Menu

Mode Gelap
AI dan Diagnostik Presisi Pacu Industri Teknologi Kesehatan Volume Angkutan Retail KAI Meningkat, Tembus 146.617 Ton pada Januari-Juli 2026 Presiden Gerakan Pemuda Aceh Bersatu Kecam Amran, Desak Minta Maaf Kepada Mualeem: Jangan Lukai Martabat Aceh GEMBIRA dan KUAT Jadi Bukti Komitmen IPCC, Raih Penghargaan TJSL 2026 Komitmen Perkuat Tata Kelola dan Kepatuhan Hukum, IPCM Teken Kerja Sama dengan Kejaksaan Negeri Jakarta Utara KKP Perkuat Pengawasan dan Ketertelusuran Perikanan Tuna, 87 Kapal Pelanggar Ditindak

ANJUNGAN

Peringati HUT Ke-53 KPLP dan Ke-38 PPLP, Ditjen Hubla Tegaskan Komitmen Keselamatan Pelayaran

badge-check


 Gelaran HUT Ke-53 KPLP dan HUT Ke-38 PPLP di Lampung Selatan. Foto istimewa/PPLP Tanjung Priok Perbesar

Gelaran HUT Ke-53 KPLP dan HUT Ke-38 PPLP di Lampung Selatan. Foto istimewa/PPLP Tanjung Priok

Wartatrans.com, LAMPUNG SELATAN- Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-53 Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran (KPLP)  dan HUT Ke-38 Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PPLP) melalui upacara yang diselenggarakan di Lampung Selatan, Senin (2/2).

Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Muhammad Masyhud didampingi Direktur KPLP Capt. Hendri Ginting, serta dihadiri oleh para pimpinan kementerian/lembaga, unsur Forkopimda Provinsi Lampung dan Kabupaten Lampung Selatan, pejabat di lingkungan Kementerian Perhubungan, jajaran KPLP dan PPLP, serta masyarakat nelayan setempat.

Dalam amanatnya, Dirjen Perhubungan Laut Muhammad Masyhud menegaskan bahwa peringatan HUT KPLP dan PPLP bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum refleksi atas perjalanan panjang pengabdian KPLP dan PPLP dalam menjaga keselamatan dan keamanan pelayaran, menegakkan hukum di laut, serta memberikan pelayanan kepada masyarakat pengguna transportasi laut.

“Selama lebih dari lima dekade, KPLP dan PPLP telah menjadi garda terdepan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dalam memastikan perairan Indonesia aman, tertib, dan andal sebagai jalur transportasi nasional maupun internasional,” ujar Dirjen Masyhud.

Ia menekankan bahwa keberhasilan pelaksanaan tugas KPLP dan PPLP sangat ditentukan oleh soliditas di lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, yang mencakup kesatuan visi, disiplin, profesionalisme, serta integritas seluruh personel dalam menjalankan amanah negara.

Lebih lanjut, Dirjen Masyhud menyampaikan bahwa tantangan keselamatan pelayaran yang semakin kompleks menuntut penguatan koordinasi dan sinergi antarinstansi serta seluruh pemangku kepentingan. Menurutnya, keselamatan pelayaran hanya dapat terwujud melalui kerja sama yang erat antara pemerintah pusat dan daerah, TNI, Polri, operator pelayaran, pengguna jasa, serta stakeholder terkait lainnya.

Usai pelaksanaan upacara, Dirjen Perhubungan Laut Muhammad Masyhud melakukan dialog langsung dengan masyarakat nelayan. Dalam kesempatan tersebut, Dirjen Hubla memberikan arahan kepada nelayan agar senantiasa mengutamakan keselamatan dalam setiap aktivitas di laut, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta selalu memantau dan memperhatikan kondisi cuaca sebelum dan selama berlayar.

“Keselamatan di laut adalah tanggung jawab bersama. Saya mengimbau para nelayan untuk selalu waspada terhadap perubahan cuaca, mematuhi rambu-rambu pelayaran, dan tidak memaksakan diri melaut apabila kondisi tidak memungkinkan,” pesannya.

Dialog berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab, di mana para nelayan menyampaikan berbagai masukan dan pertanyaan terkait keselamatan pelayaran. Dirjen Masyhud menegaskan bahwa partisipasi aktif masyarakat nelayan sangat penting dalam menciptakan perairan yang aman, tertib, dan berkelanjutan.

Dalam rangka menghadapi penyelenggaraan Angkutan Lebaran yang akan datang, Dirjen Hubla juga meminta seluruh jajaran KPLP, PPLP, dan stakeholder terkait untuk meningkatkan kesiapsiagaan, khususnya dalam pengawasan keselamatan pelayaran, pemeriksaan kelaiklautan kapal dan kesiapan awak kapal, penguatan patroli serta penegakan hukum di laut, serta pemberian pelayanan yang profesional dan humanis kepada masyarakat.

“Keselamatan pelayaran harus menjadi prioritas utama, karena di balik setiap kebijakan dan tindakan yang kita ambil terdapat tanggung jawab besar terhadap keselamatan jiwa manusia dan kelancaran aktivitas ekonomi nasional,” tutupnya.(ahmad)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Presiden Gerakan Pemuda Aceh Bersatu Kecam Amran, Desak Minta Maaf Kepada Mualeem: Jangan Lukai Martabat Aceh

8 Agustus 2026 - 01:41 WIB

GEMBIRA dan KUAT Jadi Bukti Komitmen IPCC, Raih Penghargaan TJSL 2026

7 Agustus 2026 - 23:18 WIB

Komitmen Perkuat Tata Kelola dan Kepatuhan Hukum, IPCM Teken Kerja Sama dengan Kejaksaan Negeri Jakarta Utara

7 Agustus 2026 - 23:08 WIB

KKP Perkuat Pengawasan dan Ketertelusuran Perikanan Tuna, 87 Kapal Pelanggar Ditindak

7 Agustus 2026 - 21:46 WIB

Halaman Jeda Gelar Refleksi Semangat Dasar Aceh untuk Indonesia

7 Agustus 2026 - 19:47 WIB

Gerakan Langit Biru Indonesia Asri DPC Partai Demokrat Semarang Mendapat Sambutan Baik

7 Agustus 2026 - 19:41 WIB

PTP Nonpetikemas Raih Pengakuan ISRA 2026 Kategori Sustainability Report

7 Agustus 2026 - 17:51 WIB

Kemenhub Perkuat SDM Keselamatan Transportasi Jalan, Lantik 205 Lulusan PKTJ

7 Agustus 2026 - 16:18 WIB

Haji Fikri: Putusan MK Harus Jadi Momentum Memperkuat Pendidikan dan Menjamin Anak Indonedia Mendapatkan Akses Makanan Bergizi

7 Agustus 2026 - 10:16 WIB

Percepatan Pemulihan Pascabencana, Satgas PPA Aceh Tengah Perkuat Koordinasi Strategis dengan Pemkab

7 Agustus 2026 - 09:51 WIB

Trending di RAGAM