Menu

Mode Gelap
KMP Ferrindo 5 Lepas Kandas, Siap Kembali Berlayar Distribusi Logistik Jawa-Kalimantan PTP Nonpetikemas Catat Throughput 12,04 Juta Ton di Triwulan I Tahun ini Menhub Dudy Dukung Inovasi Keselamatan Sektor Lalu Lintas Jalan Naik KM Kelud Belawan-Priok, Seperti Apa Menu Makan Gratis Selama 3 Hari di Kapal? Percepatan Implementasi B50, KAI Perkuat Uji untuk Jaga Keselamatan, Layanan, dan Keberlanjutan Loko Food Truck Hadir di Stasiun Pasar Senen, Sajikan Kopi hingga Camilan

RAGAM

Jalan Lintas Nasional Pameu–Geumpang Terputus Akibat Longsor

badge-check


 Jalan Lintas Nasional Pameu–Geumpang Terputus Akibat Longsor Perbesar

Wartatrans.com, TAKENGON — Akses jalan lintas nasional yang menghubungkan Pameu di kawasan Gunung Pijuet, Kabupaten Aceh Tengah, dengan Geumpang, Kabupaten Pidie, kembali terputus akibat longsor, Rabu (22/4/2026).

Longsor terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir. Material berupa tanah, bebatuan, dan pepohonan menutup badan jalan di sejumlah titik, menyebabkan kendaraan roda dua maupun roda empat tidak dapat melintas.

Akibatnya, arus transportasi antarwilayah terganggu, terutama pada jalur strategis yang menghubungkan dataran tinggi Gayo dengan kawasan pesisir barat Aceh. Sejumlah pengguna jalan dilaporkan tertahan di lokasi, sementara lainnya terpaksa mencari jalur alternatif dengan jarak tempuh yang lebih jauh.

“Longsornya cukup besar, materialnya menutup jalan total. Tidak bisa dilewati sama sekali,” ujar seorang warga di lokasi kejadian.

Jalur Pameu–Geumpang dikenal sebagai salah satu ruas jalan nasional yang rawan bencana, khususnya longsor. Kondisi geografis berupa pegunungan dengan kontur tanah labil, ditambah curah hujan tinggi, menjadikan wilayah ini rentan mengalami kerusakan.

Dalam beberapa pekan terakhir, intensitas hujan di Aceh Tengah dan sekitarnya memang meningkat, sehingga memperbesar potensi longsor susulan, terutama di titik-titik dengan tebing curam dan minim penguatan struktur tanah.

Terputusnya akses jalan ini turut berdampak pada distribusi logistik dan mobilitas masyarakat. Jalur tersebut selama ini menjadi salah satu urat nadi penting bagi aktivitas ekonomi dan sosial warga di wilayah tengah Aceh.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi terkait penanganan di lapangan. Namun, biasanya pihak terkait akan mengerahkan alat berat untuk membersihkan material longsor agar akses jalan dapat segera dibuka kembali, dengan waktu penanganan yang bergantung pada tingkat keparahan.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan menunda perjalanan melalui jalur tersebut hingga kondisi dinyatakan aman. Pengguna jalan juga diminta untuk terus memantau informasi dari pihak berwenang guna menghindari risiko yang tidak diinginkan.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya peningkatan kualitas infrastruktur di kawasan rawan bencana, termasuk penguatan sistem mitigasi guna meminimalkan dampak kejadian serupa di masa mendatang.*** (Kamaruzzaman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Konsultasi Hukum Gratis Hadir di Parade Budaya Lebaran Bojonggede 2026

23 April 2026 - 05:22 WIB

Diskusi Budaya di Bekasi: Menimbang Sejarah Bubat, Antara Tafsir dan Kesadaran Kolektif

23 April 2026 - 00:13 WIB

Program Kampung Hidroponik Antar Antar TTL Raih Penghargaan TJSL di HUT ke-20 Berita Jatim Award

22 April 2026 - 21:25 WIB

EAZI Hadir dari Kolaborasi Terminal Teluk Lamong dan KSOP, Tingkatkan Efisiensi Operasional

22 April 2026 - 21:20 WIB

Semangat Kartini, Perempuan IDSurvey Perkuat Kolaborasi dan Transformasi Lewat Maheswari Sisterhood Day 2026

22 April 2026 - 18:42 WIB

FORWAN Berkolaborasi dengan Kementerian Kebudayaan dan Bank BNI 46, Siap Gelar Diskusi Ngobrol Santai Bareng Kartini Seni, Musik dan Film

22 April 2026 - 17:52 WIB

Pangkalan PLP Tanjung Priok Terima Kunjungan Praktek Kerja Lapangan In House Training Transportasi Laut Itjen Kemenhub

22 April 2026 - 17:47 WIB

Relawan Kemanusiaan Dikuatkan, Pelatihan Psikososial Hadirkan Ruang Aman dan Harapan

22 April 2026 - 17:24 WIB

Alumni Sanggar Garajas Berduka, Umianto Basuki Tutup Usia

22 April 2026 - 10:55 WIB

Canda Jakarta dalam Goresan Munadi, Kartun Jadi Cermin Sosial di JAKARTUN 2026

22 April 2026 - 07:10 WIB

Trending di RAGAM