Menu ✖

Mode Gelap
Hadir di Interferry Conference 2026, ASDP Beberkan Transformasi Penyeberangan Indonesia  AirNav Bersama FAA ATO Bahas Modernisasi Pengelolaan Lalu Lintas Udara Partai Demokrat Mengecam Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Perkuat Rantai Pasokan Beras, PELNI Resmikan Program Desa Mandiri di Klaten Langkah Strategis Polres Fakfak Meretas Problematika Pengangguran Daerah Jokowi Hadir di Persidangan Kasus Ijazah, Bersaksi di Hadapan Majelis Hakim

RAGAM

Longsor dan Banjir Belum Usai, Gempa Guncang Bener Meriah, Gunung Burni Telong Berstatus Waspada

badge-check


 Longsor dan Banjir Belum Usai, Gempa Guncang Bener Meriah, Gunung Burni Telong Berstatus Waspada Perbesar

Wartatrans.com, BENER MERIAH — Bencana alam di Kabupaten Bener Meriah, Aceh, belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Setelah longsor dan banjir yang masih menyisakan dampak di sejumlah wilayah, gempa bumi kembali mengguncang daerah tersebut pada Selasa malam, 30 Desember 2025.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa bermagnitudo 4,5 terjadi pada pukul 20.43 WIB. Pusat gempa berada sekitar 6–7 kilometer barat daya Kabupaten Bener Meriah, tepatnya di koordinat 4,73 Lintang Utara dan 96,80 Bujur Timur, dengan kedalaman 7 kilometer.

BMKG menyebut gempa tersebut tergolong dangkal sehingga getarannya dirasakan cukup kuat oleh warga Bener Meriah dan wilayah sekitarnya, termasuk Takengon, Kabupaten Aceh Tengah.

Gempa utama diikuti oleh beberapa gempa susulan dengan magnitudo lebih kecil, masing-masing sekitar M3,0, M4,0, dan M2,4, yang terjadi dalam rentang waktu berdekatan pada malam yang sama. Hingga Selasa malam, belum ada laporan resmi mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat rangkaian gempa tersebut.

Di tengah kondisi tersebut, aktivitas Gunung Api Burni Telong yang berada di Kabupaten Bener Meriah juga masih menjadi perhatian. Gunung tersebut saat ini berstatus Level II atau Waspada. Meski tidak sedang mengalami erupsi, aktivitas kegempaan di sekitar gunung api terus dipantau oleh petugas.

Belum terpantau adanya aktivitas visual signifikan seperti letusan atau semburan asap kawah. Namun, peningkatan kegempaan vulkanik dan tektonik di sekitar kawasan gunung menunjukkan dinamika yang masih aktif.

Masyarakat diimbau tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan, terutama karena wilayah Bener Meriah masih rentan akibat longsor dan banjir yang terjadi sebelumnya. BMKG dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) meminta warga hanya mengakses informasi dari sumber resmi dan menghindari penyebaran informasi yang belum terverifikasi.*** (Kamaruzzaman)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Langkah Strategis Polres Fakfak Meretas Problematika Pengangguran Daerah

5 November 2026 - 14:44 WIB

H. Fikri Hudi Oktiarwan Gelar Pendidikan Politik dan Sosialisasi Kebangsaan di Desa Jabon, Parung

5 November 2026 - 12:44 WIB

KAI Services Terapkan Smart Cleaning, Kebersihan Stasiun Didukung Mesin Modern

5 November 2026 - 10:10 WIB

Catatan M. Mujiburrohman: Prabowo Akrobat Politik –  Ketika Oligarki Mulai Kehilangan Kendali

4 November 2026 - 21:56 WIB

KKP Gelar Puncak Bulan Bakti Kelautan dan Perikanan di 27 Titik Indonesia

4 November 2026 - 21:19 WIB

Borong Empat Penghargaan, Terminal Teluk Lamong Perkuat Komitmen terhadap Tanggung Jawab Sosial

4 November 2026 - 20:23 WIB

IPCC Tegaskan Komitmen Jaga Kinerja dan Perkuat Kepercayaan Investor Menuju 2027

4 November 2026 - 19:13 WIB

Catatan Iwan Piliang: SIGITGATE – Ketika Penyadapan Diduga Menyeret Kekuasaan ke Jurang Skandal

4 November 2026 - 18:10 WIB

Siapa Tuannya Listyo Sigit yang Sebenarnya?

4 November 2026 - 15:47 WIB

Mahasiswa Pascasarjana IAIN Takengon Pelajari Sejarah dan Kebudayaan Gayo Langsung di Situs Loyang Ceruk Mendale

4 November 2026 - 12:24 WIB

Trending di RAGAM