Menu

Mode Gelap
KA Batara Kresna Jadi Pilihan Wisata Akhir Pekan dari Solo ke Wonogiri, Tarif Rp4.000 KAI Wisata Gandeng Jakarta Infrastruktur Propertindo, Hadirkan Integrasi Transportasi Wisata dan Media Iklan Digital Meningkat, Pengguna Commuter Line Jabodetabek Tembus 86,8 Juta pada Triwulan I 2026 Dica Melo Sukses Sebagai Brand Ambassador, Kembali Dikontrak Meinl. Jumat Berkah di Tanjung Priok: Wujud Kepedulian Polri Pererat Silaturahmi dengan Masyarakat KA Blora Jaya Tumbuh 72,76% pada Triwulan I 2026, Perjalanan yang Menghubungkan Harapan Banyak Masyarakat

RAGAM

Kisah Kabri Wali dan Posko Kemanusiaan di Dermaga Al-Fitrah Pascabanjir Bintang

badge-check


 Kisah Kabri Wali dan Posko Kemanusiaan di Dermaga Al-Fitrah Pascabanjir Bintang Perbesar

Wartatrans.com, TAKENGON — Seniman didong Gayo, Kabri Wali, bersama sejumlah warga membuka posko kemanusiaan secara swadaya di Dermaga Al-Fitrah, Takengon, Aceh Tengah, menyusul banjir bandang yang melanda Kecamatan Bintang pada 26 November 2025.begitu kata fikar waeda

Bencana tersebut mengakibatkan sejumlah kampung di Kecamatan Bintang porak-poranda. Rumah warga rusak, ladang dan sawah hancur, serta ratusan warga terpaksa mengungsi, sebagian melalui jalur Danau Lut Tawar menuju Takengon.

Mendengar kabar bencana, Kabri langsung berangkat dari Takengon menuju Kecamatan Bintang untuk memastikan kondisi keluarganya. Setibanya di lokasi, ia mendapati kampung-kampung terdampak mengalami kerusakan parah. Meski orang tua dan keluarganya selamat, banyak tetangga dan kerabat kehilangan tempat tinggal.

Sehari setelah bencana, pada 27 November 2025, Kabri bersama rekan-rekannya berinisiatif mendirikan posko kemanusiaan di Dermaga Al-Fitrah. Posko tersebut dibuka tanpa dukungan anggaran resmi dan dikelola secara swadaya untuk membantu para pengungsi dari Bintang dan kampung sekitarnya.

Melalui posko tersebut, Kabri dan kawan-kawan membantu evakuasi warga, menyalurkan bantuan, serta mengantar warga yang sakit ke Rumah Sakit Umum Daerah Datu Beru menggunakan mobil bak terbuka milik Kabri. Aktivitas kemanusiaan dilakukan hampir tanpa henti, siang dan malam.

“Sedih sekali,” ujar Kabri saat ditemui di Dermaga Al-Fitrah, minggu (4/1/2026), mengenang hari-hari awal pascabencana.

Sementara itu, bantuan dari pemerintah daerah baru mulai diterima beberapa waktu setelah bencana terjadi. Usulan kebutuhan tenaga kesehatan yang disampaikan melalui posko kemanusiaan baru mendapat respons sekitar satu pekan kemudian, meski kondisi warga di lapangan dinilai mendesak.*** (Kamaruzzaman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

FIFASTRA Raih Silver WOW Brand 2026 Kategori Motorcycle Leasing

17 April 2026 - 14:49 WIB

Maret 2026, IPC TPK Jambi Catat Pertumbuhan Arus Peti Kemas 22,5 Persen

17 April 2026 - 14:10 WIB

360 PPIH Daker Madinah Siap Sukseskan Haji 2026

17 April 2026 - 12:15 WIB

Panen Melimpah Pasca Bencana, Petani Kopi Gayo Kekurangan Buruh Petik

17 April 2026 - 11:31 WIB

Bersama Rumah Aksara, Guru SMA Asah Kompetensi Menulis di Perpustakaan Bogor

17 April 2026 - 11:04 WIB

Pemulihan Pascabencana Aceh Didorong Terintegrasi, Dana Rp 824,8 Miliar Disiapkan

16 April 2026 - 20:01 WIB

Tokoh Pemuda Aceh di Jakarta Soroti Lambannya Penanganan Bencana

16 April 2026 - 18:39 WIB

Kajati Sulteng Kunker ke Tolitoli, Resmikan Mess Kejari Hasil Hibah Pemda

16 April 2026 - 16:40 WIB

HBH Seusama Jadi Momentum Penggalangan Dana Balai Pengajian, Kegiatan Digelar di Jakarta dan Aceh

16 April 2026 - 14:09 WIB

SEUSAMA Gelar Halal Bihalal dan Mulai Pembangunan Balai Pengajian di Aceh Utara

16 April 2026 - 11:35 WIB

Trending di RAGAM