Menu ✖

Mode Gelap
Pompa Air Sempat Gangguan, Fasilitas Toilet dan Musala Stasiun Jatinegara Kembali Normal Demokrat Belum Bersikap Soal Pemakzulan Gibran, Soliditas Koalisi Prabowo Jadi Sorotan ​46 Tahun Sanggar Matahari: Merawat Seni, Sastra, dan Kemanusiaan Bersama Lintas Generasi Endatoe Foundation Gelar Webinar “Career Abroad”: Buka Jalan Pemuda-Pemudi Aceh Menjadi Tenaga Medis di Jerman Pentingnya Penanganan Penertiban Kendaraan ODOL di Pelabuhan untuk Keselamatan PTP Nonpetikemas Dorong Generasi Muda Perluas Wawasan dan Raih Cita-Cita

PERISTIWA

Komunitas HIV di Depok Desak Percepatan Regulasi dan Penguatan Layanan

badge-check


 Komunitas HIV di Depok Desak Percepatan Regulasi dan Penguatan Layanan Perbesar

Wartatrans.com, DEPOK  — Komunitas dan organisasi pendamping HIV di Kota Depok mendorong percepatan kebijakan daerah serta penguatan layanan HIV dan AIDS. Dorongan ini mengemuka dalam Quarterly Community District Taskforce Meeting BL 157 yang digelar District Taskforce (DTF) Kota Depok, Selasa (27/1/2026).

Pertemuan yang diinisiasi Perkumpulan KAKI (Komunitas Aksi Kemanusiaan Indonesia) tersebut dihadiri 15 perwakilan komunitas, organisasi masyarakat sipil, pendamping sebaya, serta Warga Peduli AIDS (WPA).

Salah satu isu utama yang disorot adalah belum terbitnya Surat Keputusan (SK) Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Depok. Keterlambatan ini dinilai berdampak pada lemahnya koordinasi lintas sektor dan kesinambungan program penanggulangan HIV di tingkat kota.

Selain itu, forum juga membahas progres Peraturan Wali Kota (Perwali) tentang HIV dan Infeksi Menular Seksual (IMS) yang telah diupayakan sepanjang 2025. Peserta sepakat advokasi perlu diperkuat agar regulasi tersebut segera disahkan dan dapat diimplementasikan.

DTF Kota Depok juga menegaskan pentingnya restrukturisasi internal agar peran taskforce lebih efektif sebagai wadah koordinasi dan advokasi komunitas.

Optimalisasi Community-Led Monitoring (CLM) turut menjadi perhatian. Mekanisme ini dinilai penting untuk memastikan kualitas layanan HIV, meningkatkan akses, serta menjamin pemenuhan hak orang dengan HIV (ODHIV) dan populasi kunci.

Pertemuan ditutup dengan kesepakatan menyusun agenda kerja DTF 2026 serta memperkuat jejaring komunitas untuk mengawal kebijakan dan peningkatan layanan HIV di Kota Depok.*** (Septiadi)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Pompa Air Sempat Gangguan, Fasilitas Toilet dan Musala Stasiun Jatinegara Kembali Normal

11 Oktober 2026 - 11:51 WIB

Demokrat Belum Bersikap Soal Pemakzulan Gibran, Soliditas Koalisi Prabowo Jadi Sorotan

11 Oktober 2026 - 10:45 WIB

Endatoe Foundation Gelar Webinar “Career Abroad”: Buka Jalan Pemuda-Pemudi Aceh Menjadi Tenaga Medis di Jerman

11 Oktober 2026 - 08:44 WIB

PTP Nonpetikemas Dorong Generasi Muda Perluas Wawasan dan Raih Cita-Cita

11 Oktober 2026 - 00:42 WIB

Hadir di Multifinance Day 2026, ACC Dukung Inklusi Keuangan OJK

11 Oktober 2026 - 00:29 WIB

KAI Umumkan Tanu & Friends Karya Muhamad Erwin Ramadhan sebagai Juara IP Contest 2026

10 Oktober 2026 - 23:11 WIB

Inovasi Terminal Teluk Lamong Kembali Raih Penghargaan Nasional di Lima Tahun Merger Pelindo

10 Oktober 2026 - 22:38 WIB

32 Dosen Poltekpel Surabaya Tambah Gelar Setelah Dilantik sebagai Insinyur

10 Oktober 2026 - 19:24 WIB

Catatan Iwan Piliang: Nazali Lempo untuk Jaksa Agung – Menguji Kapasitas, Integritas, dan Kepastian Hukum

10 Oktober 2026 - 15:36 WIB

Nazali Lempo dan Wacana Jaksa Agung: Pengalaman Militer, Kepastian Hukum, dan Perluasan Peran TNI di Era Prabowo

10 Oktober 2026 - 15:21 WIB

Trending di RAGAM