Menu

Mode Gelap
Kapal Perintis: Primadona Transportasi di Indonesia Timur KAI Commuter Integrasikan Stasiun Karet-BNI City mulai 1 September Pengguna Capai 242,9 Juta, KAI Commuter Perkuat Integrasi Stasiun dan Antarmoda Pelayanan dengan Hati Bawa Prama KAI Services Iwan Kurniawan Raih SPARK Agustus 2026 13 Hari Hilang di Laut, Awak KM El Malika Ditemukan Selamat di Palau ASDP Perkuat Kesiapsiagaan ABK Portlink II Hadapi Keadaan Darurat

RAGAM

Longsor dan Banjir Belum Usai, Gempa Guncang Bener Meriah, Gunung Burni Telong Berstatus Waspada

badge-check


 Longsor dan Banjir Belum Usai, Gempa Guncang Bener Meriah, Gunung Burni Telong Berstatus Waspada Perbesar

Wartatrans.com, BENER MERIAH — Bencana alam di Kabupaten Bener Meriah, Aceh, belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Setelah longsor dan banjir yang masih menyisakan dampak di sejumlah wilayah, gempa bumi kembali mengguncang daerah tersebut pada Selasa malam, 30 Desember 2025.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa bermagnitudo 4,5 terjadi pada pukul 20.43 WIB. Pusat gempa berada sekitar 6–7 kilometer barat daya Kabupaten Bener Meriah, tepatnya di koordinat 4,73 Lintang Utara dan 96,80 Bujur Timur, dengan kedalaman 7 kilometer.

BMKG menyebut gempa tersebut tergolong dangkal sehingga getarannya dirasakan cukup kuat oleh warga Bener Meriah dan wilayah sekitarnya, termasuk Takengon, Kabupaten Aceh Tengah.

Gempa utama diikuti oleh beberapa gempa susulan dengan magnitudo lebih kecil, masing-masing sekitar M3,0, M4,0, dan M2,4, yang terjadi dalam rentang waktu berdekatan pada malam yang sama. Hingga Selasa malam, belum ada laporan resmi mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat rangkaian gempa tersebut.

Di tengah kondisi tersebut, aktivitas Gunung Api Burni Telong yang berada di Kabupaten Bener Meriah juga masih menjadi perhatian. Gunung tersebut saat ini berstatus Level II atau Waspada. Meski tidak sedang mengalami erupsi, aktivitas kegempaan di sekitar gunung api terus dipantau oleh petugas.

Belum terpantau adanya aktivitas visual signifikan seperti letusan atau semburan asap kawah. Namun, peningkatan kegempaan vulkanik dan tektonik di sekitar kawasan gunung menunjukkan dinamika yang masih aktif.

Masyarakat diimbau tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan, terutama karena wilayah Bener Meriah masih rentan akibat longsor dan banjir yang terjadi sebelumnya. BMKG dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) meminta warga hanya mengakses informasi dari sumber resmi dan menghindari penyebaran informasi yang belum terverifikasi.*** (Kamaruzzaman)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

13 Hari Hilang di Laut, Awak KM El Malika Ditemukan Selamat di Palau

31 Agustus 2026 - 20:00 WIB

Pelindo, KSOP, dan Pelni Kolaborasi Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana di NTT

31 Agustus 2026 - 17:48 WIB

FIFGROUP Raih Indonesia Best Multifinance Awards 2026

31 Agustus 2026 - 17:41 WIB

Pelindo Regional 2 Bersama BNN Jakarta Utara Dorong Pelajar SMAN 80 Jakarta Jadi Generasi Bersih Narkoba

31 Agustus 2026 - 17:37 WIB

Uji Coba Optimalisasi EAZI di TPK Berlian Berhasil Pangkas Waktu Pergantian Kapal Menjadi 29 Menit

31 Agustus 2026 - 17:31 WIB

Gandeng Berbagai Pihak, PSM Dorong Pemulihan dan Kebangkitan Pascabencana NTT

31 Agustus 2026 - 17:22 WIB

Program IPCC GEMBIRA Beri Dampak Nyata, IPCC Raih InvestorTrust CSR Awards 2026

31 Agustus 2026 - 10:24 WIB

Meriahkan HUT RI, Pelindo Jasa Maritim Beri Penghargaan kepada Kelurahan Tabaringan

31 Agustus 2026 - 10:17 WIB

PNJ Bekali Pelaku Usaha Kota Depok dengan Pelatihan Basic Warehouse Operation

31 Agustus 2026 - 09:21 WIB

Ada Apa Gerangan? Pemikir Revolusioner Tentang Aceh Berdiskusi dan Berekspresi di Halaman Jeda

31 Agustus 2026 - 08:08 WIB

Trending di RAGAM