Menu

Mode Gelap
KA Batara Kresna Jadi Pilihan Wisata Akhir Pekan dari Solo ke Wonogiri, Tarif Rp4.000 KAI Wisata Gandeng Jakarta Infrastruktur Propertindo, Hadirkan Integrasi Transportasi Wisata dan Media Iklan Digital Meningkat, Pengguna Commuter Line Jabodetabek Tembus 86,8 Juta pada Triwulan I 2026 Dica Melo Sukses Sebagai Brand Ambassador, Kembali Dikontrak Meinl. Jumat Berkah di Tanjung Priok: Wujud Kepedulian Polri Pererat Silaturahmi dengan Masyarakat KA Blora Jaya Tumbuh 72,76% pada Triwulan I 2026, Perjalanan yang Menghubungkan Harapan Banyak Masyarakat

RAGAM

Longsor dan Banjir Belum Usai, Gempa Guncang Bener Meriah, Gunung Burni Telong Berstatus Waspada

badge-check


 Longsor dan Banjir Belum Usai, Gempa Guncang Bener Meriah, Gunung Burni Telong Berstatus Waspada Perbesar

Wartatrans.com, BENER MERIAH — Bencana alam di Kabupaten Bener Meriah, Aceh, belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Setelah longsor dan banjir yang masih menyisakan dampak di sejumlah wilayah, gempa bumi kembali mengguncang daerah tersebut pada Selasa malam, 30 Desember 2025.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa bermagnitudo 4,5 terjadi pada pukul 20.43 WIB. Pusat gempa berada sekitar 6–7 kilometer barat daya Kabupaten Bener Meriah, tepatnya di koordinat 4,73 Lintang Utara dan 96,80 Bujur Timur, dengan kedalaman 7 kilometer.

BMKG menyebut gempa tersebut tergolong dangkal sehingga getarannya dirasakan cukup kuat oleh warga Bener Meriah dan wilayah sekitarnya, termasuk Takengon, Kabupaten Aceh Tengah.

Gempa utama diikuti oleh beberapa gempa susulan dengan magnitudo lebih kecil, masing-masing sekitar M3,0, M4,0, dan M2,4, yang terjadi dalam rentang waktu berdekatan pada malam yang sama. Hingga Selasa malam, belum ada laporan resmi mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat rangkaian gempa tersebut.

Di tengah kondisi tersebut, aktivitas Gunung Api Burni Telong yang berada di Kabupaten Bener Meriah juga masih menjadi perhatian. Gunung tersebut saat ini berstatus Level II atau Waspada. Meski tidak sedang mengalami erupsi, aktivitas kegempaan di sekitar gunung api terus dipantau oleh petugas.

Belum terpantau adanya aktivitas visual signifikan seperti letusan atau semburan asap kawah. Namun, peningkatan kegempaan vulkanik dan tektonik di sekitar kawasan gunung menunjukkan dinamika yang masih aktif.

Masyarakat diimbau tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan, terutama karena wilayah Bener Meriah masih rentan akibat longsor dan banjir yang terjadi sebelumnya. BMKG dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) meminta warga hanya mengakses informasi dari sumber resmi dan menghindari penyebaran informasi yang belum terverifikasi.*** (Kamaruzzaman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

FIFASTRA Raih Silver WOW Brand 2026 Kategori Motorcycle Leasing

17 April 2026 - 14:49 WIB

Maret 2026, IPC TPK Jambi Catat Pertumbuhan Arus Peti Kemas 22,5 Persen

17 April 2026 - 14:10 WIB

360 PPIH Daker Madinah Siap Sukseskan Haji 2026

17 April 2026 - 12:15 WIB

Panen Melimpah Pasca Bencana, Petani Kopi Gayo Kekurangan Buruh Petik

17 April 2026 - 11:31 WIB

Bersama Rumah Aksara, Guru SMA Asah Kompetensi Menulis di Perpustakaan Bogor

17 April 2026 - 11:04 WIB

Pemulihan Pascabencana Aceh Didorong Terintegrasi, Dana Rp 824,8 Miliar Disiapkan

16 April 2026 - 20:01 WIB

Tokoh Pemuda Aceh di Jakarta Soroti Lambannya Penanganan Bencana

16 April 2026 - 18:39 WIB

Kajati Sulteng Kunker ke Tolitoli, Resmikan Mess Kejari Hasil Hibah Pemda

16 April 2026 - 16:40 WIB

HBH Seusama Jadi Momentum Penggalangan Dana Balai Pengajian, Kegiatan Digelar di Jakarta dan Aceh

16 April 2026 - 14:09 WIB

SEUSAMA Gelar Halal Bihalal dan Mulai Pembangunan Balai Pengajian di Aceh Utara

16 April 2026 - 11:35 WIB

Trending di RAGAM