Menu

Mode Gelap
Diskusi Seni Ruang Publik Soroti Minimnya Regulasi dan Pentingnya Budaya sebagai Identitas Kota 38 Persen Transaksi QRIS Nasional Terpusat di Jakarta, Jadi Motor Ekonomi Sekaligus Sinyal Ketimpangan Digital 35 Negara dan Indonesia Adopsi Registrasi Biometrik, Pengamat: Tak Kebal Penipuan Bayi Ditemukan di Toilet KA Sancaka, KAI Daop 6 dan KAI Services Bergerak Cepat Lakukan Penanganan Konektivitas Kereta dan Pelabuhan Makin Diminati, Tiga Stasiun KAI Layani 3,88 Juta Pelanggan Semester I 2026 Harga Kopi Gayo Menguat, Petani Harapkan Stabilitas Pasar dan Dukungan Pemerintah

RAGAM

Jalan Lintas Nasional Pameu–Geumpang Terputus Akibat Longsor

badge-check


 Jalan Lintas Nasional Pameu–Geumpang Terputus Akibat Longsor Perbesar

Wartatrans.com, TAKENGON — Akses jalan lintas nasional yang menghubungkan Pameu di kawasan Gunung Pijuet, Kabupaten Aceh Tengah, dengan Geumpang, Kabupaten Pidie, kembali terputus akibat longsor, Rabu (22/4/2026).

Longsor terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir. Material berupa tanah, bebatuan, dan pepohonan menutup badan jalan di sejumlah titik, menyebabkan kendaraan roda dua maupun roda empat tidak dapat melintas.

Akibatnya, arus transportasi antarwilayah terganggu, terutama pada jalur strategis yang menghubungkan dataran tinggi Gayo dengan kawasan pesisir barat Aceh. Sejumlah pengguna jalan dilaporkan tertahan di lokasi, sementara lainnya terpaksa mencari jalur alternatif dengan jarak tempuh yang lebih jauh.

“Longsornya cukup besar, materialnya menutup jalan total. Tidak bisa dilewati sama sekali,” ujar seorang warga di lokasi kejadian.

Jalur Pameu–Geumpang dikenal sebagai salah satu ruas jalan nasional yang rawan bencana, khususnya longsor. Kondisi geografis berupa pegunungan dengan kontur tanah labil, ditambah curah hujan tinggi, menjadikan wilayah ini rentan mengalami kerusakan.

Dalam beberapa pekan terakhir, intensitas hujan di Aceh Tengah dan sekitarnya memang meningkat, sehingga memperbesar potensi longsor susulan, terutama di titik-titik dengan tebing curam dan minim penguatan struktur tanah.

Terputusnya akses jalan ini turut berdampak pada distribusi logistik dan mobilitas masyarakat. Jalur tersebut selama ini menjadi salah satu urat nadi penting bagi aktivitas ekonomi dan sosial warga di wilayah tengah Aceh.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi terkait penanganan di lapangan. Namun, biasanya pihak terkait akan mengerahkan alat berat untuk membersihkan material longsor agar akses jalan dapat segera dibuka kembali, dengan waktu penanganan yang bergantung pada tingkat keparahan.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan menunda perjalanan melalui jalur tersebut hingga kondisi dinyatakan aman. Pengguna jalan juga diminta untuk terus memantau informasi dari pihak berwenang guna menghindari risiko yang tidak diinginkan.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya peningkatan kualitas infrastruktur di kawasan rawan bencana, termasuk penguatan sistem mitigasi guna meminimalkan dampak kejadian serupa di masa mendatang.*** (Kamaruzzaman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sebaran Abu Vulkanik Gunung Krakatau Bergerak ke Barat, Belum Berdampak pada Bandara dan Jalur Penerbangan

4 Juli 2026 - 15:09 WIB

Hindari Bom Waktu Sampah, Jakarta Siapkan Tarif Bayar Sesuai Beban 

4 Juli 2026 - 06:38 WIB

Halimah Munawir Podcast Roadshow Hadir di Symphony & Harmony IWAPI DKI Jakarta

3 Juli 2026 - 21:59 WIB

Perkuat Kualitas Layanan, IPCC Gelar Management Walkthrough di Terminal Satelit Banjarmasin

3 Juli 2026 - 21:05 WIB

Masyarakat Beutong Ateuh Menjaga Warisan Alam, Sejahtera Karena Hutan Bukan Tambang

3 Juli 2026 - 15:29 WIB

Bagian dari Ekosistem Astra, FIFGROUP Perkuat Pemberdayaan Masyarakat melalui Desa Sejahtera Astra

3 Juli 2026 - 15:14 WIB

Pelindo Terminal Petikemas Berikan Wajah Baru Sarana Publik Masyarakat Ring 1 Terminal Teluk Lamong

3 Juli 2026 - 14:24 WIB

Pengoperasian QCC 004 Perkuat Daya Saing Pelabuhan Panjang sebagai Gerbang Logistik Sumatera

3 Juli 2026 - 13:35 WIB

13 Tahun, Mengabdi Direktur Ernawati Komit Bawa PT CMN Melayani Sepenuh Hati

3 Juli 2026 - 12:41 WIB

Cost Sharing ala Carpooling: Solusi Atasi Kemacetan, Biaya Energi dan Emisi Karbon

3 Juli 2026 - 12:28 WIB

Trending di RAGAM