Menu

Mode Gelap
Pasar K-Culture Melejit, Destinasi Baru Incar Cuan di Jakarta Sabet Penghargaan, Model 3R mGanik Jadi Terobosan Kebuntuan Diabetes Tipe 2 Pasar Mobil 2026 Melonjak 15,9%: Toyota Bertahan, BYD Tekuk Honda TEMUAN BPK: Defisit Keuangan Membengkak, Transparansi Perjalanan Dinas Pemko Subulussalam Dipertanyakan TMI Aceh dan PT Bio Energy Rimba Tinjau Pembibitan Kopi CV A Tiga Nursery, Perkuat Program Penghijauan dan Pemberdayaan Petani Tindak Lanjut MoU, Tani Merdeka Indonesia Aceh Tengah dan PT Bio Energy Rimba Perkuat Pendampingan Petani

RAGAM

Kisah Kabri Wali dan Posko Kemanusiaan di Dermaga Al-Fitrah Pascabanjir Bintang

badge-check


 Kisah Kabri Wali dan Posko Kemanusiaan di Dermaga Al-Fitrah Pascabanjir Bintang Perbesar

Wartatrans.com, TAKENGON — Seniman didong Gayo, Kabri Wali, bersama sejumlah warga membuka posko kemanusiaan secara swadaya di Dermaga Al-Fitrah, Takengon, Aceh Tengah, menyusul banjir bandang yang melanda Kecamatan Bintang pada 26 November 2025.begitu kata fikar waeda

Bencana tersebut mengakibatkan sejumlah kampung di Kecamatan Bintang porak-poranda. Rumah warga rusak, ladang dan sawah hancur, serta ratusan warga terpaksa mengungsi, sebagian melalui jalur Danau Lut Tawar menuju Takengon.

Mendengar kabar bencana, Kabri langsung berangkat dari Takengon menuju Kecamatan Bintang untuk memastikan kondisi keluarganya. Setibanya di lokasi, ia mendapati kampung-kampung terdampak mengalami kerusakan parah. Meski orang tua dan keluarganya selamat, banyak tetangga dan kerabat kehilangan tempat tinggal.

Sehari setelah bencana, pada 27 November 2025, Kabri bersama rekan-rekannya berinisiatif mendirikan posko kemanusiaan di Dermaga Al-Fitrah. Posko tersebut dibuka tanpa dukungan anggaran resmi dan dikelola secara swadaya untuk membantu para pengungsi dari Bintang dan kampung sekitarnya.

Melalui posko tersebut, Kabri dan kawan-kawan membantu evakuasi warga, menyalurkan bantuan, serta mengantar warga yang sakit ke Rumah Sakit Umum Daerah Datu Beru menggunakan mobil bak terbuka milik Kabri. Aktivitas kemanusiaan dilakukan hampir tanpa henti, siang dan malam.

“Sedih sekali,” ujar Kabri saat ditemui di Dermaga Al-Fitrah, minggu (4/1/2026), mengenang hari-hari awal pascabencana.

Sementara itu, bantuan dari pemerintah daerah baru mulai diterima beberapa waktu setelah bencana terjadi. Usulan kebutuhan tenaga kesehatan yang disampaikan melalui posko kemanusiaan baru mendapat respons sekitar satu pekan kemudian, meski kondisi warga di lapangan dinilai mendesak.*** (Kamaruzzaman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pasar K-Culture Melejit, Destinasi Baru Incar Cuan di Jakarta

10 Juli 2026 - 04:10 WIB

Sabet Penghargaan, Model 3R mGanik Jadi Terobosan Kebuntuan Diabetes Tipe 2

10 Juli 2026 - 04:05 WIB

TEMUAN BPK: Defisit Keuangan Membengkak, Transparansi Perjalanan Dinas Pemko Subulussalam Dipertanyakan

10 Juli 2026 - 03:56 WIB

Tindak Lanjut MoU, Tani Merdeka Indonesia Aceh Tengah dan PT Bio Energy Rimba Perkuat Pendampingan Petani

10 Juli 2026 - 03:44 WIB

Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Salurkan 235 Paket Sembako bagi Masyarakat Kecamatan Koja

9 Juli 2026 - 20:30 WIB

KKP Lepasliarkan 21 Penyu Hijau Hasil Gagalkan Penyelundupan ke Perairan Bali

9 Juli 2026 - 16:27 WIB

Megaproyek PSEL Bali Rp3 Triliun Resmi Dimulai, Pemerintah Klaim Mampu Ubah Sampah Jadi Energi Listrik

9 Juli 2026 - 14:16 WIB

Serap Aspirasi Peserta DPM, Poltekpel Surabaya Gelar Forum Konsultasi Publik

9 Juli 2026 - 13:08 WIB

Wujudkan Green Port, IPC TPK Fasilitasi Uji Emisi Gratis

9 Juli 2026 - 11:12 WIB

Terminal Teluk Lamong dan BPD GINSI Jawa Timur Satukan Langkah Perkuat Pelayanan Kepelabuhanan

9 Juli 2026 - 06:56 WIB

Trending di ANJUNGAN