Menu

Mode Gelap
Anggota DPR RI Fraksi NasDem Rachmat Gobel Meninggal Dunia di Usia 63 Tahun Sengkarut 4 Blok Lahan Kosong Negara di Kemayoran: Ketegasan Negara Menghilang? Pasar K-Culture Melejit, Destinasi Baru Incar Cuan di Jakarta Sabet Penghargaan, Model 3R mGanik Jadi Terobosan Kebuntuan Diabetes Tipe 2 Pasar Mobil 2026 Melonjak 15,9%: Toyota Bertahan, BYD Tekuk Honda TEMUAN BPK: Defisit Keuangan Membengkak, Transparansi Perjalanan Dinas Pemko Subulussalam Dipertanyakan

RAGAM

Longsor dan Banjir Belum Usai, Gempa Guncang Bener Meriah, Gunung Burni Telong Berstatus Waspada

badge-check


 Longsor dan Banjir Belum Usai, Gempa Guncang Bener Meriah, Gunung Burni Telong Berstatus Waspada Perbesar

Wartatrans.com, BENER MERIAH — Bencana alam di Kabupaten Bener Meriah, Aceh, belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Setelah longsor dan banjir yang masih menyisakan dampak di sejumlah wilayah, gempa bumi kembali mengguncang daerah tersebut pada Selasa malam, 30 Desember 2025.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa bermagnitudo 4,5 terjadi pada pukul 20.43 WIB. Pusat gempa berada sekitar 6–7 kilometer barat daya Kabupaten Bener Meriah, tepatnya di koordinat 4,73 Lintang Utara dan 96,80 Bujur Timur, dengan kedalaman 7 kilometer.

BMKG menyebut gempa tersebut tergolong dangkal sehingga getarannya dirasakan cukup kuat oleh warga Bener Meriah dan wilayah sekitarnya, termasuk Takengon, Kabupaten Aceh Tengah.

Gempa utama diikuti oleh beberapa gempa susulan dengan magnitudo lebih kecil, masing-masing sekitar M3,0, M4,0, dan M2,4, yang terjadi dalam rentang waktu berdekatan pada malam yang sama. Hingga Selasa malam, belum ada laporan resmi mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat rangkaian gempa tersebut.

Di tengah kondisi tersebut, aktivitas Gunung Api Burni Telong yang berada di Kabupaten Bener Meriah juga masih menjadi perhatian. Gunung tersebut saat ini berstatus Level II atau Waspada. Meski tidak sedang mengalami erupsi, aktivitas kegempaan di sekitar gunung api terus dipantau oleh petugas.

Belum terpantau adanya aktivitas visual signifikan seperti letusan atau semburan asap kawah. Namun, peningkatan kegempaan vulkanik dan tektonik di sekitar kawasan gunung menunjukkan dinamika yang masih aktif.

Masyarakat diimbau tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan, terutama karena wilayah Bener Meriah masih rentan akibat longsor dan banjir yang terjadi sebelumnya. BMKG dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) meminta warga hanya mengakses informasi dari sumber resmi dan menghindari penyebaran informasi yang belum terverifikasi.*** (Kamaruzzaman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Anggota DPR RI Fraksi NasDem Rachmat Gobel Meninggal Dunia di Usia 63 Tahun

10 Juli 2026 - 09:27 WIB

Sengkarut 4 Blok Lahan Kosong Negara di Kemayoran: Ketegasan Negara Menghilang?

10 Juli 2026 - 09:11 WIB

Pasar K-Culture Melejit, Destinasi Baru Incar Cuan di Jakarta

10 Juli 2026 - 04:10 WIB

Sabet Penghargaan, Model 3R mGanik Jadi Terobosan Kebuntuan Diabetes Tipe 2

10 Juli 2026 - 04:05 WIB

TEMUAN BPK: Defisit Keuangan Membengkak, Transparansi Perjalanan Dinas Pemko Subulussalam Dipertanyakan

10 Juli 2026 - 03:56 WIB

Tindak Lanjut MoU, Tani Merdeka Indonesia Aceh Tengah dan PT Bio Energy Rimba Perkuat Pendampingan Petani

10 Juli 2026 - 03:44 WIB

Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Salurkan 235 Paket Sembako bagi Masyarakat Kecamatan Koja

9 Juli 2026 - 20:30 WIB

KKP Lepasliarkan 21 Penyu Hijau Hasil Gagalkan Penyelundupan ke Perairan Bali

9 Juli 2026 - 16:27 WIB

Megaproyek PSEL Bali Rp3 Triliun Resmi Dimulai, Pemerintah Klaim Mampu Ubah Sampah Jadi Energi Listrik

9 Juli 2026 - 14:16 WIB

Serap Aspirasi Peserta DPM, Poltekpel Surabaya Gelar Forum Konsultasi Publik

9 Juli 2026 - 13:08 WIB

Trending di RAGAM