama proses berlangsung, kedua kapal berhasil bermanuver dengan aman dan lancar sesuai dengan standar operasional prosedur.

Pelabuhan Panarukan memiliki dimensi dermaga sepanjang 177,5 meter dengan lebar 10 meter, trestle sepanjang 452 meter dengan lebar 7 meter, serta causeway sepanjang 925 meter.

Pembangunan awal pelabuhan dimulai pada tahun 2008 dan dikembangkan pada tahun 2011–2012, dengan penambahan kantor pelabuhan pada tahun 2019.

Pada Tahun 2024, dilaksanakan Rehabilitasi Dermaga segmen I (70 m x 10 m) dengan anggaran PNBP.

Sedangkan, untuk Tahun Anggaran 2025, dilaksanakan Rehabilitasi segmen Dermaga 2 (±107,5 x 10 m²) dengan anggaran SBSN.

Perkuat Rantai Pasok di Pesisir Jawa Timur

Kepala KSOP Panarukan, Herland, menambahkan, keberhasilan uji sandar ini diharapkan dapat memperkuat peran Pelabuhan Panarukan dalam mendukung distribusi logistik, memperlancar mobilitas penumpang, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan konektivitas wilayah di Jawa Timur.

“Dengan kesiapan infrastruktur yang andal, Pelabuhan Panarukan kami dorong menjadi simpul transportasi laut yang mampu meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat dan memperkuat rantai pasok di kawasan pesisir Jatim,” urainya.

Seiring dengan peningkatan kapasitas dan kesiapan operasional dermaga, pihaknya mengungkapkan bahwa aktivitas kepelabuhanan di Panarukan diproyeksikan akan semakin padat.

Frekuensi kedatangan kapal, termasuk dengan kapal kapal di kapasitas 1.000DWT, serta arus barang diperkirakan meningkat signifikan.

“Oleh karena itu, kami berharap seluruh proses pelayanan kepelabuhanan, perizinan, dan pengawasan dapat terus dipercepat tanpa mengurangi standar keselamatan dan kualitas layanan kepada pengguna jasa,” tutupnya. (omy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Menhub Dudy Sebut Banten Berpotensi Jadi Daerah Lintasan Padat Jawa-Sumatera

16 Februari 2026 - 15:26 WIB

Libur Imlek, Arus Penyeberangan Sumatera-Jawa-Bali Melesat

16 Februari 2026 - 09:09 WIB

Kemenhub dan BRIN Dorong SBNP Berbasis Digital Melalui Smart Buoy

15 Februari 2026 - 13:01 WIB

IPC TPK Catat Kinerja Positif Bongkar Muat di Awal Tahun 2026

15 Februari 2026 - 08:25 WIB

Ditjen Hubla Revalidasi 30 Auditor ISPS Code

14 Februari 2026 - 06:24 WIB

Trending di ANJUNGAN