Wartatrans.com, ACEH TAMIANG – Bupati Aceh Tamiang, Armia Pahmi, secara resmi menerima bantuan 114 unit hunian sementara (huntara) dari lembaga kemanusiaan internasional Mercy Malaysia di Kampung Kotalintang, Kecamatan Kota Kualasimpang, Rabu (5/8/2026).
Bantuan tersebut diserahkan sebagai upaya mendukung pemulihan warga terdampak banjir.

Dalam sambutannya, Armia menyampaikan apresiasi kepada Mercy Malaysia dan Konsulat Jenderal Malaysia di Medan atas dukungan yang diberikan kepada masyarakat Aceh Tamiang. Menurutnya, keberadaan huntara menjadi solusi sementara yang aman bagi warga yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana banjir.
“Saat ini, pemenuhan tempat tinggal yang layak menjadi prioritas utama Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang,” ujar Armia.
Selain menerima bantuan huntara, Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang juga terus menyiapkan program pembangunan hunian permanen bagi masyarakat terdampak. Armia mengatakan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman berencana membangun 2.212 unit hunian tetap (huntap), sementara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan membangun huntap di lahan in-situ.
Di samping program pemulihan pascabencana, pemerintah daerah juga menyiapkan sejumlah proyek pembangunan lainnya, di antaranya pembangunan Masjid Agung dan rumah sakit baru. Armia berharap Mercy Malaysia dapat terus mendukung berbagai program tersebut melalui pendampingan dan bantuan yang berkelanjutan.
Pada akhir sambutannya, Armia menegaskan harapannya agar kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang dan Mercy Malaysia terus terjalin. Menurutnya, bantuan huntara yang kini diterima warga Kampung Kotalintang merupakan langkah awal dalam proses pemulihan, yang masih memerlukan kolaborasi berbagai pihak hingga masyarakat dapat kembali hidup secara normal.(fahmi)



























