Menu ✖

Mode Gelap
IDSurvey Perkuat Pencegahan Stunting di Temanggung, dari Edukasi Keluarga hingga Pangan Bergizi KPLP Tanjung Priok Fokus Tangani KMP Batu Mandi dan Antisipasi Pencemaran Laut Hari Santri Nasional Diperingati Sederhana, SICE EO Acungi Jempol WCCE 2026 Hasilkan Jakarta Vision, Indonesia Bidik Masa Depan Ekonomi Kreatif Dunia KAI Services Latih Frontliner Tangani Kebakaran hingga Evakuasi Korban Dewan PKS Potong Gaji untuk Bantu Korban Karhutla, H. Fikri Hudi Oktiarwan Dukung Instruksi Presiden PKS

RAGAM

Walikota Pekalongan Menentang Kebijakan WFH Pemerintah Pusat, Ada Apa ? 

badge-check


 Walikota Pekalongan Menentang Kebijakan WFH Pemerintah Pusat, Ada Apa ?  Perbesar

Wartatrans.con, PEKALONGAN — Walikota Pekalongan, Afzan Arslan Djunaid, menentang kebijaksanaan Pemerintah Pusat yang menerapkan Work From Home (WFH) tiap Jumat bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Alasannya adalah WFH justru berisiko menurunkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat. Kehadiran langsung ASN di kantor, menjadikannya sangat penting untuk memastikan layanan berjalan optimal dan responsif.

“Saya tidak setuju ASN kerja dari rumah. Mereka keenakan tidak berangkat kantor melakukan pelayanan secara langsung ke masyarakat. Toh, gaji mereka tidak dipotong alias dibayar utuh,” kata Aaf panggilan akrabnya.

Lebih lanjut, orang nomor satu di kota batik ini mengungkapkan apabila tujuan WFH adalah menghemat energi dan bahan bakar minyak (BBM), maka hal ini bisa disiasati dengan cara yang lebih relevan bagi kota seperti Pekalongan.

Afwan mengusulkan ASN tetap ngantor dengan moda transportasi ramah lingkungan. Langkah ini tidak hanya efisiens energi, tetapi juga berdampak positif terhadap lingkungan dan kesehatan. “Opsinya, mereka bisa jalan kaki, naik angkutan umum atau bersepeda,” tuturnya.

Walikota Pekalongan Afzan Arslan Djunaid

Selaku Walikota, dirinya akan mengapresiasi anak buahnya yang patuh pada kebijakannya. Toh, selain optimal dalam melayani masyarakat, mereka berkontribusi dalam upaya hemat energi dan pelestarian lingkungan melalui perubahan pola transportasi ASN.

Gebrakannya ‘menentang’ Pemerintah Pusat ini akan dimulai Senin (6/4/2026). Ditetapkan bahwa Pemerintah Daerah Pekalongan tidak menerapkan WFH pada ASN nya, baik yang kerja di sektor vital seperti pelayanan kesehatan ataupun yang lainnya. Mereka tetap Work From Office lima hari dalam seminggu.

WFH tiap hari Jumat adalah kebijakan Pemerintah Pusat, tapi Pemerintah Daerah punya hak menentukan kebijakan yang paling sesuai dengan kondisi wilayahnya.

Jika dibandingkan dengan kota Jakarta, Semarang, atau Surabaya, geografis Pekalongan relatif kecil. Jarak satu daerah dengan daerah lain sangat dekat sehingga mudah menjangkaunya.

Di Pekalongan, tercatat kantor Dinas Pertanian dan Pangan (Dinperpa) yang lokasinya relatif lebih jauh. Sedangkan sebagian besar instansi lainnya sangat memungkinkan ASN untuk OTW kantor dengan bersepeda atau jalan kaki.***  (Slamet Widodo)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

IDSurvey Perkuat Pencegahan Stunting di Temanggung, dari Edukasi Keluarga hingga Pangan Bergizi

22 Oktober 2026 - 22:00 WIB

KPLP Tanjung Priok Fokus Tangani KMP Batu Mandi dan Antisipasi Pencemaran Laut

22 Oktober 2026 - 20:57 WIB

Dewan PKS Potong Gaji untuk Bantu Korban Karhutla, H. Fikri Hudi Oktiarwan Dukung Instruksi Presiden PKS

22 Oktober 2026 - 19:00 WIB

MPU Aceh Tengah Dukung Pemekaran ALA, Karena Berorientasi pada Keadilan dan Kemaslahatan Umat

22 Oktober 2026 - 17:50 WIB

Ibu Sina dan Seni Menghadapi Ketidakpastian Hidup 

22 Oktober 2026 - 17:11 WIB

Wabup Bandung Dorong Serikat Pekerja dan Buruh Tingkatkan Negosiasi Soal Ketenagakerjaan 

22 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Resolusi Jihad Warnai Hari Santri TH 2026 Tingkat Kecamatan Caringin Garut 

22 Oktober 2026 - 13:47 WIB

Kemarau Masih Melanda Kabupaten Bogor, H. Fikri Hudi Oktiarwan Imbau Warga Waspadai Kebakaran Hutan, Lahan, dan Permukiman

22 Oktober 2026 - 13:44 WIB

Kejati Bengkulu dan Pelindo Regional 2 Bengkulu Perpanjang MoU, Perkuat Kepastian Hukum Operasional Pelabuhan

22 Oktober 2026 - 13:20 WIB

Little Harbour, Dermaga Aman bagi Anak dan Ruang Tenang bagi Orang Tua di Pelindo Regional 2

21 Oktober 2026 - 22:01 WIB

Trending di ANJUNGAN