Menu

Mode Gelap
Penumpang Kereta di Sumatra Tembus 3,8 Juta pada Semester I 2026, Naik 11,35 Persen Kemenhub Perkuat Budaya Keselamatan Berlayar, Serahkan 150 Life Jacket untuk Nelayan Muara Angke 30 Kartunis Ramaikan Pameran “INDONESIA HA HA HI HI 2026” di Balai Budaya Jakarta SPMB SMPN 2 Cibinong Diduga Bermasalah, Jalur Mutasi Dipertanyakan: Pendidikan Jangan Jadi Ladang KKN 20 Karya Lukis Dekoratif Anni Kholilah Dipamerkan di Museum Aceh, Diharapkan Menjadi Inspirasi Kebangkitan Seni Rupa Aceh Bank Sampah Mapolis-BK3 Himpun Rata-rata 1 Ton Sampah Anorganik per Bulan, Warga Diajak Konsisten Pilah Sampah

ANJUNGAN

Kemenhub Perkuat Budaya Keselamatan Berlayar, Serahkan 150 Life Jacket untuk Nelayan Muara Angke

badge-check


 Kemenhub Perkuat Budaya Keselamatan Berlayar, Serahkan 150 Life Jacket untuk Nelayan Muara Angke Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA — Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) terus memperkuat budaya keselamatan pelayaran dengan menyerahkan 150 unit life jacket kepada nelayan di Muara Angke, Jakarta. Sebanyak 50 unit di antaranya merupakan dukungan dari Biro Klasifikasi Indonesia (BKI).

Penyerahan bantuan dilakukan dalam kegiatan Kampanye Keselamatan Pelayaran di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Muara Angke, Jumat (17/7). Selain life jacket, Ditjen Hubla juga menyerahkan 2.216 Buku Pelaut Merah dan 6 e-Pas Kecil kepada nelayan serta masyarakat maritim setempat.

Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Muhammad Masyhud, mengatakan Muara Angke merupakan kawasan strategis dengan aktivitas pelayaran dan perikanan yang sangat tinggi. Karena itu, mobilitas kapal harus diimbangi dengan kepatuhan terhadap standar keselamatan pelayaran.

“Kepatuhan terhadap standar keselamatan, kelaikan kapal, penggunaan alat keselamatan seperti life jacket, serta pemahaman terhadap kondisi cuaca dan alur pelayaran adalah kunci utama dalam mencegah kecelakaan di laut,” ujar Masyhud.

Ia menegaskan keselamatan pelayaran merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, seluruh pemilik kapal, operator, nakhoda, awak kapal, hingga nelayan diminta memastikan kapal dalam kondisi laik laut sebelum berlayar, melengkapi peralatan keselamatan, mematuhi kapasitas angkut, serta selalu memperhatikan informasi cuaca dan arahan Syahbandar.

“Keselamatan harus menjadi pertimbangan utama dalam setiap pelayaran, karena tidak ada aktivitas yang lebih penting daripada perlindungan terhadap jiwa manusia,” tegasnya.

Menurut Masyhud, penggunaan life jacket merupakan langkah sederhana namun sangat penting karena dapat menjadi penyelamat utama apabila terjadi keadaan darurat di laut. Ia berharap kampanye keselamatan ini mampu membangun kesadaran kolektif sehingga keselamatan menjadi budaya di kalangan masyarakat maritim.

Sementara itu, Plt. Direktur Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran (KPLP), Triono, mengatakan bantuan tersebut merupakan kelanjutan dari Kampanye Keselamatan Pelayaran yang telah digelar di Pelabuhan Penumpang Kaliadem, Muara Angke, pada Desember 2025.

Saat itu, Kementerian Perhubungan telah menyalurkan 604 unit life jacket, 10 unit life buoy, 180 paket sembako, 2.791 Buku Pelaut Merah, serta 38 e-Pas Kecil kepada masyarakat maritim.

Kampanye Keselamatan Pelayaran kali ini diikuti 102 peserta yang berasal dari unsur Kementerian Perhubungan, pemerintah daerah, asosiasi, pemangku kepentingan pelayaran, serta perwakilan nelayan dan awak kapal wisata di wilayah DKI Jakarta.

“Melalui sinergi seluruh pihak, Ditjen Perhubungan Laut optimistis budaya keselamatan pelayaran akan semakin kuat sehingga mampu menekan angka kecelakaan di laut dan meningkatkan perlindungan bagi masyarakat maritim Indonesia,” ujar Triono.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Dankodaeral) III, Direktur Kepolisian Perairan dan Udara Polda Metro Jaya, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Perikanan DKI Jakarta, perwakilan Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI), serta tokoh masyarakat dan perwakilan nelayan Muara Angke.*** (Omy)

Baca Lainnya

Harga BBM Khusus Kapal Ikan Rp15.000 Disambut Positif, Nelayan Optimistis Produktivitas Meningkat

18 Juli 2026 - 09:27 WIB

IPCC Kenalkan Ekosistem Logistik Otomotif kepada GIBEI FEB UNJ

17 Juli 2026 - 21:41 WIB

Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Gelar  Pemeriksaan TBC Gratis dan Santunan Anak Yatim di Kalibaru

17 Juli 2026 - 21:33 WIB

Sambut HUT Ke-13, IPC TPK Bukukan Peningkatan Kinerja Arus Peti Kemas 7 Persen

17 Juli 2026 - 21:24 WIB

Wujudkan Kepedulian Lingkungan Laut, Pelindo Regional 2 Banten Gelar Program TJSL Konservasi Terumbu Karang di Pulau Merak Besar

17 Juli 2026 - 21:17 WIB

Dari Kolong Tol untuk Ketahanan Pangan, PT Pelindo Sinergi Lokaseva Panen Perdana TJSL Ikan Nila

17 Juli 2026 - 21:11 WIB

ASDP Percepat Sterilisasi 6 Pelabuhan demi Layanan Modern Berstandar Keselamatan Tinggi

17 Juli 2026 - 18:14 WIB

Pelindo Regional 2 Catat Pertumbuhan Positif di Seluruh Lini Layanan Kepelabuhanan

16 Juli 2026 - 20:38 WIB

Komitmen ASRI Berbuah Prestasi, IPCC Sabet Penghargaan Green and Smart Port 2026

16 Juli 2026 - 20:18 WIB

Pemerintah Percepat Penanganan Ketapang-Gilimanuk, ASDP Siap Perkuat Kapasitas Layanan

16 Juli 2026 - 15:51 WIB

Trending di ANJUNGAN