Menu

Mode Gelap
Akomodir Lonjakan Pemudik, KAI Daop 7 Madiun Operasikan KA Tambahan Lebaran 2026 Kementerian-KP Pastikan Kemudahan Izin, 433 Kapal Purse Seine Siap Melaut dari Jakarta Libur Panjang Imlek, Penumpang KAD di Daop 7 Madiun Meningkat, Bakal Ada Atraksi Barongsai Lebih 1.39 Juta Tiket Lebaran 2026 Terjual, Seluruh Tanggal Keberangkatan Sudah Dapat Dipesan Sejak 15 Februari Patroli Skala Besar KRYD, Cegah Tawuran & Gangguan Kamtibmas Banjir Aceh 2025 Disebut Ekosida, Desakan Bentuk Badan Khusus Menguat

ANJUNGAN

Perkuat Keselamatan Penyeberangan Domestik, Indonesia Dorong Kolaborasi ASEAN

badge-check


 Perkuat Keselamatan Penyeberangan Domestik, Indonesia Dorong Kolaborasi ASEAN Perbesar

Wartatrans.com, BALI – Indonesia melalui Kementerian Perhubungan menegaskan komitmennya dalam peningkatan keselamatan angkutan penyeberangan domestik di kawasan Asia Tenggara pada forum The Regional Stakeholder Workshop to Enhance Domestic Ferry Safety.

Kegiatan yang digelar International Maritime Organization (IMO) di Bali 10-11 Desember 2025 ini mempertemukan para pemangku kepentingan regional, termasuk Indonesia, untuk memperkuat kolaborasi, menyelaraskan standar keselamatan kapal, serta mendorong lahirnya aksi nyata dalam peningkatan keselamatan angkutan penyeberangan di negara-negara ASEAN.

Acara tersebut dihadiri oleh perwakilan International Maritime Organization (IMO), Uni Eropa, delegasi negara ASEAN yaitu Indonesia, Malaysia, Thailand dan Filipina, serta para pakar dari IMO, World Maritime University (WMU), Interferry, dan berbagai stakeholder terkait lainnya.

Mewakili Kementerian Perhubungan, Direktur Jenderal Perhubungan Laut Muhammad Masyhud mengatakan, angkutan penyeberangan domestik merupakan tulang punggung konektivitas dan mobilitas masyarakat di Asia Tenggara, terutama bagi negara-negara kepulauan seperti Indonesia.

“Untuk itu, peningkatan keselamatan angkutan penyeberangan merupakan tanggung jawab kita bersama agar layanan transportasi laut semakin aman, andal, dan berkelanjutan,” kata Dirjen Masyhud.

Penyelenggaraan workshop IMO ini, lanjutnya, menjadi kesempatan penting bagi negara-negara ASEAN untuk mengevaluasi berbagai kebijakan yang telah dilakukan, berbagi pengalaman, dan merumuskan langkah-langkah praktis yang dapat diterapkan sesuai kebutuhan nasional dan regional.

Dia juga memberikan apresiasi kepada IMO dan Uni Eropa atas dukungan berkelanjutan melalui EU–ASEAN Sustainable Connectivity Package (SCOPE) – Ship Safety Project, yang dinilai memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan standar keselamatan kapal di negara Kawasan ASEAN.

Dalam kesempatan tersebut, Indonesia kembali menyatakan komitmennya untuk terus meningkatkan keselamatan kapal, termasuk angkutan penyeberangan domestik, melalui modernisasi regulasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan pengawasan dan infrastruktur keselamatan.

Tidak hanya itu, Indonesia terus mendorong terciptanya kolaborasi yang semakin erat antarnegara ASEAN dan seluruh pemangku kepentingan untuk mewujudkan transportasi laut yang aman, terhubung, inklusif, dan berkelanjutan.

“Saya berharap agar kerja sama yang dilakukan ini dapat menghasilkan kemajuan signifikan bagi keselamatan kapal dan angkutan penyeberangan di kawasan ASEAN,” pungkasnya. (omy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Menhub Dudy Sebut Banten Berpotensi Jadi Daerah Lintasan Padat Jawa-Sumatera

16 Februari 2026 - 15:26 WIB

Libur Imlek, Arus Penyeberangan Sumatera-Jawa-Bali Melesat

16 Februari 2026 - 09:09 WIB

Kemenhub dan BRIN Dorong SBNP Berbasis Digital Melalui Smart Buoy

15 Februari 2026 - 13:01 WIB

IPC TPK Catat Kinerja Positif Bongkar Muat di Awal Tahun 2026

15 Februari 2026 - 08:25 WIB

Ditjen Hubla Revalidasi 30 Auditor ISPS Code

14 Februari 2026 - 06:24 WIB

Trending di ANJUNGAN