Menu

Mode Gelap
KAI Lanjutkan Pendampingan Korban Insiden Bekasi Timur, 17 Pelanggan Masih Dirawat Perkuat Standar Layanan dan Keselamatan Secara Berkelanjutan, DAMRI Tingkatkan Kompetensi Pengemudi di Berbagai Layanan Kemenhub Teken 2 Perjanjian Konsesi Strategis dengan PT Pelindo Dukung Kelancaran Logistik Wilayah, PTP Nonpetikemas Cabang Jambi Perkuat Peran ASDP Ramaikan Forum Inabuyer 2026, Dorong UMKM Naik Kelas Pojok Baca Edukasi Polsek Kalibaru: Menumbuhkan Minat Baca dan Kepedulian Gizi Anak Sejak Dini

ANJUNGAN

Peringati HUT Ke-53 KPLP dan Ke-38 PPLP, Ditjen Hubla Tegaskan Komitmen Keselamatan Pelayaran

badge-check


 Gelaran HUT Ke-53 KPLP dan HUT Ke-38 PPLP di Lampung Selatan. Foto istimewa/PPLP Tanjung Priok Perbesar

Gelaran HUT Ke-53 KPLP dan HUT Ke-38 PPLP di Lampung Selatan. Foto istimewa/PPLP Tanjung Priok

Wartatrans.com, LAMPUNG SELATAN- Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-53 Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran (KPLP)  dan HUT Ke-38 Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PPLP) melalui upacara yang diselenggarakan di Lampung Selatan, Senin (2/2).

Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Muhammad Masyhud didampingi Direktur KPLP Capt. Hendri Ginting, serta dihadiri oleh para pimpinan kementerian/lembaga, unsur Forkopimda Provinsi Lampung dan Kabupaten Lampung Selatan, pejabat di lingkungan Kementerian Perhubungan, jajaran KPLP dan PPLP, serta masyarakat nelayan setempat.

Dalam amanatnya, Dirjen Perhubungan Laut Muhammad Masyhud menegaskan bahwa peringatan HUT KPLP dan PPLP bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum refleksi atas perjalanan panjang pengabdian KPLP dan PPLP dalam menjaga keselamatan dan keamanan pelayaran, menegakkan hukum di laut, serta memberikan pelayanan kepada masyarakat pengguna transportasi laut.

“Selama lebih dari lima dekade, KPLP dan PPLP telah menjadi garda terdepan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dalam memastikan perairan Indonesia aman, tertib, dan andal sebagai jalur transportasi nasional maupun internasional,” ujar Dirjen Masyhud.

Ia menekankan bahwa keberhasilan pelaksanaan tugas KPLP dan PPLP sangat ditentukan oleh soliditas di lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, yang mencakup kesatuan visi, disiplin, profesionalisme, serta integritas seluruh personel dalam menjalankan amanah negara.

Lebih lanjut, Dirjen Masyhud menyampaikan bahwa tantangan keselamatan pelayaran yang semakin kompleks menuntut penguatan koordinasi dan sinergi antarinstansi serta seluruh pemangku kepentingan. Menurutnya, keselamatan pelayaran hanya dapat terwujud melalui kerja sama yang erat antara pemerintah pusat dan daerah, TNI, Polri, operator pelayaran, pengguna jasa, serta stakeholder terkait lainnya.

Usai pelaksanaan upacara, Dirjen Perhubungan Laut Muhammad Masyhud melakukan dialog langsung dengan masyarakat nelayan. Dalam kesempatan tersebut, Dirjen Hubla memberikan arahan kepada nelayan agar senantiasa mengutamakan keselamatan dalam setiap aktivitas di laut, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta selalu memantau dan memperhatikan kondisi cuaca sebelum dan selama berlayar.

“Keselamatan di laut adalah tanggung jawab bersama. Saya mengimbau para nelayan untuk selalu waspada terhadap perubahan cuaca, mematuhi rambu-rambu pelayaran, dan tidak memaksakan diri melaut apabila kondisi tidak memungkinkan,” pesannya.

Dialog berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab, di mana para nelayan menyampaikan berbagai masukan dan pertanyaan terkait keselamatan pelayaran. Dirjen Masyhud menegaskan bahwa partisipasi aktif masyarakat nelayan sangat penting dalam menciptakan perairan yang aman, tertib, dan berkelanjutan.

Dalam rangka menghadapi penyelenggaraan Angkutan Lebaran yang akan datang, Dirjen Hubla juga meminta seluruh jajaran KPLP, PPLP, dan stakeholder terkait untuk meningkatkan kesiapsiagaan, khususnya dalam pengawasan keselamatan pelayaran, pemeriksaan kelaiklautan kapal dan kesiapan awak kapal, penguatan patroli serta penegakan hukum di laut, serta pemberian pelayanan yang profesional dan humanis kepada masyarakat.

“Keselamatan pelayaran harus menjadi prioritas utama, karena di balik setiap kebijakan dan tindakan yang kita ambil terdapat tanggung jawab besar terhadap keselamatan jiwa manusia dan kelancaran aktivitas ekonomi nasional,” tutupnya.(ahmad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kemenhub Teken 2 Perjanjian Konsesi Strategis dengan PT Pelindo

6 Mei 2026 - 20:46 WIB

Dukung Kelancaran Logistik Wilayah, PTP Nonpetikemas Cabang Jambi Perkuat Peran

6 Mei 2026 - 16:42 WIB

Pojok Baca Edukasi Polsek Kalibaru: Menumbuhkan Minat Baca dan Kepedulian Gizi Anak Sejak Dini

6 Mei 2026 - 16:18 WIB

Uhamka Perluas Kolaborasi Global melalui Diskusi Bareng Sofia University Bulgaria

6 Mei 2026 - 14:14 WIB

Ribuan Kontainer Kosong Masuk IPC TPK Panjang, Topang Pergerakan Ekspor Sumatera

6 Mei 2026 - 14:12 WIB

SPJM Perkuat Komitmen Keselamatan Pelayaran

6 Mei 2026 - 14:02 WIB

JMSI Sulawesi Tengah Kecam Pernyataan Mantan Direktur RSUD Undata Yang Hina Jurnalis

6 Mei 2026 - 02:35 WIB

Pelindo Perkuat Sinergi untuk Percepatan Operasional Penuh Terminal Kijing

5 Mei 2026 - 22:39 WIB

KAI Logistik Raih Penghargaan Indonesia Human Capital Awards 2026

5 Mei 2026 - 18:32 WIB

DAMRI Hadirkan Layanan Angkutan Pemadu Moda di Nabire, Permudah Akses Masyarakat ke Bandar Udara Douw Aturure

5 Mei 2026 - 17:10 WIB

Trending di BANDARA