Wartatrans.com, TABANAN – Kementerian Perhubungan melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) terus memperkuat sinergi dengan dunia usaha dan dunia industri dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan vokasi transportasi.
Kali ini, Politeknik Transportasi Darat Bali (Poltrada Bali) menerima bantuan sarana praktik dari PT Hino Motors Manufacturing Indonesia (HMMI) sebagai bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) Tahun Fiskal 2025.

Bantuan yang diserahkan berupa satu unit Hino 300 Light Duty Truck serta komponen utama Mesin 5C, meliputi cylinder block, cylinder head, connecting rod, camshaft, dan crankshaft.
Seluruhnya akan dimanfaatkan sebagai media pembelajaran dan praktik bagi mahasiswa Poltrada Bali.
Penyerahan bantuan dilakukan oleh Presiden Direktur PT HMMI, Hiroshi Terawaki, kepada Direktur Poltrada Bali Firga Ariani, diwakili Kepala Pusat Pengembangan SDM Perhubungan Darat (PPSDMPD), Bambang Siswoyo di Kampus Poltrada Bali, Jumat (30/1/2026).
Bambang menegaskan, kolaborasi antara institusi pendidikan dan industri merupakan kunci dalam menciptakan pendidikan vokasi yang relevan dengan kebutuhan lapangan kerja.
“Kolaborasi antara BPSDMP dengan dunia usaha dan dunia industri sangat penting agar pendidikan vokasi transportasi mampu menjawab kebutuhan nyata sektor transportasi dan logistik,” tuturnya.
Menurutnya, bantuan dari Hino tidak sekadar penyerahan aset, tetapi merupakan investasi strategis dan jangka panjang dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia transportasi.
Pembelajaran vokasi harus adaptif terhadap perkembangan teknologi kendaraan, digitalisasi, efisiensi energi, serta aspek keselamatan transportasi,” katanya.
Pendidikan vokasi di lingkungan BPSDMP Perhubungan juga dituntut mampu mengikuti perkembangan standar teknologi, termasuk standar emisi dan transformasi kendaraan.
“Ke depan, pendidikan vokasi di lingkungan BPSDMP harus terus adaptif terhadap perkembangan teknologi kendaraan, efisiensi energi, standar emisi, serta aspek keselamatan transportasi, sehingga lulusan siap mendukung transformasi sektor transportasi nasional,” lanjutnya.
Sementara itu, Presiden Direktur PT HMMI, Hiroshi Terawaki, menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk komitmen Hino Indonesia dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia transportasi.
“Kami berharap bantuan ini dapat manfaat nyata dalam pengembangan pendidikan vokasi, khususnya dalam menyiapkan SDM transportasi yang kompeten, siap kerja, dan mampu mendukung pembangunan nasional,” ungkap dia.
Kendaraan dan komponen mesin yang diserahkan merupakan hasil produksi pabrik Hino di Purwakarta, Jawa Barat, dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) lebih dari 40 persen serta telah memenuhi standar emisi kendaraan diesel EURO 4 yang berlaku di Indonesia sejak April 2022.
Pada kesempatan terpisah, Kepala BPSDMP Djarot Tri Wardhono menegaskan bahwa kolaborasi dengan Hino Indonesia menjadi bagian dari strategi berkelanjutan untuk meningkatkan mutu pendidikan vokasi transportasi, sekaligus menjembatani kebutuhan industri dengan dunia pendidikan.
“Kolaborasi ini tidak hanya memperkuat sarana dan prasarana pembelajaran, tetapi juga memastikan kurikulum dan proses pembelajaran vokasi semakin selaras dengan kebutuhan industri transportasi yang terus berkembang,” tutup dia. (omy)






















