Menu

Mode Gelap
KAI dan Railfans Berkumpul di Balaiyasa Manggarai dalam Community Gathering 2026 PELNI Logistics Targetkan Bongkar Muat Tumbuh Positif di 2026, Tembus 56.482 TEUs Long Weekend Telah Tiba: DAMRI Hadirkan Promo Perjalanan ke Yogyakarta dan Denpasar, Mulai 200 Ribuan Aja! IPC Terminal Petikemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs Sepanjang 2025 Catatan Halimah Munawir: Pulang Tanpa Pemberitahuan Bupati Bogor Tegaskan Pembebasan Lahan Jalur Tambang Masuk APBD 2026

ANJUNGAN

Perkuat Keselamatan Penyeberangan Domestik, Indonesia Dorong Kolaborasi ASEAN

badge-check


					Perkuat Keselamatan Penyeberangan Domestik, Indonesia Dorong Kolaborasi ASEAN Perbesar

Wartatrans.com, BALI – Indonesia melalui Kementerian Perhubungan menegaskan komitmennya dalam peningkatan keselamatan angkutan penyeberangan domestik di kawasan Asia Tenggara pada forum The Regional Stakeholder Workshop to Enhance Domestic Ferry Safety.

Kegiatan yang digelar International Maritime Organization (IMO) di Bali 10-11 Desember 2025 ini mempertemukan para pemangku kepentingan regional, termasuk Indonesia, untuk memperkuat kolaborasi, menyelaraskan standar keselamatan kapal, serta mendorong lahirnya aksi nyata dalam peningkatan keselamatan angkutan penyeberangan di negara-negara ASEAN.

Acara tersebut dihadiri oleh perwakilan International Maritime Organization (IMO), Uni Eropa, delegasi negara ASEAN yaitu Indonesia, Malaysia, Thailand dan Filipina, serta para pakar dari IMO, World Maritime University (WMU), Interferry, dan berbagai stakeholder terkait lainnya.

Mewakili Kementerian Perhubungan, Direktur Jenderal Perhubungan Laut Muhammad Masyhud mengatakan, angkutan penyeberangan domestik merupakan tulang punggung konektivitas dan mobilitas masyarakat di Asia Tenggara, terutama bagi negara-negara kepulauan seperti Indonesia.

“Untuk itu, peningkatan keselamatan angkutan penyeberangan merupakan tanggung jawab kita bersama agar layanan transportasi laut semakin aman, andal, dan berkelanjutan,” kata Dirjen Masyhud.

Penyelenggaraan workshop IMO ini, lanjutnya, menjadi kesempatan penting bagi negara-negara ASEAN untuk mengevaluasi berbagai kebijakan yang telah dilakukan, berbagi pengalaman, dan merumuskan langkah-langkah praktis yang dapat diterapkan sesuai kebutuhan nasional dan regional.

Dia juga memberikan apresiasi kepada IMO dan Uni Eropa atas dukungan berkelanjutan melalui EU–ASEAN Sustainable Connectivity Package (SCOPE) – Ship Safety Project, yang dinilai memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan standar keselamatan kapal di negara Kawasan ASEAN.

Dalam kesempatan tersebut, Indonesia kembali menyatakan komitmennya untuk terus meningkatkan keselamatan kapal, termasuk angkutan penyeberangan domestik, melalui modernisasi regulasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan pengawasan dan infrastruktur keselamatan.

Tidak hanya itu, Indonesia terus mendorong terciptanya kolaborasi yang semakin erat antarnegara ASEAN dan seluruh pemangku kepentingan untuk mewujudkan transportasi laut yang aman, terhubung, inklusif, dan berkelanjutan.

“Saya berharap agar kerja sama yang dilakukan ini dapat menghasilkan kemajuan signifikan bagi keselamatan kapal dan angkutan penyeberangan di kawasan ASEAN,” pungkasnya. (omy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PELNI Logistics Targetkan Bongkar Muat Tumbuh Positif di 2026, Tembus 56.482 TEUs

14 Januari 2026 - 21:05 WIB

IPC Terminal Petikemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs Sepanjang 2025

14 Januari 2026 - 20:34 WIB

Mantap, Program Stimulus ASDP di Libur Nataru Terserap 96,17 Persen

14 Januari 2026 - 16:24 WIB

Pelindo Hadir di Tengah Banjir Tanjung Priok, Ringankan Beban Warga Lewat Bantuan Pangan

13 Januari 2026 - 16:47 WIB

Pelindo Regional 4 Perkuat Tata Kelola Arsip Digital Melalui Bimtek Aplikasi P-ERCENT Tahap 2

13 Januari 2026 - 12:52 WIB

Trending di ANJUNGAN