Menu

Mode Gelap
Komunitas Seni Kuflet Gelar Tur Literasi Sumatera di Jambi, Sasar Kampus hingga Komunitas INDOSIAR Luncurkan “Band Academy”, Upaya Hidupkan Kembali Era Musik Band Indonesia Rayakan Liburan dengan Perjalanan Hemat, DAMRI Hadirkan Promo “Twin Date 4.4 Kelola 196 Ribu Penumpang, Pelindo Regional 2 Pastikan Kelancaran Arus Lebaran 2026 KAI Daop 7 Madiun Layani 492 Ribu Pelanggan Selama Angkutan Lebaran 2026 Awal Libur Panjang Paskah, Volume Penumpang Kereta Api Tembus 183 Ribu

ANJUNGAN

Penyeberangan Merak–Bakauheni Terpantau Aman dan Lancar, Cuaca Bersahabat

badge-check


 Penumpang kapal penyeberangan Perbesar

Penumpang kapal penyeberangan

Wartatrans.com, MERAK – Pergantian tahun selalu menjadi momen krusial bagi konektivitas antarpulau.

Di Pelabuhan Merak, awal Tahun Baru 2026 dibuka dengan ritme layanan yang tetap terjaga. Di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat pasca-libur, PT ASDP Indonesia Ferry memastikan aktivitas penyeberangan Jawa–Sumatera berjalan normal, aman, dan lancar, seiring kondisi cuaca yang relatif bersahabat.

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo mengatakan, hingga Kamis sore (1/1/2205), operasional di Pelabuhan Merak berada dalam kendali.

“Layanan penyeberangan dari Jawa menuju Sumatera terpantau aman dan lancar. Kondisi cuaca juga mendukung aktivitas pelayaran di awal Tahun Baru 2026,” tuturnya.

Menurutnya, kesiapsiagaan armada dan petugas menjadi fondasi utama agar arus penyeberangan tetap tertata.

Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), cuaca di kawasan Pelabuhan Merak pada Kamis (1/1) terpantau hujan ringan dengan kecepatan angin sekitar 11 knot mengarah ke barat daya.

Jarak pandang mencapai hingga 10 kilometer, dan kondisi ini diperkirakan berlangsung sampai tengah malam.

Secara umum, situasi tersebut masih dinilai aman untuk mendukung operasional penyeberangan ferry lintas Jawa–Sumatera.

“Meski cuaca mendukung, ASDP tetap mengedepankan aspek keselamatan dan mengimbau pengguna jasa untuk terus mewaspadai potensi cuaca ekstrem yang diprediksikan terjadi hingga Maret mendatang,” ungkap dia.

Keselamatan tetap menjadi prioritas utama. Koordinasi dan pemantauan cuaca bersama BMKG dilakukan secara berkelanjutan.

Bila terjadi cuaca buruk dan tidak memungkinkan kapal berlayar, jadwal keberangkatan akan disesuaikan.

BMKG juga mengingatkan potensi curah hujan di wilayah Banten dan Lampung yang diprediksi dominan berada pada kategori menengah, yakni 50–150 mm per dasarian.

“Informasi ini menjadi dasar penguatan langkah antisipatif ASDP, mulai dari pengaturan jadwal operasional, kesiapan kapal, hingga penempatan personel di lapangan guna memastikan keselamatan pelayaran tetap terjaga,” imbuh Heru.

Berdasarkan data Posko Merak (Pelabuhan Merak, Ciwandan, BBJ Bojonegara) selama 24 jam (periode 31 Desember pukul 00.00 hingga pukul 23.59 WIB) atau H+6, tercatat jumlah trip yang beroperasi sebanyak 115 trip.

Adapun realisasi total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera melalui Pelabuhan Merak, Ciwandan, BBJ Bojonegara pada H+6 mencapai 29.397 orang atau turun 10,3% dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 32.784 orang.

Tercatat kendaraan roda empat mencapai 3.472 unit atau turun 3,3% dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 3.590 unit.

Total seluruh kendaraan tercatat 6.868 unit yang telah menyeberang dari Jawa ke Sumatera dari Pelabuhan Merak, Ciwandan, BBJ Bojonegara pada H+6 atau turun 21,2% dibandingkan realisasi periode dengan tahun lalu sebanyak 8.712 unit.

Sedangkan total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera dari Pelabuhan Merak, Ciwandan, BBJ Bojonegara mulai dari H-10 sampai H+6 tercatat 619.808 orang atau naik 3,2% dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 600.463 orang.

Untuk total kendaraan yang telah menyeberang tercatat 137.203 unit atau turun 6,3% dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 146.499 unit.

GM ASDP Cabang Merak Umar Imran Batubara mengungkapkan, meski terjadi peningkatan arus, kapasitas pelabuhan dan kapal masih memadai. Pelabuhan Merak memiliki kapasitas hingga 6.919 unit kendaraan kecil, sementara kapasitas angkut kapal per hari mampu mencapai 31.986 unit kendaraan kecil.

“Dengan dukungan tersebut, ASDP optimistis layanan penyeberangan tetap mampu mengakomodasi kebutuhan masyarakat secara aman, tertib, dan nyaman,” ujarnya.

Melalui kesiapan operasional, pemantauan cuaca berkelanjutan, serta sinergi lintas pemangku kepentingan, ASDP menegaskan komitmennya menjaga kelancaran penyeberangan di awal tahun. Di tengah dinamika mobilitas nasional, pelabuhan tetap menjadi simpul kepercayaan publik—menghubungkan perjalanan dengan rasa aman dan kepastian layanan. (omy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kelola 196 Ribu Penumpang, Pelindo Regional 2 Pastikan Kelancaran Arus Lebaran 2026

2 April 2026 - 23:02 WIB

Pascagempa 7,6 SR, TPK Bitung dan TPK Ternate Beroperasi Kembali

2 April 2026 - 19:25 WIB

Gempa Bitung dan Ternate, ASDP Pastikan Layanan Penyeberangan Tetap Aman Terkendali

2 April 2026 - 18:41 WIB

KSOP Muara Angke Catat Keberhasilan Angkutan Laut Lebaran 2026, Lebih dari 27 Ribu Penumpang Terlayani

2 April 2026 - 17:12 WIB

Pengaturan Gate Pass Terkoordinasi dan Terukur, Arus Barang di Pelabuhan Tanjung Priok Tetap Lancar

2 April 2026 - 16:45 WIB

Siaga Libur Paskah, Layanan ASDP Rute Hunimua–Waipirit  Beroperasi 24 Jam

2 April 2026 - 15:45 WIB

Pelindo Regional 4 Layani 758.000 Penumpang Selama Lebaran 2026, Naik 10,41% YoY

2 April 2026 - 09:10 WIB

Mengenal Klinik Apung Said Tuhuleley Muhammadiyah, Kapal Yacht yang Disulap Jadi Rumah Sakit untuk Warga Pelosok

1 April 2026 - 14:51 WIB

Pangkalan PLP Kelas I Tanjung Priok Gelar Upacara Penutupan Posko Angkutan Lebaran 2026 dan Halal Bihalal

1 April 2026 - 10:03 WIB

KSOP Patimban dan Yokohama City Teken MoU Bidang Kepelabuhanan

31 Maret 2026 - 19:11 WIB

Trending di ANJUNGAN