Menu

Mode Gelap
KAI Layani 622 Ribu Pelanggan dalam Tiga Hari Awal Libur Panjang Imlek 2026 KAI Services Latih Prama Prami Tingkatkan Pelayanan dan Penjualan Jelang Angkutan Lebaran DJPU Tingkatkan Penguatan Keamanan Penerbangan Perintis di Papua Libur Imlek dan Jelang Ramadan, Volume Penumpang KA di Daop 1 Jakarta Meningkat Promo Tiket Whoosh Momen Libur Panjang Terus Diserbu, Volume Penumpang Meningkat Hingga 25 Persen MADEENA & Jagawana Band Ramaikan Blantika Musik Tanah Air Lewat Single “CANDU”

ANJUNGAN

Port Connect 2025: Sinergi IPCC dan PTP Nonpetikemas Kembangkan Talenta Muda untuk Ekonomi Maritim

badge-check


 Port Connect 2025: Sinergi IPCC dan PTP Nonpetikemas Kembangkan Talenta Muda untuk Ekonomi Maritim Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) bersama PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IDX:IPCC) bertepatan dengan peringatan Hari Guru Nasional 2025, kembali menegaskan komitmen nyata sekaligus memperkuat kolaborasi strategis dalam mendukung pengembangan talenta muda melalui program Port Connect 2025.

Mengusung tema “Confident Youth, Connected Ports, Stronger Economy”, kegiatan ini bukan hanya menjadi wadah edukasi, tetapi juga simbol sinergi antara dunia pendidikan dan industri kepelabuhanan, serta wujud implementasi tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan yang berkelanjutan.

Acara yang berlangsung di Ruang Serba Guna Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Universitas Negeri Jakarta ini menghadirkan 100 peserta inti dari kalangan mahasiswa, dosen, serta praktisi industri. Hadir sebagai narasumber utama, Dwi Rahmad Toto Sugiarto (Direktur Komersial & Pengembangan Usaha) dan Sugeng Mulyadi (Direktur Utama IPCC), yang membawakan Port Insight Talk Cluster Business Multipurpose.

Diskusi ini menyoroti peran pelabuhan multipurpose bukan hanya sebagai titik transit kargo, tetapi juga sebagai pusat ekonomi terintegrasi melalui pembentukan klaster bisnis.

Selain sesi berbagi wawasan, acara juga menghadirkan Diskusi Tematik bersama mahasiswa Prodi Hubungan Masyarakat dan Komunikasi Digital serta Prodi Manajemen Pelabuhan dan Logistik Maritim, yang dimoderatori oleh akademisi dan praktisi berpengalaman.

Kegiatan ini dirancang untuk membuka ruang dialog interaktif, memperkaya perspektif mahasiswa tentang dinamika industri kepelabuhanan, serta menumbuhkan semangat kolaborasi lintas sektor.

Tidak hanya itu, bentuk kepedulian perusahaan terhadap dunia pendidikan diwujudkan melalui pemberian bantuan alat penunjang pendidikan kepada mahasiswa berprestasi dari kedua program studi terkait. Langkah ini menegaskan komitmen PTP Nonpetikemas dan IPCC dalam mendukung generasi muda agar semakin siap menghadapi tantangan global.

Wakil Dekan I Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Dr. Kurniawati, M.Si mengatakan ”Kegiatan pengenalan perusahaan khususnya dunia kepelabuhanan bagi civitas akademik pada dua jurusan Ilmu Sosial dan Kehumasan serta Manajemen Transportasi dan Logistik Maritim menjadi gerbang utama untuk membuka wawasan bagi mahasiswa bahwa dunia kerja tidak hanya selalu menjadi pegawai negeri, namun berkarir di perusahaan swasta dapat menjadi salah satu pilihan terbaik”, ujar Kurniawati.

“Bagi IPCC, Port Connect adalah bukti nyata bahwa kolaborasi lintas perusahaan dan dunia pendidikan mampu melahirkan generasi yang tidak hanya percaya diri, tetapi juga siap bersaing di tingkat global. Kami berkomitmen untuk terus mendukung inisiatif yang memperkuat ekosistem kepelabuhanan sekaligus memberikan dampak sosial positif bagi masyarakat,” ungkap Sugeng Mulyadi, Direktur Utama IPCC.

“Kami percaya bahwa masa depan industri kepelabuhanan bergantung pada talenta muda yang inovatif dan bersemangat. Port Connect menjadi jembatan penting antara dunia akademik dan industri, sekaligus sarana untuk menumbuhkan kepedulian sosial terhadap pendidikan,” ujar Dwi Rahmad Toto Sugiarto, Direktur Komersial dan Pengembangan Usaha PTP Nonpetikemas.

Sebagai bagian dari rangkaian acara, mahasiswa juga diajak berpartisipasi dalam Lomba “Add Yours” via Instagram Story dengan konsep “A Day in My Life”. Kompetisi ini mendorong kreativitas mahasiswa dalam mendokumentasikan pengalaman mereka selama acara, sekaligus memperluas jangkauan pesan edukatif melalui media sosial.

Dengan semangat Go Green yang diusung dalam setiap kegiatan dimana hal ini menunjukkan konsep keberlanjutan sebagai prinsip tata kelola baik IPCC maupun PTP Nonpetikemas pada kesempatan ini seluruh peserta diperkenalkan dengan campaign Zero Plastic Waste melalui pemberian tumbler ramah lingkungan dan dapat mengisi air minum secara berulang sesuai dengan kebutuhan.

Port Connect 2025 tidak hanya menjadi forum edukasi, tetapi juga simbol kolaborasi berkelanjutan antara pelabuhan, pendidikan, dan masyarakat.(ahmad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

MADEENA & Jagawana Band Ramaikan Blantika Musik Tanah Air Lewat Single “CANDU”

16 Februari 2026 - 10:44 WIB

Sesuaikan Selera Jemaah Haji, Kemenhaj Pastikan Standar Dapur di Makkah Bercita Rasa Nusantara

16 Februari 2026 - 09:22 WIB

Libur Imlek, Arus Penyeberangan Sumatera-Jawa-Bali Melesat

16 Februari 2026 - 09:09 WIB

DPD Tani Merdeka Indonesia Aceh Tengah Apresiasi Bantuan Sapi Meugang Presiden dan Gubernur Aceh

15 Februari 2026 - 23:10 WIB

Rumah Budaya HMA Terima Kunjungan Atase Pendidikan dan Kebudayaan Mesir, Dorong Kolaborasi Sastra dan Budaya Indonesia–Mesir

15 Februari 2026 - 20:59 WIB

Trending di RAGAM