Menu

Mode Gelap
ASDP Perkuat Kesiapsiagaan ABK Portlink II Hadapi Keadaan Darurat Pelindo, KSOP, dan Pelni Kolaborasi Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana di NTT FIFGROUP Raih Indonesia Best Multifinance Awards 2026 Pelindo Regional 2 Bersama BNN Jakarta Utara Dorong Pelajar SMAN 80 Jakarta Jadi Generasi Bersih Narkoba Uji Coba Optimalisasi EAZI di TPK Berlian Berhasil Pangkas Waktu Pergantian Kapal Menjadi 29 Menit Indonesia Luncurkan Logo Pencalonan Kembali sebagai Anggota Dewan ICAO

RAGAM

Kisah Kabri Wali dan Posko Kemanusiaan di Dermaga Al-Fitrah Pascabanjir Bintang

badge-check


 Kisah Kabri Wali dan Posko Kemanusiaan di Dermaga Al-Fitrah Pascabanjir Bintang Perbesar

Wartatrans.com, TAKENGON — Seniman didong Gayo, Kabri Wali, bersama sejumlah warga membuka posko kemanusiaan secara swadaya di Dermaga Al-Fitrah, Takengon, Aceh Tengah, menyusul banjir bandang yang melanda Kecamatan Bintang pada 26 November 2025.begitu kata fikar waeda

Bencana tersebut mengakibatkan sejumlah kampung di Kecamatan Bintang porak-poranda. Rumah warga rusak, ladang dan sawah hancur, serta ratusan warga terpaksa mengungsi, sebagian melalui jalur Danau Lut Tawar menuju Takengon.

Mendengar kabar bencana, Kabri langsung berangkat dari Takengon menuju Kecamatan Bintang untuk memastikan kondisi keluarganya. Setibanya di lokasi, ia mendapati kampung-kampung terdampak mengalami kerusakan parah. Meski orang tua dan keluarganya selamat, banyak tetangga dan kerabat kehilangan tempat tinggal.

Sehari setelah bencana, pada 27 November 2025, Kabri bersama rekan-rekannya berinisiatif mendirikan posko kemanusiaan di Dermaga Al-Fitrah. Posko tersebut dibuka tanpa dukungan anggaran resmi dan dikelola secara swadaya untuk membantu para pengungsi dari Bintang dan kampung sekitarnya.

Melalui posko tersebut, Kabri dan kawan-kawan membantu evakuasi warga, menyalurkan bantuan, serta mengantar warga yang sakit ke Rumah Sakit Umum Daerah Datu Beru menggunakan mobil bak terbuka milik Kabri. Aktivitas kemanusiaan dilakukan hampir tanpa henti, siang dan malam.

“Sedih sekali,” ujar Kabri saat ditemui di Dermaga Al-Fitrah, minggu (4/1/2026), mengenang hari-hari awal pascabencana.

Sementara itu, bantuan dari pemerintah daerah baru mulai diterima beberapa waktu setelah bencana terjadi. Usulan kebutuhan tenaga kesehatan yang disampaikan melalui posko kemanusiaan baru mendapat respons sekitar satu pekan kemudian, meski kondisi warga di lapangan dinilai mendesak.*** (Kamaruzzaman)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Pelindo, KSOP, dan Pelni Kolaborasi Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana di NTT

31 Agustus 2026 - 17:48 WIB

FIFGROUP Raih Indonesia Best Multifinance Awards 2026

31 Agustus 2026 - 17:41 WIB

Pelindo Regional 2 Bersama BNN Jakarta Utara Dorong Pelajar SMAN 80 Jakarta Jadi Generasi Bersih Narkoba

31 Agustus 2026 - 17:37 WIB

Uji Coba Optimalisasi EAZI di TPK Berlian Berhasil Pangkas Waktu Pergantian Kapal Menjadi 29 Menit

31 Agustus 2026 - 17:31 WIB

Gandeng Berbagai Pihak, PSM Dorong Pemulihan dan Kebangkitan Pascabencana NTT

31 Agustus 2026 - 17:22 WIB

Program IPCC GEMBIRA Beri Dampak Nyata, IPCC Raih InvestorTrust CSR Awards 2026

31 Agustus 2026 - 10:24 WIB

Meriahkan HUT RI, Pelindo Jasa Maritim Beri Penghargaan kepada Kelurahan Tabaringan

31 Agustus 2026 - 10:17 WIB

PNJ Bekali Pelaku Usaha Kota Depok dengan Pelatihan Basic Warehouse Operation

31 Agustus 2026 - 09:21 WIB

Ada Apa Gerangan? Pemikir Revolusioner Tentang Aceh Berdiskusi dan Berekspresi di Halaman Jeda

31 Agustus 2026 - 08:08 WIB

AHY Inginkan Pimpinan Demokrat Yang Efektif Dan Berdampak Nyata Bagi Masyarakat 

30 Agustus 2026 - 23:31 WIB

Trending di RAGAM