Menu

Mode Gelap
Pergi ke Kebun, Pulang Rumah Tinggal Abu: Kisah Pilu Keluarga Amri di Paya Tumpi HUT Jakarta Ke-499: Ancol Hingga Ragunan Gratis, Transportasi & Antrian Jadi Ujian Di Tangkai Bunga Renggali, Bendera 14 Negara Hiasi Panggung PPN XIV Takengon Insentif 50% Pajak Film DKI: Murah di Tiket, Rapuh di Layar Ketua DPP dan DPW Sulawesi Bersatu Serahkan Bantuan kepada Korban Kebakaran di Jalan Alauddin 3 Alumni SMA Muhammadiyah 6 Jakarta Angkatan ’86 Siap Gelar Reuni Akbar, Perkuat Silaturahmi dan Kepedulian Sosial

Uncategorized

Pergi ke Kebun, Pulang Rumah Tinggal Abu: Kisah Pilu Keluarga Amri di Paya Tumpi

badge-check


 Pergi ke Kebun, Pulang Rumah Tinggal Abu: Kisah Pilu Keluarga Amri di Paya Tumpi Perbesar

Wartatrans.com, TAKENGON – Musibah kebakaran kembali mengguncang warga Kampung Paya Tumpi I, Kecamatan Kebayakan, Kabupaten Aceh Tengah.

Satu unit rumah milik Amri (46) ludes dilalap si jago merah pada Minggu (21/6/2026) sekitar pukul 08.14 WIB.

Peristiwa ini menyisakan duka mendalam bagi Amri dan keluarganya. Pasalnya, beberapa menit sebelum kebakaran terjadi, Amri bersama istri dan keluarganya baru saja berangkat menuju kebun mereka di wilayah Pegasing.

Sekitar pukul 07.40 WIB, Amri meninggalkan rumah seperti hari-hari biasanya untuk bekerja di kebun. Namun, belum lama berada di perjalanan, telepon genggamnya berdering. Di seberang telepon, seorang tetangga mengabarkan bahwa api telah membakar rumahnya.

Mendengar kabar tersebut, Amri sontak terkejut dan panik. Tanpa berpikir panjang, ia langsung memutar arah untuk kembali ke rumah. Dalam perjalanan, kepanikan yang menyelimuti dirinya membuat Amri hampir menabrak seorang pengendara sepeda motor.

“Begitu mendapat telepon, saya langsung lemas. Saya tidak menyangka rumah saya terbakar. Di jalan saya hanya ingin cepat sampai,” ungkap Amri dengan nada sedih.

Namun takdir berkata lain. Saat tiba di lokasi, api sudah membesar dan melalap hampir seluruh bagian rumah. Amri hanya bisa berdiri menyaksikan rumah yang selama ini menjadi tempat berteduh bersama keluarganya habis dilahap si jago merah.

Selain menghanguskan bangunan rumah yang sebagian besar terbuat dari papan, kebakaran tersebut juga memusnahkan berbagai barang berharga milik keluarga Amri, di antaranya satu unit sepeda motor dan lima unit mesin jahit yang menjadi sumber penghasilan keluarga.

Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu sempat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun, karena bangunan rumah didominasi material kayu, kobaran api dengan cepat membesar dan sulit dikendalikan.

Petugas dari BPBD Aceh Tengah kemudian mengerahkan tiga unit armada pemadam kebakaran dan satu unit mobil tangki air ke lokasi kejadian. Setelah berjibaku selama beberapa waktu, api akhirnya berhasil dipadamkan dan tidak sampai merembet ke rumah warga lainnya.

Kepala Pelaksana BPBD Aceh Tengah, Andalika, mengatakan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Aparat juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama dengan memastikan instalasi listrik dan sumber api di rumah dalam kondisi aman.

Musibah yang menimpa keluarga Amri menjadi pengingat bahwa bencana dapat datang kapan saja dan tanpa diduga. Dalam hitungan menit, rumah yang dibangun bertahun-tahun dapat lenyap menjadi abu.*** (Kamaruzzaman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Insentif 50% Pajak Film DKI: Murah di Tiket, Rapuh di Layar

21 Juni 2026 - 21:02 WIB

Ketua DPP dan DPW Sulawesi Bersatu Serahkan Bantuan kepada Korban Kebakaran di Jalan Alauddin 3

21 Juni 2026 - 20:49 WIB

Hari Pertama Pembagian Jadup Tahap II pascabanjir, Walikota Langsa Tinjau Langsung 

20 Juni 2026 - 18:56 WIB

SCTV Music Awards 2026 Musisi Indonesia Timur Tunjukan Tajinya

20 Juni 2026 - 13:42 WIB

Komisi XI DPR Tinjau KM Kelimutu PELNI di Pelabuhan Surabaya, Ada Apa?

20 Juni 2026 - 05:39 WIB

Tanoh Gayo Buktikan Diri sebagai Lumbung Sastra pada PPN XIV Aceh 2026

19 Juni 2026 - 19:29 WIB

Mulai Besok, Pemko Langsa Salurkan Bantuan Jadup, Stimulan Ekonomi dan Isi Hunian Tahap II untuk 31.772 KK

19 Juni 2026 - 12:10 WIB

Kambing Hitam Itu Disebut Oligarki

18 Juni 2026 - 12:27 WIB

Pemkab Bogor Pertahankan Opini WTP atas LKPD Tahun Anggaran 2025

18 Juni 2026 - 11:16 WIB

Batik Air Buka Rute Jakarta–Muara Bungo, Kemenhub: Dorong Ekonomi Daerah

16 Juni 2026 - 05:55 WIB

Trending di BANDARA