Menu

Mode Gelap
KA Batara Kresna Jadi Pilihan Wisata Akhir Pekan dari Solo ke Wonogiri, Tarif Rp4.000 KAI Wisata Gandeng Jakarta Infrastruktur Propertindo, Hadirkan Integrasi Transportasi Wisata dan Media Iklan Digital Meningkat, Pengguna Commuter Line Jabodetabek Tembus 86,8 Juta pada Triwulan I 2026 Dica Melo Sukses Sebagai Brand Ambassador, Kembali Dikontrak Meinl. Jumat Berkah di Tanjung Priok: Wujud Kepedulian Polri Pererat Silaturahmi dengan Masyarakat KA Blora Jaya Tumbuh 72,76% pada Triwulan I 2026, Perjalanan yang Menghubungkan Harapan Banyak Masyarakat

RAGAM

Petani Linung Bulen Satu Aceh Tengah Terdampak Longsor, Hasil Panen Jagung Turun Drastis

badge-check


 Petani Linung Bulen Satu Aceh Tengah Terdampak Longsor, Hasil Panen Jagung Turun Drastis Perbesar

Wartatrans.com, ACEH TENGAH  -– Posko Rakyat Kabupaten Aceh Tengah menyalurkan bantuan berupa minyak goreng dan beras kepada kelompok tani di Kampung Linung Bulen Satu, Kecamatan Bintang, Kabupaten Aceh Tengah. Bantuan ini diberikan untuk membantu warga yang terdampak bencana longsor dan banjir, yang menyebabkan menurunnya hasil pertanian serta terganggunya akses logistik.

Jagung yang dipanen warga setempat saat ini menjadi sumber pangan alternatif. Selain diolah sebagai pendamping beras, sebagian warga—termasuk anak-anak—memanfaatkan jagung tersebut dengan cara dipanggang untuk dikonsumsi sehari-hari.

Namun, bencana longsor berdampak besar pada hasil produksi pertanian. Jika sebelumnya hasil panen jagung bisa mencapai sekitar 20 ton, kini jumlahnya menurun drastis menjadi sekitar 7 ton.

Panen jagung yang gagal akibat bencana.

Ketua Kelompok Tani Linung Bulen Satu, Sasmaliana, mengatakan para petani berharap adanya perhatian dari pemerintah dan pihak terkait untuk membantu proses pemulihan pascabencana, khususnya dalam tahap early recovery.

“Kami berharap pemerintah, dinas pertanian, dan para pedagang bisa memberikan solusi agar hasil panen jagung kami dapat dijual ke luar daerah. Dengan begitu, kami bisa memperoleh penghasilan untuk membeli beras dan kebutuhan logistik dapur selama kondisi kampung masih terisolasi dan belum kembali normal,” ujar Sasmaliana.

Di tengah keterbatasan, solidaritas antarwarga juga terlihat. Sejumlah petani di Linung Bulen Satu bahkan membagikan hasil panen jagung mereka secara gratis kepada warga lain yang lebih membutuhkan.

Sementara itu, Tim Relawan Posko Rakyat Aceh Tengah menyampaikan bahwa bantuan yang disalurkan merupakan hasil dari donasi masyarakat dan berbagai pihak. Tim relawan mengaku terus berupaya membantu kebutuhan pangan warga semampunya, sembari menunggu penanganan dan bantuan lanjutan dari pihak terkait.

Hingga kini, kondisi di wilayah terdampak masih belum sepenuhnya kondusif. Akses distribusi dan aktivitas ekonomi warga belum pulih, sehingga dukungan berkelanjutan sangat dibutuhkan untuk menjaga keberlangsungan hidup para korban bencana.*** (Jasa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

FIFASTRA Raih Silver WOW Brand 2026 Kategori Motorcycle Leasing

17 April 2026 - 14:49 WIB

Maret 2026, IPC TPK Jambi Catat Pertumbuhan Arus Peti Kemas 22,5 Persen

17 April 2026 - 14:10 WIB

360 PPIH Daker Madinah Siap Sukseskan Haji 2026

17 April 2026 - 12:15 WIB

Panen Melimpah Pasca Bencana, Petani Kopi Gayo Kekurangan Buruh Petik

17 April 2026 - 11:31 WIB

Bersama Rumah Aksara, Guru SMA Asah Kompetensi Menulis di Perpustakaan Bogor

17 April 2026 - 11:04 WIB

Helikopter Jatuh di Sekadau, Seluruh Penumpang Dilaporkan Tewas

17 April 2026 - 10:42 WIB

Pemulihan Pascabencana Aceh Didorong Terintegrasi, Dana Rp 824,8 Miliar Disiapkan

16 April 2026 - 20:01 WIB

Tokoh Pemuda Aceh di Jakarta Soroti Lambannya Penanganan Bencana

16 April 2026 - 18:39 WIB

Kajati Sulteng Kunker ke Tolitoli, Resmikan Mess Kejari Hasil Hibah Pemda

16 April 2026 - 16:40 WIB

HBH Seusama Jadi Momentum Penggalangan Dana Balai Pengajian, Kegiatan Digelar di Jakarta dan Aceh

16 April 2026 - 14:09 WIB

Trending di RAGAM