Menu ✖

Mode Gelap
Aliansi Masyarakat Sipil Laporkan Proyek RS Pendidikan Untad Rp172 Miliar ke Kejati Sulteng TPPAS Lulut Nambo dan Pengelolaan Sampah dari Hulu, H. Fikri Hudi Dorong Kolaborasi Masyarakat 21 Kapal Terlibat dalam Regional Marpolex 2026 ​Karmila, Demisioner Presma Universitas Bumi Persada, Suarakan Aspirasi Pascabencana Aceh di Ajang Nasional Future Leaders Summit 2026 Menembus Pegunungan, Ini 10 Stasiun Kereta Api Tertinggi di Jawa dan Sumatra KAI Catat 2,55 Juta Aktivitas Pelanggan di Tiga Daerah Geopark UNESCO

RAGAM

Petani Linung Bulen Satu Aceh Tengah Terdampak Longsor, Hasil Panen Jagung Turun Drastis

badge-check


 Petani Linung Bulen Satu Aceh Tengah Terdampak Longsor, Hasil Panen Jagung Turun Drastis Perbesar

Wartatrans.com, ACEH TENGAH  -– Posko Rakyat Kabupaten Aceh Tengah menyalurkan bantuan berupa minyak goreng dan beras kepada kelompok tani di Kampung Linung Bulen Satu, Kecamatan Bintang, Kabupaten Aceh Tengah. Bantuan ini diberikan untuk membantu warga yang terdampak bencana longsor dan banjir, yang menyebabkan menurunnya hasil pertanian serta terganggunya akses logistik.

Jagung yang dipanen warga setempat saat ini menjadi sumber pangan alternatif. Selain diolah sebagai pendamping beras, sebagian warga—termasuk anak-anak—memanfaatkan jagung tersebut dengan cara dipanggang untuk dikonsumsi sehari-hari.

Namun, bencana longsor berdampak besar pada hasil produksi pertanian. Jika sebelumnya hasil panen jagung bisa mencapai sekitar 20 ton, kini jumlahnya menurun drastis menjadi sekitar 7 ton.

Panen jagung yang gagal akibat bencana.

Ketua Kelompok Tani Linung Bulen Satu, Sasmaliana, mengatakan para petani berharap adanya perhatian dari pemerintah dan pihak terkait untuk membantu proses pemulihan pascabencana, khususnya dalam tahap early recovery.

“Kami berharap pemerintah, dinas pertanian, dan para pedagang bisa memberikan solusi agar hasil panen jagung kami dapat dijual ke luar daerah. Dengan begitu, kami bisa memperoleh penghasilan untuk membeli beras dan kebutuhan logistik dapur selama kondisi kampung masih terisolasi dan belum kembali normal,” ujar Sasmaliana.

Di tengah keterbatasan, solidaritas antarwarga juga terlihat. Sejumlah petani di Linung Bulen Satu bahkan membagikan hasil panen jagung mereka secara gratis kepada warga lain yang lebih membutuhkan.

Sementara itu, Tim Relawan Posko Rakyat Aceh Tengah menyampaikan bahwa bantuan yang disalurkan merupakan hasil dari donasi masyarakat dan berbagai pihak. Tim relawan mengaku terus berupaya membantu kebutuhan pangan warga semampunya, sembari menunggu penanganan dan bantuan lanjutan dari pihak terkait.

Hingga kini, kondisi di wilayah terdampak masih belum sepenuhnya kondusif. Akses distribusi dan aktivitas ekonomi warga belum pulih, sehingga dukungan berkelanjutan sangat dibutuhkan untuk menjaga keberlangsungan hidup para korban bencana.*** (Jasa)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Aliansi Masyarakat Sipil Laporkan Proyek RS Pendidikan Untad Rp172 Miliar ke Kejati Sulteng

12 Oktober 2026 - 12:18 WIB

TPPAS Lulut Nambo dan Pengelolaan Sampah dari Hulu, H. Fikri Hudi Dorong Kolaborasi Masyarakat

12 Oktober 2026 - 11:10 WIB

​Karmila, Demisioner Presma Universitas Bumi Persada, Suarakan Aspirasi Pascabencana Aceh di Ajang Nasional Future Leaders Summit 2026

12 Oktober 2026 - 08:06 WIB

Karhutla Tembus 10 Hektare di Bagendang, Kalteng

12 Oktober 2026 - 05:09 WIB

Peduli Generasi Muda, Pengurus FORWAN Gelar Pelatihan Citizen Journalism dan Content Creator di Masjid

12 Oktober 2026 - 01:25 WIB

Executive Director 4 Pelindo Paparkan Peran Hukum dalam Bisnis BUMN di FH Unhas

11 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Kenalkan Energi Masa Depan, DAMRI Hadirkan Bus H2 DDF di Hydrogen Day 2026

11 Oktober 2026 - 19:43 WIB

Mardani Ali Sera Ungkap Komunikasi Antarfraksi DPR, Wacana Pansus dan Hak Angket Gibran Mengemuka

11 Oktober 2026 - 15:26 WIB

​Putra Aceh Dr. (Cand) Khaidir Abdurrahman Jalani Upacara Dipeusijuek Sebagai Anggota BPK RI

11 Oktober 2026 - 14:29 WIB

Pompa Air Sempat Gangguan, Fasilitas Toilet dan Musala Stasiun Jatinegara Kembali Normal

11 Oktober 2026 - 11:51 WIB

Trending di PERISTIWA