Menu

Mode Gelap
Security KAI Gagalkan Pencurian Kabel Grounding LRT Jabodebek Ketua KP3ALA Pusat, Prof. Rahmat Salam: Pemekaran ALA untuk Perkuat Wali Nangroe Tirakatan 17 Agustus: Kebersamaan Lesehan yang Menyatu dalam Syukur dan Khidmat 3 Pekan Sebelum Gempa M7,7, NTT Baru Perkuat Pusdalops Pascagempa, Kemen PU Pastikan Akses dan Kebutuhan Dasar di Labuan Bajo Segera Ditangani Jelang 17 Agustus, 16.913 Tiket Promo KAI Terjual, Pemesanan Long Weekend Capai 706.908 Tiket

ANJUNGAN

KSOP Cirebon dan Gamatara Trans Ocean Shipyard Teken Kerja Sama Sewa Lahan

badge-check


 Kerja sama KSOP Cirebon dan PT GTOS Perbesar

Kerja sama KSOP Cirebon dan PT GTOS

Wartatrans.com, CIREBON – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Cirebon teken Perjanjian Kerjasama Sewa Lahan dengan PT Gamatara Trans Ocean Shipyard.

Penandatanganan ini berlangsung di Aula Kantor KSOP Kelas II Cirebon Rabu (3/12/2025), sebagai langkah strategis dalam optimalisasi pemanfaatan aset negara di kawasan pelabuhan.

Perjanjian kerja sama ini ditandatangani Kepala Kantor KSOP Cirebon Ferry Anggoro Hendianto dan Wahyu Widayat selaku Direktur Utama PT Gamatara Trans Ocean Shipyard (GTOS).

Objek sewa yang disepakati berupa tanah hasil reklamasi seluas 32.185 meter persegi, yang akan dimanfaatkan untuk pengembangan fasilitas pendukung aktivitas galangan kapal.

“Perjanjian kerja sama ini merupakan periode kedua untuk objek sewa lahan dimaksud,” tutur Ferry.

Dia menegaskan, kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen KSOP Cirebon dalam meningkatkan efisiensi serta optimalisasi pemanfaatan aset negara.

“Penandatanganan hari ini merupakan wujud tanggung jawab kami untuk memastikan aset negara dapat dimanfaatkan secara produktif dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” ungkapnya.

Ferry juga mengatakan kerja sama ini juga memberikan kontribusi langsung terhadap negara melalui peningkatan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari sektor kepelabuhanan.

“Dengan adanya kerja sama sewa lahan ini, negara memeroleh pemasukan PNBP yang signifikan. Ini bentuk kontribusi nyata sektor maritim dalam mendukung pendapatan negara,” ujarnya.

Selain manfaat finansial, kemitraan ini dinilai dapat memperkuat hubungan antara pemerintah dan pihak swasta, khususnya dalam pengembangan infrastruktur maritim.

“Kami percaya bahwa kolaborasi seperti ini adalah kunci percepatan pembangunan pelabuhan. Pemerintah dan swasta harus berperan bersama untuk menciptakan ekosistem maritim yang kompetitif,” kata Ferry.

Dia juga menekankan pentingnya keberlanjutan kerja sama dan dampaknya terhadap perkembangan industri pelayaran dan logistik di wilayah Cirebon.

“KSOP Cirebon selalu membuka ruang bagi investasi strategis yang sejalan dengan visi pembangunan maritim nasional. Semoga kerja sama ini menjadi langkah awal untuk pengembangan lebih besar di masa mendatang,” tutupnya. (omy)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Bergerak Bersama, KMP Ile Labalekan ASDP Turut Antarkan Bantuan untuk Pulihkan NTT

16 Agustus 2026 - 18:25 WIB

Hendak Kirim Bantuan bagi Korban Gempa NTT dengan Kapal? PELNI Bebaskan Biaya Kirim

16 Agustus 2026 - 13:51 WIB

Gempa NTT, Ketahanan Transportasi Antarpulau menjadi Tantangan

15 Agustus 2026 - 22:04 WIB

Pascagempa NTT, Kemenhub Pastikan  Kondisi Infrastruktur Pelabuhan

15 Agustus 2026 - 20:34 WIB

Pascagempa Flores, ASDP Perkuat Keselamatan Kapal dan Pelabuhan

15 Agustus 2026 - 19:03 WIB

Pascagempa NTT, PELNI Pastikan Kapal di Maumere Tetap Operasional

15 Agustus 2026 - 12:56 WIB

Pascagempa di NTT, Menhub Dudy Pastikan Keselamatan dan Kelancaran Operasional Transportasi dan Sarpras

15 Agustus 2026 - 12:05 WIB

KM Bunda Maria Kandas di Perairan Paceda, Seluruh Penumpang Selamat dan Berhasil Dievakuasi

15 Agustus 2026 - 08:02 WIB

PTP Nonpetikemas Edukasi Perkuat Budaya Safety Driving di Terminal Kijing

15 Agustus 2026 - 07:34 WIB

PELNI dan Jamdatun Kembali Perkuat Sinergi

14 Agustus 2026 - 17:15 WIB

Trending di ANJUNGAN