Menu

Mode Gelap
KAI Terapkan B50, Tekan Emisi Karbon Operasional Kereta Api Gelar RUA 2026, Iperindo Bahas Order Pembangunan Kapal Baru Dalam Negeri masih Sepi Semarak Kemerdekaan, Warga Griya Serpong Adu Kekompakan di Masak Gesss Episode 324 “Meradjoet Sendja” Hadirkan Orkestrasi Kebangsaan, Satukan Seni, Sejarah dan Kepedulian Sosial Pemprov Jateng Antisipasi Banyak Warganya Yang Ingin Menggeruduk Gedung DPR RI Haji Fikri Serap Aspirasi Warga Ciomas, Soroti Banjir, Longsor, dan Kerusakan Infrastruktur

PERISTIWA

Komunitas HIV di Depok Desak Percepatan Regulasi dan Penguatan Layanan

badge-check


 Komunitas HIV di Depok Desak Percepatan Regulasi dan Penguatan Layanan Perbesar

Wartatrans.com, DEPOK  — Komunitas dan organisasi pendamping HIV di Kota Depok mendorong percepatan kebijakan daerah serta penguatan layanan HIV dan AIDS. Dorongan ini mengemuka dalam Quarterly Community District Taskforce Meeting BL 157 yang digelar District Taskforce (DTF) Kota Depok, Selasa (27/1/2026).

Pertemuan yang diinisiasi Perkumpulan KAKI (Komunitas Aksi Kemanusiaan Indonesia) tersebut dihadiri 15 perwakilan komunitas, organisasi masyarakat sipil, pendamping sebaya, serta Warga Peduli AIDS (WPA).

Salah satu isu utama yang disorot adalah belum terbitnya Surat Keputusan (SK) Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Depok. Keterlambatan ini dinilai berdampak pada lemahnya koordinasi lintas sektor dan kesinambungan program penanggulangan HIV di tingkat kota.

Selain itu, forum juga membahas progres Peraturan Wali Kota (Perwali) tentang HIV dan Infeksi Menular Seksual (IMS) yang telah diupayakan sepanjang 2025. Peserta sepakat advokasi perlu diperkuat agar regulasi tersebut segera disahkan dan dapat diimplementasikan.

DTF Kota Depok juga menegaskan pentingnya restrukturisasi internal agar peran taskforce lebih efektif sebagai wadah koordinasi dan advokasi komunitas.

Optimalisasi Community-Led Monitoring (CLM) turut menjadi perhatian. Mekanisme ini dinilai penting untuk memastikan kualitas layanan HIV, meningkatkan akses, serta menjamin pemenuhan hak orang dengan HIV (ODHIV) dan populasi kunci.

Pertemuan ditutup dengan kesepakatan menyusun agenda kerja DTF 2026 serta memperkuat jejaring komunitas untuk mengawal kebijakan dan peningkatan layanan HIV di Kota Depok.*** (Septiadi)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Semarak Kemerdekaan, Warga Griya Serpong Adu Kekompakan di Masak Gesss Episode 324

26 Agustus 2026 - 17:22 WIB

Pemprov Jateng Antisipasi Banyak Warganya Yang Ingin Menggeruduk Gedung DPR RI

26 Agustus 2026 - 16:44 WIB

Haji Fikri Serap Aspirasi Warga Ciomas, Soroti Banjir, Longsor, dan Kerusakan Infrastruktur

26 Agustus 2026 - 15:03 WIB

KKP Intensifkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT, Donasi Terkumpul Rp920 Juta

26 Agustus 2026 - 13:02 WIB

Lomba Tahfiz Warnai Peringatan HUT RI dan Maulid Nabi di Sukadanau

26 Agustus 2026 - 12:52 WIB

Tionghoa Indonesia dan Buku: Merawat Jejak Sejarah, Sastra, dan Budaya

26 Agustus 2026 - 08:16 WIB

Idang Meulapeh Warnai Maulid Nabi di Jakarta, Tradisi Nagan yang Pernah Raih Rekor Dunia

25 Agustus 2026 - 19:18 WIB

Haji Fikri: Pengawasan Pemerintahan Adalah Kewajiban Wakil Rakyat, Pejabat Diminta Jangan Korupsi

25 Agustus 2026 - 18:58 WIB

FIFGROUP Perluas Manfaat Kampung Sehat melalui Sanitasi Layak dan Pencegahan Stunting

25 Agustus 2026 - 16:00 WIB

KPK Ungkap Fakta Baru Kasus Unsoed, Ali Rokhman Ditunjuk Jadi Plt Rektor

25 Agustus 2026 - 15:23 WIB

Trending di PERISTIWA