Wartatrans.com, TAKENGON -– Koordinator ARA, Bung Yun, yang dipercaya memimpin agenda advokasi Relawan Peduli Negeri (RPN), telah kembali ke Takengon setelah melakukan lawatan selama satu pekan di Ibu Kota Jakarta. Kunjungan tersebut dilakukan untuk menjalin pertemuan dengan sejumlah kementerian dan badan negara terkait program pemulihan pascabencana dan pengentasan kemiskinan.
Sekembalinya ke daerah, Posko RPN Relawan Peduli Negeri menggelar pertemuan internal yang diisi dengan sesi berbagi informasi serta diskusi terkait hasil pertemuan ARA dengan Badan Pengentasan Kemiskinan (BPTaskin) dan Pertamina Gas.

Untuk BPTaskin, pertemuan resmi telah dilaksanakan pada Jumat, 23 Februari 2026, bertempat di Kantor BPTaskin, Jakarta. Dalam pertemuan tersebut, ARA diterima langsung oleh Kepala BPTaskin, Budiman Sudjatmiko.
Dalam kesempatan itu, ARA menyampaikan dua permohonan program bantuan melalui skema Corporate Social Responsibility (CSR) dan filantropi. Program pertama berupa bantuan alat berat mini excavator dan kendaraan quick truck yang ditujukan untuk desa-desa terdampak bencana di Aceh Tengah. Alat tersebut diharapkan dapat digunakan masyarakat secara mandiri untuk membersihkan lingkungan pascabencana serta membenahi jalan produksi dan jalan kebun.

Program kedua adalah bantuan ternak bagi masyarakat korban bencana sebagai upaya pemulihan ekonomi dan penguatan ketahanan pangan lokal.
Sementara itu, untuk Pertamina Gas, ARA juga telah melaksanakan pertemuan dengan jajaran direksi. Dalam pertemuan tersebut disampaikan proposal Program Rehabilitasi Lahan Pascabencana Berbasis Nursery Desa (Lahan Pembibitan), yang bertujuan memulihkan lahan terdampak sekaligus memberdayakan masyarakat desa melalui kegiatan pembibitan.
Relawan Peduli Negeri menyampaikan bahwa proposal resmi untuk BPTaskin saat ini tengah difinalisasi dan ditargetkan rampung pada Minggu mendatang. Selanjutnya, salinan dokumen proposal tersebut akan segera dikirimkan secara resmi kepada BPTaskin untuk ditindaklanjuti.*** (Jasa)
























