Menu

Mode Gelap
265 Anak Penyintas Banjir di Aceh Tamiang Jalani Khitan Gratis, Senyum Warnai Masa Pemulihan KKP Bangun Kolaborasi Nasional Percepat Program Prioritas untuk Ketahanan Pangan KAI Wisata Siapkan Revitalisasi Wisata Heritage, Stasiun Jakarta Kota Jadi Langkah Awal Komut KAI Wisata Kunjungi Stasiun Jakarta Kota, Luncurkan Inisiatif Pelestarian 5 Stasiun Bersejarah Catatan Iwan Piliang: Di Balik Pidato Prabowo – Di Antara Omon-Omon dan Upaya Mewujudkan Kesejahteraan Rakyat Duet Air Kemasan Kuasai 71,6 Persen Pasar AMDK, Pengamat Soroti Potensi Oligopoli

NASIONAL

Terminal Teluk Lamong Bersama Kebun Raya Purwodadi Dorong Keanekaragaman Hayati di Area Pelabuhan

badge-check


 Terminal Teluk Lamong Bersama Kebun Raya Purwodadi Dorong Keanekaragaman Hayati di Area Pelabuhan Perbesar

Wartatrans.com, SURABAYA – PT Terminal Teluk Lamong (TTL) menggelar pertemuan dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Kebun Raya Purwodadi bertempat di Kantor Utama PT Terminal Teluk Lamong (22/04) dalam agenda memperkuat konservasi alam di kawasan Terminal Teluk Lamong. Kolaborasi ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mengintegrasikan aspek keberlanjutan lingkungan ke dalam operasional bisnis.

Sebagai wujud komitmen terhadap konsep green port, PT TTL telah menginisiasi berbagai program dengan penerapan teknologi eco-engineering pada infrastruktur Pelabuhan, monitoring kualitas lingkungan, pengendalian pencemaran lingkungan, restorasi ekosistem pesisir dengan pelestarian mangrove serta penanaman pohon anti polutan untuk mendukung penyerapan emisi gas karbon.

Sekretaris Perusahaan PT Terminal Teluk Lamong, Syaiful Anam, menyampaikan bahwa inisiatif ini merupakan langkah penting dalam menjaga keseimbangan antara aktivitas operasional pelabuhan dan pelestarian lingkungan di Terminal Teluk Lamong. “Kami percaya bahwa pelabuhan masa depan tidak hanya berorientasi pada kinerja operasional saja, tetapi juga selaras dengan keberlanjutan ekosistem dan peningkatan keanekaragaman hayati di Kawasan Pelabuhan. Sinergi dengan Kebun Raya Purwodadi diharapkan mampu menghadirkan solusi ilmiah yang aplikatif dan berdampak jangka panjang” jelas Syaiful Anam.

Program sinergi ini akan berfokus pada perlindungan dan pengelolaan ekosistem alami di kawasan pesisir dan ruang terbuka hijau di area Terminal Teluk Lamong dengan pendekatan berbasis riset, Selain itu, sinergi ini juga mencakup pengembangan metodologi penghitungan karbon berbasis vegetasi, pemetaan area konservasi prioritas, edukasi pengelolaan lingkungan, serta penyusunan strategi pelestarian lingkungan sebagai bagian dari komitmen perusahaan terhadap prinsip keberlanjutan (sustainability).

Lebih lanjut Syaiful Anam menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi langkah konkret perusahaan dalam mendukung target nasional penurunan emisi karbon. “Saat ini kami telah menjalankan program Terminal Booking System (TBS) untuk mengatur kedatangan truk di Terminal sehingga tidak menyebabkan kepadatan antrian truk dan polusi karbon yang berlebih di area kerja” tambahnya.

“Terminal Teluk Lamong secara konsisten menerapkan program-program ESG (Environmental, Social dan Governance) untuk menjawab tantangan pelabuhan modern. Salah satunya dengan menjaga ruang hidup yang mendukung keberagaman flora dan fauna sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap upaya global dalam menghadapi perubahan iklim.” Ungkap Syaiful Anam.

Tim peneliti dari Kebun Raya Purwodadi berkesempatan meninjau langsung lokasi pembibitan tanaman di area Greenhouse Terminal Teluk Lamong, area terbuka hijau di sepanjang Pelabuhan yang terdiri dari beranekaragam tanaman hias, buah-buahan hingga pohon anti polutan.

Titut Yulistyarini, perwakilan Tim Peneliti Kebun Raya Purwodadi menegaskan pentingnya pengelolaan lingkungan ekosistem pelabuhan. Melalui dukungan data dan inovasi teknologi. “Kami akan melakukan kajian komprehensif terhadap jenis tanaman yang sesuai dengan kondisi lingkungan di kawasan Terminal Teluk Lamong, peningkatan keanekaragaman hayati, termasuk potensi serapan karbon dan kontribusinya terhadap keanekaragaman hayati,” tutupnya.(ahmad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

265 Anak Penyintas Banjir di Aceh Tamiang Jalani Khitan Gratis, Senyum Warnai Masa Pemulihan

3 Juli 2026 - 11:16 WIB

Sebanyak 265 anak penyintas banjir di Aceh Tamiang mengikuti program khitan gratis yang digelar relawan dari Bekasi, Jawa Barat, Kamis (2/7/2026). (Foto:Serambinews)

KKP Bangun Kolaborasi Nasional Percepat Program Prioritas untuk Ketahanan Pangan

3 Juli 2026 - 07:37 WIB

Catatan Iwan Piliang: Di Balik Pidato Prabowo – Di Antara Omon-Omon dan Upaya Mewujudkan Kesejahteraan Rakyat

3 Juli 2026 - 02:26 WIB

BEM-TR Soroti Temuan BPK, Nilai Target Zero Defisit Harus Diiringi Perbaikan Tata Kelola Keuangan

2 Juli 2026 - 22:05 WIB

Kemendagri dan Pemerintah Aceh Fasilitasi Penyelesaian Batas Wilayah Subulussalam–Aceh Selatan

2 Juli 2026 - 21:58 WIB

Tangis Haru Iringi Peresmian Akses Enang-Enang, Gotong Royong Akhiri Keterisolasian Warga

2 Juli 2026 - 16:23 WIB

BKKP-Institusi Pendidikan Maritim Perkuat Sinergi

2 Juli 2026 - 14:26 WIB

Upacara Hari Ke-80 Bhayangkara di Jakarta Utara Berlangsung Khidmat, Perkuat Sinergitas Polri Bersama TNI, Pemerintah, dan Masyarakat

2 Juli 2026 - 13:11 WIB

Kepala BNN RI Hadiri Doa Bersama Lintas Agama Sambut Hari Bhayangkara ke-80

2 Juli 2026 - 13:08 WIB

Gelar RUPS Tahunan, PT Pelindo Solusi Maritim Catat Pertumbuhan Kinerja Positif pada 2025

2 Juli 2026 - 13:06 WIB

Trending di ANJUNGAN