Menu

Mode Gelap
Terminal Teluk Lamong Bersama Kebun Raya Purwodadi Dorong Keanekaragaman Hayati di Area Pelabuhan KAI Services Perketat Keamanan Pangan, Jamin Produk Kuliner Kereta Layak Konsumsi Dukung Kelancaran Penyelenggaraan Haji 2026, DAMRI Siap Layani Angkutan Jemaah di Berbagai Embarkasi di Seluruh Indonesia Kisah Nyata Kami di Tempat untuk Menjadi Generasi yang Lebih Waras di Negri yang Penuh Drama Mobilitas Meningkat, KAI Perluas Akses Usaha bagi UMK di Area Stasiun Sinergi Operasional IPC TPK dan PTP Nonpetikemas di Teluk Bayur Perkuat Kinerja Bongkar Muat

SUMBER DAYA

Kisah Nyata Kami di Tempat untuk Menjadi Generasi yang Lebih Waras di Negri yang Penuh Drama

badge-check


 Kisah Nyata Kami di Tempat untuk Menjadi Generasi yang Lebih Waras di Negri yang Penuh Drama Perbesar

Wartatrans.com, ACEH TENGAH — Di pagi yang tampak biasa ini, kita melihat banyak adik-adik berangkat ke sekolah dengan penuh keceriaan. Diantar orang tua, naik kendaraan—entah itu Avanza, Alphard, atau sepeda motor—mereka melaju di jalan yang relatif mulus, dengan tas rapi di punggung dan harapan besar di mata.

Kemudahan itu sering terasa biasa. Bahkan kadang tak disadari. Namun, di sudut lain dataran tinggi Gayo, tepatnya di SDN 10 Linge, pagi tidak selalu datang dengan kemudahan.

Di sana, sekolah bukan sekadar rutinitas. Ia adalah perjuangan. Adik-adik harus menapaki jalan yang sulit, licin, bahkan berbahaya. Sisa-sisa banjir dan longsor masih membekas. Jalan yang rusak, lumpur yang dalam, hingga jalur yang nyaris putus menjadi bagian dari perjalanan mereka setiap hari.

Langkah kecil mereka harus melawan rasa takut, dingin, dan lelah—hanya untuk sampai ke ruang kelas.

Tak ada pilihan lain. Mereka tetap berjalan. Di saat sebagian dari kita mungkin mengeluh karena macet atau hujan ringan, mereka justru membuktikan arti tekun yang sebenarnya. Tanpa banyak kata, tanpa keluhan, mereka terus melangkah demi satu tujuan: belajar.

Inilah wajah lain pendidikan kita hari ini. Perjuangan yang sering luput dari perhatian, namun menyimpan kekuatan besar. Dari jalan yang terjal itu, lahir keteguhan. Dari keterbatasan itu, tumbuh harapan. Kisah ini bukan untuk membandingkan, tapi untuk mengingatkan.

Bahwa kemudahan adalah kesempatan. Dan perjuangan adalah kekuatan. Untuk adik-adik yang hari ini berangkat dengan segala fasilitas, manfaatkanlah itu sebaik mungkin. Belajarlah dengan sungguh-sungguh, karena di luar sana ada saudara kalian yang harus berjuang lebih keras hanya untuk mendapatkan hal yang sama.

Dan untuk adik-adik di SDN 10 Linge, langkah kalian hari ini adalah bukti bahwa masa depan tidak ditentukan oleh seberapa mudah jalan yang dilalui, tapi seberapa kuat kalian bertahan dan terus berjalan.

Kalian adalah harapan itu.***

(Kamaruzzaman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Terminal Teluk Lamong Bersama Kebun Raya Purwodadi Dorong Keanekaragaman Hayati di Area Pelabuhan

23 April 2026 - 20:56 WIB

Dukung Kelancaran Penyelenggaraan Haji 2026, DAMRI Siap Layani Angkutan Jemaah di Berbagai Embarkasi di Seluruh Indonesia

23 April 2026 - 20:39 WIB

Sinergi Operasional IPC TPK dan PTP Nonpetikemas di Teluk Bayur Perkuat Kinerja Bongkar Muat

23 April 2026 - 18:32 WIB

IPCC Melesat di Awal 2026, Kinerja Operasi Naik 7,35% Meski Tekanan Global

23 April 2026 - 18:24 WIB

Program Kampung Hidroponik Antar Antar TTL Raih Penghargaan TJSL di HUT ke-20 Berita Jatim Award

22 April 2026 - 21:25 WIB

EAZI Hadir dari Kolaborasi Terminal Teluk Lamong dan KSOP, Tingkatkan Efisiensi Operasional

22 April 2026 - 21:20 WIB

3 Prodi Sarjana Terapan Poltekpel Surabaya Terakreditasi Unggul

22 April 2026 - 18:56 WIB

Semangat Kartini, Perempuan IDSurvey Perkuat Kolaborasi dan Transformasi Lewat Maheswari Sisterhood Day 2026

22 April 2026 - 18:42 WIB

Pangkalan PLP Tanjung Priok Terima Kunjungan Praktek Kerja Lapangan In House Training Transportasi Laut Itjen Kemenhub

22 April 2026 - 17:47 WIB

YGMQ Sukses Gelar Haflah III, Kemenag Kabupaten Bogor Beri Dukungan

22 April 2026 - 00:32 WIB

Trending di RAGAM