Menu

Mode Gelap
Warga Tangse Masuk Hutan Lindung, Cari Pelaku Tambang Ilegal Penyebab Banjir Bandang Penyeberangan Merak–Bakauheni Terpantau Aman dan Lancar, Cuaca Bersahabat Kembang Api di Jembatan Esplanade, Singapura: Harapan Baru Menyambut 2026 Presiden Tinjau Huntara Aceh Tamiang, Tegaskan Komitmen Pemerintah Tangani Dampak Bencana Sanggar Seni Surawisesa Gelar Diskusi Nasab Leluhur Awali Tahun 2026 KA Bandara Adi Soemarmo Catat Okupansi 129 Persen Selama Nataru, jadi Pilihan Utama Masyarakat Madiun

ANJUNGAN

Penyeberangan Merak–Bakauheni Terpantau Aman dan Lancar, Cuaca Bersahabat

badge-check


					Penumpang kapal penyeberangan Perbesar

Penumpang kapal penyeberangan

Wartatrans.com, MERAK – Pergantian tahun selalu menjadi momen krusial bagi konektivitas antarpulau.

Di Pelabuhan Merak, awal Tahun Baru 2026 dibuka dengan ritme layanan yang tetap terjaga. Di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat pasca-libur, PT ASDP Indonesia Ferry memastikan aktivitas penyeberangan Jawa–Sumatera berjalan normal, aman, dan lancar, seiring kondisi cuaca yang relatif bersahabat.

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo mengatakan, hingga Kamis sore (1/1/2205), operasional di Pelabuhan Merak berada dalam kendali.

“Layanan penyeberangan dari Jawa menuju Sumatera terpantau aman dan lancar. Kondisi cuaca juga mendukung aktivitas pelayaran di awal Tahun Baru 2026,” tuturnya.

Menurutnya, kesiapsiagaan armada dan petugas menjadi fondasi utama agar arus penyeberangan tetap tertata.

Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), cuaca di kawasan Pelabuhan Merak pada Kamis (1/1) terpantau hujan ringan dengan kecepatan angin sekitar 11 knot mengarah ke barat daya.

Jarak pandang mencapai hingga 10 kilometer, dan kondisi ini diperkirakan berlangsung sampai tengah malam.

Secara umum, situasi tersebut masih dinilai aman untuk mendukung operasional penyeberangan ferry lintas Jawa–Sumatera.

“Meski cuaca mendukung, ASDP tetap mengedepankan aspek keselamatan dan mengimbau pengguna jasa untuk terus mewaspadai potensi cuaca ekstrem yang diprediksikan terjadi hingga Maret mendatang,” ungkap dia.

Keselamatan tetap menjadi prioritas utama. Koordinasi dan pemantauan cuaca bersama BMKG dilakukan secara berkelanjutan.

Bila terjadi cuaca buruk dan tidak memungkinkan kapal berlayar, jadwal keberangkatan akan disesuaikan.

BMKG juga mengingatkan potensi curah hujan di wilayah Banten dan Lampung yang diprediksi dominan berada pada kategori menengah, yakni 50–150 mm per dasarian.

“Informasi ini menjadi dasar penguatan langkah antisipatif ASDP, mulai dari pengaturan jadwal operasional, kesiapan kapal, hingga penempatan personel di lapangan guna memastikan keselamatan pelayaran tetap terjaga,” imbuh Heru.

Berdasarkan data Posko Merak (Pelabuhan Merak, Ciwandan, BBJ Bojonegara) selama 24 jam (periode 31 Desember pukul 00.00 hingga pukul 23.59 WIB) atau H+6, tercatat jumlah trip yang beroperasi sebanyak 115 trip.

Adapun realisasi total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera melalui Pelabuhan Merak, Ciwandan, BBJ Bojonegara pada H+6 mencapai 29.397 orang atau turun 10,3% dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 32.784 orang.

Tercatat kendaraan roda empat mencapai 3.472 unit atau turun 3,3% dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 3.590 unit.

Total seluruh kendaraan tercatat 6.868 unit yang telah menyeberang dari Jawa ke Sumatera dari Pelabuhan Merak, Ciwandan, BBJ Bojonegara pada H+6 atau turun 21,2% dibandingkan realisasi periode dengan tahun lalu sebanyak 8.712 unit.

Sedangkan total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera dari Pelabuhan Merak, Ciwandan, BBJ Bojonegara mulai dari H-10 sampai H+6 tercatat 619.808 orang atau naik 3,2% dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 600.463 orang.

Untuk total kendaraan yang telah menyeberang tercatat 137.203 unit atau turun 6,3% dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 146.499 unit.

GM ASDP Cabang Merak Umar Imran Batubara mengungkapkan, meski terjadi peningkatan arus, kapasitas pelabuhan dan kapal masih memadai. Pelabuhan Merak memiliki kapasitas hingga 6.919 unit kendaraan kecil, sementara kapasitas angkut kapal per hari mampu mencapai 31.986 unit kendaraan kecil.

“Dengan dukungan tersebut, ASDP optimistis layanan penyeberangan tetap mampu mengakomodasi kebutuhan masyarakat secara aman, tertib, dan nyaman,” ujarnya.

Melalui kesiapan operasional, pemantauan cuaca berkelanjutan, serta sinergi lintas pemangku kepentingan, ASDP menegaskan komitmennya menjaga kelancaran penyeberangan di awal tahun. Di tengah dinamika mobilitas nasional, pelabuhan tetap menjadi simpul kepercayaan publik—menghubungkan perjalanan dengan rasa aman dan kepastian layanan. (omy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pelindo Berbagi Kasih di Akhir Tahun, Santuni 150 Anak Yatim Piatu di Kota Makassar

1 Januari 2026 - 18:14 WIB

Arus Balik Libur Nataru Dimulai, ASDP Siaga di Lintasan Utama

1 Januari 2026 - 18:05 WIB

Hadiah Tahun Baru 2026, Klinik Utama SMM Raih Akreditasi Paripurna dari Kemenkes

1 Januari 2026 - 17:51 WIB

Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Jaga Stabilitas Arus Kapal dan Barang Sepanjang 2025 di Tengah Tantangan Logistik

1 Januari 2026 - 17:47 WIB

Ini Pesan Kemenhub Usai Teken Kerja Sama Terpadu Pelayaran Perintis dan PSO 2026

1 Januari 2026 - 17:10 WIB

Trending di ANJUNGAN