Menu

Mode Gelap
480 Ribu Tiket KA Lebaran dari Daop 1 Jakarta Terjual, Masih Tersedia 98 Ribu Kursi KA Rajabasa jadi Andalan Mobilitas Warga Sumsel–Lampung, Angkut 79 Ribu Pelanggan pada Januari 2026 Pertamina Patra Niaga Terus Perkuat Program TJSL Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di Berbagai Wilayah Indonesia Pertamina Patra Niaga Perkuat Kerja Sama Global, Amankan Pasokan BBM dan LPG Sepanjang 2026 84 Hari Pasca Bencana, Ketua Pemuda ALA Nilai Pemulihan di Enam Kabupaten Masih Jalan di Tempat Pelindo Siap Layani Arus Mudik Lebaran Di 63 Terminal Penumpang

SUMBER DAYA

Pertamina Patra Niaga Terus Perkuat Program TJSL Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di Berbagai Wilayah Indonesia

badge-check


 Foto istimewa/Pertamina Patra Niaga Perbesar

Foto istimewa/Pertamina Patra Niaga

Wartatrans,com, JAKARTA – Dalam rangka memperingati Hari Sampah Nasional, Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan di berbagai wilayah operasional perusahaan di seluruh Indonesia.

Melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), inisiatif pengelolaan sampah Pertamina Patra Niaga telah dijalankan di 58 lokasi di seluruh Indonesia. Dari pelaksanaan tersebut, sebanyak 4,7 ribu ton sampah per tahun berhasil dikumpulkan, dengan 2,3 ribu ton per tahun di antaranya telah dikelola dan dimanfaatkan kembali melalui proses daur ulang serta pengolahan organik. Program ini melibatkan 2.470 masyarakat dan menghasilkan total nilai pendapatan masyarakat mencapai Rp 3,2 miliar dari akumulasi seluruh program.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth M. V. Dumatubun, menyampaikan bahwa Hari Sampah Nasional menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan kolaborasi multipihak dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

“Pengelolaan sampah membutuhkan komitmen jangka panjang dan keterlibatan aktif masyarakat. Melalui program TJSL, Pertamina Patra Niaga mendorong terciptanya ekosistem pengelolaan sampah yang terstruktur, bernilai ekonomi, dan memberi dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Roberth.

Salah satu implementasi pengelolaan terpadu dijalankan oleh Pertamina Patra Niaga melalui unit Fuel Terminal Boyolali dengan program TPS 3R Resik di Desa Butuh. Fasilitas ini mampu mengelola 480 ton sampah per tahun yang berasal dari 310 Kepala Keluarga dan 115 pelaku usaha di sekitar desa. Sistem pengelolaan yang konsisten dan partisipatif tersebut menghasilkan nilai ekonomi hingga Rp 36 juta per tahun sekaligus memperkuat kualitas kebersihan dan kesehatan lingkungan desa.

Selain itu, Pertamina Patra Niaga juga membina 15 Bank Sampah yang mengembangkan budidaya maggot sebagai solusi pengolahan sampah organik. Inisiatif ini membentuk rantai pasok pengolahan sampah organik yang berkelanjutan dengan produk turunan berupa pupuk kompos, eco-enzyme, dan pakan ternak. Program ini berkontribusi dalam mengurangi volume sampah organik, menghasilkan produk ramah lingkungan, membuka peluang usaha lokal, serta memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.

Dampak pemberdayaan tersebut turut dirasakan oleh program Kampung Pesisir Berdaya yang dijalankan oleh unit Fuel Terminal Medan dimana masyarakat berkomitmen menjaga dan melestarikan wilayah pesisir dengan mengelola Bank Sampah Horas Bah. Kegiatan Bank Sampah Horas Bah ini mampu mengumpulkan hingga 10 ton sampah per tahun dan menghasilkan dampak ekonomi sebesar Rp 1,925 juta per bulan.

“Perubahan tidak datang dari satu orang, tetapi dari keberanian untuk bergerak bersama. Tugas kita adalah menjaga dan melestarikan agar lingkungan serta ekonomi pesisir tetap lestari,” ujar Dian Syahputra, ketua kelompok program Bank Sampah Horas Bah.

Atas konsistensi dan dampak nyata yang dihasilkan, implementasi kedua program tersebut saat ini menjadi kandidat PROPER Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Pencapaian ini mencerminkan pengelolaan lingkungan yang melampaui kepatuhan, sekaligus memperlihatkan integrasi kuat antara aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi dalam pelaksanaan TJSL.

Melalui berbagai inisiatif tersebut, Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk terus memperluas dampak program pengelolaan sampah sebagai bagian dari kontribusi perusahaan dalam memperkuat ketahanan lingkungan dan mendorong kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan di berbagai wilayah Indonesia.(ahmad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pertamina Patra Niaga Perkuat Kerja Sama Global, Amankan Pasokan BBM dan LPG Sepanjang 2026

21 Februari 2026 - 22:38 WIB

84 Hari Pasca Bencana, Ketua Pemuda ALA Nilai Pemulihan di Enam Kabupaten Masih Jalan di Tempat

21 Februari 2026 - 20:38 WIB

Pelindo Siap Layani Arus Mudik Lebaran Di 63 Terminal Penumpang

21 Februari 2026 - 16:55 WIB

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Berbagi Takjil, Silaturahmi dengan Masyarakat di Bulan Ramadan & Imbauan Kamtibmas

21 Februari 2026 - 15:41 WIB

Capaian Safety SPJM: 19 Juta Jam Pelayanan dengan Zero Fatality

21 Februari 2026 - 11:48 WIB

Indonesia Siapkan OIS 2026 untuk Percepat Ekonomi Biru Global

21 Februari 2026 - 11:46 WIB

KKP Hentikan Sementara Reklamasi Diduga Tak Berizin di Gresik

21 Februari 2026 - 08:35 WIB

Stok Ikan Nasional Aman, KKP Pastikan Harga Tetap Stabil Selama Ramadan

21 Februari 2026 - 05:43 WIB

Lampu Penerang dari Reubee Telah Padam, Cahayanya Abadi di Hati Umat

20 Februari 2026 - 23:23 WIB

Antisipasi Lonjakan Arus Barang Ramadan, IPC Terminal Petikemas Optimalkan Fasilitas dan Layanan Terminal

20 Februari 2026 - 19:28 WIB

Trending di ANJUNGAN