Wartatrans.com, TAKENGON — Komonitas entrepreneur Tangan Di Atas (TDA) wilayah Sumatera Utara–Aceh menggelar kegiatan Sharing Inspirasi dan Buka Puasa Bersama Ramadhan di Parkside Hotel Takengon pada Senin, 10 Maret 2026.
Kegiatan ini dihadiri puluhan pelaku usaha dari berbagai bidang di Takengon. Selain para anggota TDA daerah, acara tersebut juga turut dihadiri Ketua TDA Sumatra–Aceh, Kinantan, bersama beberapa anggota TDA pusat.

Ketua Cabang TDA Takengon, Ammar Aiman, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program SHIAR Ramadhan (Sharing Inspirasi Bulan Ramadhan) yang digelar di sejumlah wilayah di Sumatra.
Menurut Ammar, dana yang berhasil dihimpun dari keluarga besar TDA pusat mencapai sekitar Rp800 juta, dan sekitar Rp180 juta dialokasikan untuk wilayah Aceh Tengah.
“Dana tersebut disalurkan ke beberapa titik di Sumatra, di antaranya Aceh Tengah, Aceh Tamiang, Langsa, Medan, wilayah Tapanuli di Sumatera Utara, serta Sumatera Barat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Aceh Tengah sendiri telah menerima bantuan dalam beberapa tahap.
Bantuan tersebut difokuskan kepada anggota TDA aktif yang terdampak kondisi ekonomi.
Salah satu bentuk bantuan yang diberikan adalah paket sembako yang dikirim langsung melalui jalur udara, serta program pinjaman lunak untuk membantu usaha anggota yang terdampak.
“Semangat yang kami bangun adalah keluarga membantu keluarga,” kata Ammar.
Program SHIAR Ramadhan ini sendiri dilaksanakan di empat titik, yakni Medan, Aceh Tamiang, Langsa, dan terakhir di Aceh Tengah sebagai penutup rangkaian kegiatan.
Kegiatan yang mengangkat tema “Sharing Inspirasi & Buka Puasa Bersama Ramadhan – Sama-sama Bantu Sumatra” tersebut menjadi wadah silaturahmi sekaligus ruang berbagi pengalaman bagi para pengusaha untuk memperkuat jaringan dan semangat kewirausahaan.
Komunitas TDA merupakan komunitas pengusaha nasional yang berpusat di Jakarta dan berdiri sejak Januari 2006. Komunitas ini didirikan oleh tujuh pengusaha muslim, yakni Badroni Yuzirman, Nuzli Arismal yang dikenal sebagai Haji Alai, Lim Rusyamsi, Agus Ali, Hasan Basri, Hertanto Widodo, dan Abdul Rahman Hantiar.
TDA mengusung filosofi yang terinspirasi dari hadis Nabi Muhammad SAW, yakni “tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah.” Filosofi ini menjadi semangat bagi para anggota untuk menjadi pribadi yang memberi manfaat, berbagi ilmu, serta saling memotivasi dalam mencapai kesuksesan bersama.
Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Umum TDA, Ferdian, turut memberikan motivasi kepada para pengusaha Takengon agar tetap optimis dan terus berinovasi dalam mengembangkan usaha.
“Semangat kebersamaan dan saling mendukung adalah kekuatan utama dalam komunitas ini.
Kita ingin para pengusaha daerah bisa tumbuh dan berkembang bersama,” ujarnya.
Antusiasme peserta terlihat tinggi sepanjang kegiatan berlangsung. Meski jumlah peserta dibatasi sekitar 50 orang, para pelaku usaha yang hadir mengaku sangat terbantu dengan motivasi dan pengalaman yang dibagikan oleh para senior TDA.
Selain sesi inspirasi dan motivasi, panitia juga menggalang donasi dari para peserta sebagai bentuk kepedulian anggota TDA terhadap para korban bencana alam di wilayah Sumatra.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat jaringan pengusaha daerah sekaligus mendorong lahirnya wirausahawan baru yang mampu berkontribusi bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Konsep kebersamaan yang diusung TDA, yakni maju bersama dan sukses bersama, dinilai menjadi langkah strategis dalam membangun ekosistem kewirausahaan yang kuat dan berkelanjutan di Indonesia.*** (Kamaruzzaman)

























