Menu

Mode Gelap
ABS Kembali Dikukuhkan Sebagai Orang Nomor 1 di -DPC PPP Kota Langsa Suroto Ketua RW 06 Cengbar Jakbar, Si “Ketua RW Viral” yang Peduli Warga 24 Jam dan Siap Jalani Program Gubernur DKI Afternoon Coffee KSOP Muara Angke, Bahas Manifest, Kespel, dan Kesiapsiagaan Darurat Ultrajaya dan Frisian Flag Bersatu, Peta Susu RI Berubah Jakarta-New York: Diplomasi Kota, Transportasi, dan Rp5,2 Triliun Akses Utama Pemkab Fakfak Ditutup Tanpa Alasan Jelas, Pelayanan Publik Dipertanyakan

ANJUNGAN

Perdana! Pelabuhan Patimban Layani Impor Peti Kemas Asal Singapura

badge-check


 Suasana di Pelabuhan Patimban Perbesar

Suasana di Pelabuhan Patimban

Wartatrans.com, PATIMBAN – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Patimban mencatat impor peti kemas perdana melalui kunjungan MV. MSC CARLA III di Terminal Peti Kemas Pelabuhan Patimban, pekan ini.

Momentum tersebut melengkapi capaian ekspor peti kemas internasional perdana yang telah terlaksana pada pekan sebelumnya, sehingga Pelabuhan Patimban telah semakin siap untuk melayani ekspor dan impor peti kemas secara reguler sebagai bagian dari pengembangan konektivitas logistik Indonesia dengan jaringan pelayaran internasional.

MV. MSC CARLA III sandar (Actual Time Berthing/ATB) di Terminal Peti Kemas Pelabuhan Patimban, Ahad (19/7/2026) pukul 02.06 WIB dari Singapura dan menyelesaikan kegiatan bongkar muat, Selasa (21/7/2026) pukul 11.42 WIB.

“Lalu, kapal melanjutkan pelayaran menuju Pasir Gudang (Malaysia), Laem Chabang (Thailand), Shanghai, dan Ningbo (Tiongkok) sebagai bagian dari layanan reguler Enhanced Seahorse Service,” jelas Kepala Kantor KSOP Kelas II Patimban, Mohd. Arief Agustian.

Pada kunjungan tersebut, bongkar muat mencapai 1.632 TEUs, yang terdiri atas 1.248 TEUs muatan ekspor dan 384 TEUs muatan impor.

Dari sisi satuan peti kemas, kegiatan ekspor tercatat sebanyak 624 box, terdiri atas 208 box peti kemas isi dan 416 box peti kemas kosong, sedangkan impor sebanyak 192 box, yang seluruhnya merupakan peti kemas isi.

Komoditas impor yang dibongkar pada kunjungan tersebut kata dia, berupa komponen kendaraan BYD yang selanjutnya didistribusikan menuju pabrik BYD di Kabupaten Subang, Jawa Barat.

“Kehadiran layanan impor ini diharapkan semakin mendukung kelancaran rantai pasok sektor industri serta memperkuat peran Pelabuhan Patimban dalam melayani kebutuhan logistik kawasan industri di Jawa Barat,” ungkapnya.

Sementara itu, komoditas ekspor yang dimuat melalui Pelabuhan Patimban pada kunjungan ini berupa bahan baku kertas, yang dipasarkan ke berbagai negara tujuan melalui jaringan pelayaran internasional Mediterranean Shipping Company (MSC).

Hal tersebut menunjukkan bahwa Pelabuhan Patimban tidak hanya menjadi pintu keluar komoditas ekspor nasional, tetapi juga mulai berperan sebagai pintu masuk bahan baku industri melalui layanan pelayaran internasional yang terjadwal secara reguler.

Rangkaian layanan tersebut semakin memperkuat posisi Pelabuhan Patimban sebagai bagian dari jaringan pelayaran internasional di kawasan Asia.

Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa Pelabuhan Patimban telah semakin siap untuk melayani ekspor dan impor, sehingga diharapkan mampu memberikan alternatif layanan logistik bagi dunia usaha sekaligus mendukung pengembangan kawasan industri di wilayah Jawa Barat dan sekitarnya.

Arief menyampaikan, berkembangnya layanan peti kemas internasional, langkah penting dalam penguatan fungsi Pelabuhan Patimban sebagai salah satu simpul logistik nasional.

“Impor peti kemas internasional perdana melengkapi layanan ekspor yang telah dimulai pada pekan sebelumnya. Hal ini menunjukkan bahwa Pelabuhan Patimban telah semakin siap untuk melayani ekspor dan impor, sehingga diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif gerbang logistik internasional yang mendukung pertumbuhan industri, investasi, dan perekonomian nasional,” ujarnya.

Dengan semakin berkembangnya layanan pelayaran internasional tersebut, Pelabuhan Patimban diharapkan terus memperkuat perannya dalam mendukung kelancaran perdagangan internasional, memperluas pilihan rantai pasok nasional, serta menyediakan alternatif layanan logistik yang andal bagi dunia usaha dan kawasan industri di Indonesia. (omy)

Baca Lainnya

Personel ASDP Lintas Cabang Ikuti Sertifikasi Kesiapsiagaan Darurat

21 September 2026 - 16:41 WIB

SCI Gelar IEO 2027, Bahas Proyeksi Pertumbuhan Transportasi dan Pergudangan

21 September 2026 - 14:37 WIB

Tata Terminal LNG Benoa, Pelindo Multi Terminal Dukung Ketahanan Energi di Bali

21 September 2026 - 10:52 WIB

Melalui Pertukaran Data ADS-B, AirNav dan CAAS Perkuat Layanan Lintas FIR

21 September 2026 - 10:41 WIB

Penyebab Kecelakaan Virgo Transport 8 Perlu Dibuktikan Secara Menyeluruh

21 September 2026 - 10:12 WIB

Menuju Go Live, Pelindo Solusi Digital Gandeng ASDEKI Perkuat Integrasi Layanan Digital Pelabuhan dan Hinterland

21 September 2026 - 09:46 WIB

Perkuat Tata Kelola & Kepatuhan, PT Federal International Finance Raih Sertifikasi ISO 37301:2021

21 September 2026 - 09:39 WIB

PELNI Gelar Fleet Safety Excellence Award 2026

20 September 2026 - 16:42 WIB

Kemenhub Perkuat Kesiapan Awak Kapal PELNI Hadapi Situasi Darurat

20 September 2026 - 16:34 WIB

Kinerja 2025 Moncer, Pelindo Naik 3 Peringkat di Fortune Indonesia 100

20 September 2026 - 13:49 WIB

Trending di ANJUNGAN