Menu

Mode Gelap
Komunitas Seni Kuflet Gelar Tur Literasi Sumatera di Jambi, Sasar Kampus hingga Komunitas INDOSIAR Luncurkan “Band Academy”, Upaya Hidupkan Kembali Era Musik Band Indonesia Rayakan Liburan dengan Perjalanan Hemat, DAMRI Hadirkan Promo “Twin Date 4.4 Kelola 196 Ribu Penumpang, Pelindo Regional 2 Pastikan Kelancaran Arus Lebaran 2026 KAI Daop 7 Madiun Layani 492 Ribu Pelanggan Selama Angkutan Lebaran 2026 Awal Libur Panjang Paskah, Volume Penumpang Kereta Api Tembus 183 Ribu

ANJUNGAN

Kemenhub Sosialisasikan Modul Pelayanan Kapal Penyeberangan pada Inaportnet

badge-check


 Kemenhub Sosialisasikan Modul Pelayanan Kapal Penyeberangan pada Inaportnet Perbesar

Wartatrans.com, TANGERANG SELATAN – Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Modul Pelayanan Kapal Penyeberangan pada Inaportnet.

Ini sebagai bagian dari upaya mendorong transformasi digital dan peningkatan kualitas layanan penerbitan Surat Persetujuan Berlayar (SPB) pada angkutan sungai, danau, dan penyeberangan.

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut, Capt. Budi Mantoro diwakili Kepala Subdirektorat Sistem Informasi dan Sarana Prasarana Angkutan Laut Anwarudin menegaskan pentingnya modernisasi sistem pelayanan guna menjamin keselamatan, ketertiban, dan transparansi layanan transportasi penyeberangan.

“Pelayanan kapal penyeberangan merupakan bagian penting dalam sistem transportasi nasional yang berperan strategis dalam menjamin konektivitas antarwilayah, khususnya pada layanan transportasi sungai, danau, dan penyeberangan,” tuturnya, Senin (2/2/2026).

Oleh karena itu, penyelenggaraan pelayanan harus dilaksanakan secara aman, tertib, transparan, dan akuntabel, dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan dan keamanan pelayaran.

Sejalan dengan penerbitan Surat Edaran Direktur Jenderal Perhubungan Laut Nomor 36 Tahun 2025 tentang Pelaksanaan Pelayanan Penerbitan SPB pada Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan di lingkungan Unit Pelaksana Teknis (UPT), Ditjen Hubla menekankan pentingnya keseragaman proses pelayanan, khususnya dalam masa transisi penguatan tugas dan fungsi keselamatan dan keamanan pelayaran pada sektor tersebut.

Dia menjelaskan, bagi UPT, yang telah terintegrasi dengan Sistem Inaportnet, pelayanan penerbitan SPB wajib dilaksanakan secara daring melalui platform tersebut sebagai bagian dari percepatan transformasi digital layanan kepelabuhanan.

“Pengembangan dan implementasi Modul Pelayanan Kapal Penyeberangan pada Inaportnet merupakan langkah konkret untuk menciptakan keseragaman alur pelayanan, meningkatkan koordinasi antar pemangku kepentingan, serta meminimalkan pelayanan manual yang berpotensi menimbulkan ketidakefisienan dan perbedaan interpretasi di lapangan,” lanjutnya.

Dia juga menekankan, keberhasilan implementasi sistem tidak hanya bergantung pada kesiapan teknologi, tetapi juga pada pemahaman, komitmen, dan kedisiplinan seluruh pemangku kepentingan, baik regulator, operator, maupun pengguna jasa.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, para peserta diharapkan dapat memahami secara komprehensif proses bisnis pelayanan SPB kapal penyeberangan melalui Inaportnet, sehingga penerapan di lapangan dapat berjalan optimal, konsisten, serta sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Capt. Budi Mantoro juga mengajak seluruh peserta untuk aktif berdiskusi dan memberikan masukan konstruktif demi penyempurnaan sistem ke depan.

“Kami mengajak seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan sosialisasi ini dengan sungguh-sungguh, aktif berdiskusi, serta menyampaikan masukan yang konstruktif demi peningkatan kualitas pelayanan ke depan,” pungkasnya.

Dengan dilaksanakannya sosialisasi ini, Ditjen Perhubungan Laut berharap implementasi Modul Pelayanan Kapal Penyeberangan pada Inaportnet dapat berjalan efektif dalam mendukung pelayanan publik yang lebih modern, transparan, dan berorientasi pada keselamatan pelayaran. (omy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kelola 196 Ribu Penumpang, Pelindo Regional 2 Pastikan Kelancaran Arus Lebaran 2026

2 April 2026 - 23:02 WIB

Pascagempa 7,6 SR, TPK Bitung dan TPK Ternate Beroperasi Kembali

2 April 2026 - 19:25 WIB

Gempa Bitung dan Ternate, ASDP Pastikan Layanan Penyeberangan Tetap Aman Terkendali

2 April 2026 - 18:41 WIB

KSOP Muara Angke Catat Keberhasilan Angkutan Laut Lebaran 2026, Lebih dari 27 Ribu Penumpang Terlayani

2 April 2026 - 17:12 WIB

Pengaturan Gate Pass Terkoordinasi dan Terukur, Arus Barang di Pelabuhan Tanjung Priok Tetap Lancar

2 April 2026 - 16:45 WIB

Siaga Libur Paskah, Layanan ASDP Rute Hunimua–Waipirit  Beroperasi 24 Jam

2 April 2026 - 15:45 WIB

Pelindo Regional 4 Layani 758.000 Penumpang Selama Lebaran 2026, Naik 10,41% YoY

2 April 2026 - 09:10 WIB

Mengenal Klinik Apung Said Tuhuleley Muhammadiyah, Kapal Yacht yang Disulap Jadi Rumah Sakit untuk Warga Pelosok

1 April 2026 - 14:51 WIB

Pangkalan PLP Kelas I Tanjung Priok Gelar Upacara Penutupan Posko Angkutan Lebaran 2026 dan Halal Bihalal

1 April 2026 - 10:03 WIB

KSOP Patimban dan Yokohama City Teken MoU Bidang Kepelabuhanan

31 Maret 2026 - 19:11 WIB

Trending di ANJUNGAN