Menu

Mode Gelap
Evakuasi Ibu Hamil di Tengah Bencana, Bayi Lahir Selamat di RSUD Datu Beru Takengon KAI Daop 1 Jakarta Siapkan 158.959 Kursi Selama Libur Panjang Isra Miraj Sambut Libur Panjang Isra’ Mi’raj, KAI Daop 6 Kerahkan KA Tambahan KAI Siapkan 649.780 Tempat Duduk pada Libur Panjang Isra Mikraj, Mobilitas Liburan Kian Lancar Perlindungan Konsumen Penerbangan Butuh Revolusi Regulasi Kementerian-KP Bongkar Impor 99 Ton Ikan Ilegal di Pelabuhan Tanjung Priok

ANJUNGAN

KSOP Cirebon dan Gamatara Trans Ocean Shipyard Teken Kerja Sama Sewa Lahan

badge-check


					Kerja sama KSOP Cirebon dan PT GTOS Perbesar

Kerja sama KSOP Cirebon dan PT GTOS

Wartatrans.com, CIREBON – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Cirebon teken Perjanjian Kerjasama Sewa Lahan dengan PT Gamatara Trans Ocean Shipyard.

Penandatanganan ini berlangsung di Aula Kantor KSOP Kelas II Cirebon Rabu (3/12/2025), sebagai langkah strategis dalam optimalisasi pemanfaatan aset negara di kawasan pelabuhan.

Perjanjian kerja sama ini ditandatangani Kepala Kantor KSOP Cirebon Ferry Anggoro Hendianto dan Wahyu Widayat selaku Direktur Utama PT Gamatara Trans Ocean Shipyard (GTOS).

Objek sewa yang disepakati berupa tanah hasil reklamasi seluas 32.185 meter persegi, yang akan dimanfaatkan untuk pengembangan fasilitas pendukung aktivitas galangan kapal.

“Perjanjian kerja sama ini merupakan periode kedua untuk objek sewa lahan dimaksud,” tutur Ferry.

Dia menegaskan, kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen KSOP Cirebon dalam meningkatkan efisiensi serta optimalisasi pemanfaatan aset negara.

“Penandatanganan hari ini merupakan wujud tanggung jawab kami untuk memastikan aset negara dapat dimanfaatkan secara produktif dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” ungkapnya.

Ferry juga mengatakan kerja sama ini juga memberikan kontribusi langsung terhadap negara melalui peningkatan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari sektor kepelabuhanan.

“Dengan adanya kerja sama sewa lahan ini, negara memeroleh pemasukan PNBP yang signifikan. Ini bentuk kontribusi nyata sektor maritim dalam mendukung pendapatan negara,” ujarnya.

Selain manfaat finansial, kemitraan ini dinilai dapat memperkuat hubungan antara pemerintah dan pihak swasta, khususnya dalam pengembangan infrastruktur maritim.

“Kami percaya bahwa kolaborasi seperti ini adalah kunci percepatan pembangunan pelabuhan. Pemerintah dan swasta harus berperan bersama untuk menciptakan ekosistem maritim yang kompetitif,” kata Ferry.

Dia juga menekankan pentingnya keberlanjutan kerja sama dan dampaknya terhadap perkembangan industri pelayaran dan logistik di wilayah Cirebon.

“KSOP Cirebon selalu membuka ruang bagi investasi strategis yang sejalan dengan visi pembangunan maritim nasional. Semoga kerja sama ini menjadi langkah awal untuk pengembangan lebih besar di masa mendatang,” tutupnya. (omy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pelindo Hadir di Tengah Banjir Tanjung Priok, Ringankan Beban Warga Lewat Bantuan Pangan

13 Januari 2026 - 16:47 WIB

Pelindo Regional 4 Perkuat Tata Kelola Arsip Digital Melalui Bimtek Aplikasi P-ERCENT Tahap 2

13 Januari 2026 - 12:52 WIB

TTL Fasilitasi Alih Pengetahuan Budidaya Kepiting Soka antar Kelompok Nelayan Surabaya

13 Januari 2026 - 12:43 WIB

Ditjen Hubla Dorong Peningkatan Kepatuhan Pelaporan Program dan Anggaran

13 Januari 2026 - 06:30 WIB

Pelindo Tanjung Priok Siagakan Mitigasi Banjir, Operasional Tanjung Priok Tetap Berjalan

12 Januari 2026 - 23:23 WIB

Trending di ANJUNGAN