Menu

Mode Gelap
Menahun Bertahan Dengan Jalan Rusak, Warga Pakansari Desak Pemkab Bogor Segera Lakukan Perbaikan DAMRI dan BPTD Kelas II Makassar Teken Kontrak Angkutan Perintis Tahun 2026 KKP dan TNI AL Lakukan Survei Hidro-Oseanografi Dukung Pembangunan Tanggul Laut KAI Daop 7 Madiun Dorong Pariwisata Daerah Lewat Program Rail Tour Jawa Timur Jelang Libur Panjang Isra Miraj, Arus Kedatangan Penumpang di Daop 6 Yogyakarta Naik 41 Persen Libur Panjang Isra Mikraj, KAI Catat Lonjakan Perjalanan Penumpang Kereta Api

JALUR

Kemenhub Perbaiki Sarpras Transportasi di Daerah Terdampak Bencana Sumatera

badge-check


					Selain dilakukan sejumlah perbaikan, prasarana transpotasi di Sumatera sebagian menjadi posko penampungan korban bencanan Perbesar

Selain dilakukan sejumlah perbaikan, prasarana transpotasi di Sumatera sebagian menjadi posko penampungan korban bencanan

Wartatrans.com, JAKARTA – Kementerian Perhubungan terus berupaya memperbaiki sarana dan prasarana (sarpras) transportasi di daerah yang saat ini terdampak bencana antara lain Provinsi Aceh, Sumatera Utara, serta Sumatera Barat.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memastikan proses perbaikan dilakukan secara cepat, terukur, serta mengutamakan keselamatan.

“Kemenhub secara serius dan maksimal mengupayakan perbaikan sarana dan prasarana transportasi yang terdampak bencana. Kemenhub telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait agar layanan transportasi dapat kembali berjalan normal secepat mungkin demi mendukung mobilitas dan aktivitas masyarakat,” urai Menhub Dudy, di Jakarta, Senin (1/12/2025).

Di Provinsi Aceh, koordinasi antara Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dengan pemerintah daerah terus dilakukan guna menentukan proses dan tempat evakuasi korban.

Hal serupa juga telah dilakukan di Sumatera Utara. Koordinasi dengan pemda terus dilakukan meski akses terbatas.

Pada waktu yang sama, Direktorat Jenderal Perkeretaapian terus memantau titik-titik rawan. Rehabilitasi ruas-ruas jalur dilakukan dengan memerhatikan cuaca demi memastikan keselamatan petugas.

“Selain itu, sejumlah alat berat dan material berupa rel bekas sudah diturunkan untuk meminimalkan dampak banjir dan longsor,” ungkapnya.

Sementara itu, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat terus melakukan pendataan kerusakan fasilitas keselamatan di jalan nasional ketiga wilayah terdampak.

Koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN), serta Dinas Perhubungan provinsi/kabupaten/kota terkait juga terus dilakukan.

“Di tengah keterbatasan akses dampak bencana, Kemenhub terus berupaya secara bertahap dan maksimal. Kami mohon doa dan dukungan untuk seluruh petugas yang juga terdampak tapi tetap menjalankan tugas dengan penuh dedikasi. Kami sampaikan pula empati dan kepedulian yang mendalam kepada masyarakat yang menjadi korban. Semoga proses pemulihan berjalan lancar dan keselamatan seluruh pihak selalu terjaga,” imbuh Menhub.

Saat ini, sejumlah prasarana transportasi digunakan sebagai tempat evakuasi. Salah satunya adalah Pelabuhan Singkil di Provinsi Aceh yang terminal dan gedung kantornya sudah dipenuhi masyarakat.

Kemenhub juga membuka Posko Bantuan di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang tersebar di daerah.

Bantuan akan didistribusikan langsung ke daerah-daerah bencana. (omy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DAMRI dan BPTD Kelas II Makassar Teken Kontrak Angkutan Perintis Tahun 2026

15 Januari 2026 - 22:03 WIB

KKP dan TNI AL Lakukan Survei Hidro-Oseanografi Dukung Pembangunan Tanggul Laut

15 Januari 2026 - 21:23 WIB

KAI Daop 7 Madiun Dorong Pariwisata Daerah Lewat Program Rail Tour Jawa Timur

15 Januari 2026 - 20:48 WIB

Jelang Libur Panjang Isra Miraj, Arus Kedatangan Penumpang di Daop 6 Yogyakarta Naik 41 Persen

15 Januari 2026 - 20:16 WIB

Libur Panjang Isra Mikraj, KAI Catat Lonjakan Perjalanan Penumpang Kereta Api

15 Januari 2026 - 20:08 WIB

Trending di PERON