
Wartatrans.com, JAKARTA – Dalam rangka upaya pelayanan dan kelancaran operasional kapal penumpang penyebrangan rute Kepulauan Seribu, PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional 2 Sunda Kelapa melaksanakan kegiatan sosialisasi prosedur pelayanan kapal penumpang yang bertempat di Ruang Rapat Lantai 2 Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta.

Kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh General Manager Sunda Kelapa Ahmad Fahmi, Plt KSOP Sunda Kelapa M. Nuryadi, Kapolsek Sunda Kelapa Hitler Napitupulu, perwakilan UP AP Dinas Perhubungan DKI Jakarta Wildan Anwar, perwakilan Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Sunda Kelapa Regina Listyani, Karantina BKHIT Sunda Kelapa Taufan Tanto, perwakilan operator kapal penumpang PT Pundi Artha Prima Bahari, Ketua DPC PELRA Sunda Kelapa H. Bahar serta stakeholder terkait lainnya.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai alur pelayanan embarkasi dan debarkasi kapal penumpang, sekaligus menyelaraskan koordinasi antara operator kapal, Pelindo, dan instansi/stakeholder kepelabuhanan lainnya.
Dalam pemaparannya, dijelaskan bahwa proses pelayanan kapal penumpang kini telah terintegrasi melalui sistem digital seperti Inaportnet dan Phinnisi. Operator kapal diwajibkan menyampaikan Laporan Kedatangan dan Keberangkatan Kapal (LK3), serta melakukan pengajuan penambatan, keberangkatan, maupun perpindahan kapal melalui kedua sistem tersebut.
Selain itu, koordinasi terkait Rencana Penambatan Kapal (RPK) juga menjadi bagian penting dalam memastikan kelancaran arus kapal, baik untuk kegiatan tambat, pindah, maupun keberangkatan menuju Kepulauan Seribu dan wilayah perairan sekitar Sunda Kelapa.
Tidak hanya dari sisi prosedur, Pelindo juga terus meningkatkan fasilitas pendukung pelayanan di pelabuhan. Beberapa peningkatan yang telah dilakukan antara lain penambahan CCTV dibeberapa titik lokasi, penyediaan life buoy, serta penataan area shelter (ruang tunggu), toilet (WC), Dermaga, dan jalur pedestrian guna meningkatkan kenyamanan dan keamanan pengguna jasa.
General Manager Sunda Kelapa, Ahmad Fahmi, menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan langkah penting dalam memastikan seluruh stakeholder memiliki pemahaman yang sama terhadap prosedur pelayanan kapal penumpang.
“Melalui sosialisasi ini, kami berharap tercipta kesamaan persepsi dan peningkatan koordinasi antar stakeholder, sehingga pelayanan kepada pengguna jasa dapat berjalan lebih optimal, aman, dan tertib,” ujar Ahmad Fahmi.
Pelindo berharap melalui kegiatan ini, seluruh pihak yang terlibat dapat memahami dan menerapkan prosedur yang telah ditetapkan, sehingga relokasi Pelayanan Penumpang rute kekepulauan seribu yang sebelumnya di layani di Ancol tercipta kelancaran pelayanan yang lebih efektif, efisien, dan berstandar bagi masyarakat pengguna.(ahmad)

























