Menu

Mode Gelap
PTP Nonpetikemas Raih Pengakuan ISRA 2026 Kategori Sustainability Report Kemenhub Perkuat SDM Keselamatan Transportasi Jalan, Lantik 205 Lulusan PKTJ Rencana MRT Bali bakal jadi ART, Ini Tantangannya Semester I-2026, MR D.I.Y. Cetak Laba Rp590,7 Miliar KAI Services Resmikan Kantor dan Gudang Regional 8 Surabaya, Perkuat Operasional dan Layanan Pelanggan Garuda Indonesia Kembali Terbangi Rute Bandung–Bali

RAGAM

265 Anak Penyintas Banjir di Aceh Tamiang Jalani Khitan Gratis, Senyum Warnai Masa Pemulihan

badge-check


 Sebanyak 265 anak penyintas banjir di Aceh Tamiang mengikuti program khitan gratis yang digelar relawan dari Bekasi, Jawa Barat, Kamis (2/7/2026). (Foto:Serambinews) Perbesar

Sebanyak 265 anak penyintas banjir di Aceh Tamiang mengikuti program khitan gratis yang digelar relawan dari Bekasi, Jawa Barat, Kamis (2/7/2026). (Foto:Serambinews)

Wartatrans.com, ACEH TAMIANG – Sebanyak 265 anak penyintas banjir di Kabupaten Aceh Tamiang mendapatkan layanan khitan gratis melalui program sosial yang digelar Rumah Sehat Sunat Boboiboy bersama Yayasan Al Ummahat Kota Bekasi.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membantu pemulihan masyarakat terdampak bencana sekaligus meningkatkan layanan kesehatan bagi anak-anak di wilayah tersebut.

Program khitan gratis berlangsung pada 1–2 Juli 2026 di sejumlah desa yang masih dalam proses pemulihan pascabanjir, yakni Kampung Matangseping, Kecamatan Bendahara, Kampung Landuh, Kecamatan Rantau, serta Kampung Purwodadi, Kecamatan Kejuruanmuda.

Relawan Rumah Sehat Sunat Boboiboy, Muhammad Faisal, mengatakan sebanyak 225 anak mengikuti khitan di Kampung Landuh, 25 anak di Kampung Matangseping, dan 15 anak lainnya dijadwalkan menjalani khitan di Kampung Purwodadi.

“Total anak yang mengikuti program ini sebanyak 265 orang. Kami sengaja memprioritaskan wilayah terdampak bencana agar masyarakat yang masih berjuang bangkit pascabanjir tetap mendapatkan akses pelayanan kesehatan,” ujar Faisal, Kamis (2/7/2026).

Menurut Faisal, kegiatan tersebut tidak hanya memberikan layanan kesehatan, tetapi juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya khitan bagi kesehatan anak.

“Target kami memang berada di lokasi bencana. Selain memberikan pelayanan kesehatan, kami juga ingin mengedukasi masyarakat tentang manfaat khitan bagi kesehatan sekaligus menjalankan sisi dakwah karena mayoritas masyarakat di Aceh beragama Islam,” katanya.

Dalam pelaksanaannya, tim menggunakan metode hipno khitan, yakni pendekatan yang dirancang untuk membuat anak lebih rileks sebelum tindakan dilakukan sehingga proses khitan berlangsung lebih nyaman.

“Anak-anak datang dengan gembira. Hampir tidak ada yang menangis. Bahkan setelah melihat temannya selesai dikhitan sambil tertawa, anak-anak lain menjadi lebih berani untuk ikut,” tutur Faisal.

Program ini didukung empat personel inti dari Rumah Sehat Sunat Boboiboy yang terdiri atas tiga perawat bersertifikat dan satu tenaga pendukung. Tim juga berkolaborasi dengan tenaga kesehatan setempat, termasuk dari RSUD Bumi Muda Sedia Aceh Tamiang.

Khusus di Kampung Landuh, sebanyak 13 personel diterjunkan untuk melayani ratusan peserta agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan aman.

Melalui program tersebut, Rumah Sehat Sunat Boboiboy berharap dapat meringankan beban keluarga penyintas banjir sekaligus menghadirkan layanan kesehatan yang mudah diakses bagi masyarakat di daerah terdampak bencana.(fahmi/rky)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Haji Fikri: Putusan MK Harus Jadi Momentum Memperkuat Pendidikan dan Menjamin Anak Indonedia Mendapatkan Akses Makanan Bergizi

7 Agustus 2026 - 10:16 WIB

Percepatan Pemulihan Pascabencana, Satgas PPA Aceh Tengah Perkuat Koordinasi Strategis dengan Pemkab

7 Agustus 2026 - 09:51 WIB

Sosialisasi Perjanjian Kerja Bersama, Pelindo Perkuat Harmoni Hubungan Industrial

6 Agustus 2026 - 22:26 WIB

IDSurvey Ajak 330 Siswa di Bidara Cina Menjadi Pelopor Transformasi Hijau Indonesia

6 Agustus 2026 - 22:05 WIB

Perkuat Mitigasi Risiko, IPC TPK Resmi Perpanjang Sinergi Hukum Bersama Kejari Jakut

6 Agustus 2026 - 21:53 WIB

Pemerintah Aceh Luruskan Bantuan Rp2,5 Triliun dari Kementan: Bukan Dana Tunai, Melainkan Program dan Bantuan untuk Petani

6 Agustus 2026 - 21:33 WIB

22 Penumpang Scoot Tujuan Padang Terlantar di Bandara Changi, Klaim Rugi Lebih dari Rp110 Juta

6 Agustus 2026 - 20:23 WIB

Pengukuhan DKJ Dipersoalkan, Arie Batubara Nilai Pergub Dilanggar

6 Agustus 2026 - 18:07 WIB

Dinas Sejarah Angkatan Laut Dukung Pengembangan Film Pahlawan Nasional John Lie sebagai Diplomasi Budaya

6 Agustus 2026 - 16:18 WIB

Pemkab Aceh Tamiang Terima 114 Unit Huntara dari Mercy Malaysia untuk Korban Banjir

6 Agustus 2026 - 15:46 WIB

Trending di RAGAM