Menu ✖

Mode Gelap
Begini Langkah Strategi Ditjen Hubdat Hadapi Libur Nataru Lewat Charity Ride, FIFGROUP Salurkan Donasi ke Panti Asuhan dalam Rangkaian Honda Bikers Day 2026 KAI Daop 1 Perketat Pengamanan Listrik KRL Hadapi Ancaman Petir dan Pohon Tumbang Program “Aladin” Pemkab Fakfak: Target 3.000 Rumah Layak Huni, 1.751 Warga Sudah Rasakan Manfaat IDSurvey Perkuat Kompetensi Guru PAUD, Dorong Pendidikan Anak Usia Dini Berkualitas Masuki Sepuluh Tahun, NPCT1 Terus Tumbuh dan Perkuat Layanan Terminal

RAGAM

Program “Aladin” Pemkab Fakfak: Target 3.000 Rumah Layak Huni, 1.751 Warga Sudah Rasakan Manfaat

badge-check


 Program “Aladin” Pemkab Fakfak: Target 3.000 Rumah Layak Huni, 1.751 Warga Sudah Rasakan Manfaat Perbesar

Wartatrans.com, FAKFAK – Pemerintah Kabupaten Fakfak melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PUPR2KP) terus menggenjot perbaikan rumah tidak layak huni melalui Program Bantuan Stimulan Rumah Swadaya (BSRS) yang populer dengan sebutan “Aladin”. Program ini menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Kepala Dinas PUPR2KP Kabupaten Fakfak, Baharudin Lahadaliah, S.Sos., M.Si., MM., menjelaskan bahwa Program Aladin berhulu pada visi dan misi Pemerintah Kabupaten Fakfak, yakni terwujudnya Kabupaten Fakfak yang mandiri, sejahtera, aman, dan berlandaskan keberagaman.

“Dari visi tersebut, program ini bersandar pada 6 misi, 9 program unggulan, 9 program prioritas, dan 32 program kerja pemerintah daerah,” ujar Baharudin.

Posisi Strategis Program

Menurut Baharudin, Program Aladin menempati posisi strategis sebagai program prioritas ketiga dan program kerja ke-25 Pemerintah Kabupaten Fakfak saat ini. Nama “Aladin” sendiri merupakan akronim dari Atap, Lantai, dan Dinding tiga komponen utama yang menjadi fokus perbaikan rumah masyarakat penerima manfaat agar memenuhi standar layak huni.

“Program ini difokuskan pada perbaikan rumah agar layak huni, dengan sasaran utama masyarakat berpenghasilan rendah yang datanya terintegrasi dalam Data Tunggal Statistik Ekonomi Nasional (DTSN), khususnya desil 1 sampai dengan 4,” jelasnya.

Target dan Capaian

Pemerintah Kabupaten Fakfak menargetkan 3.000 penerima manfaat dalam satu periode pemerintahan Bupati Samaun Dahlan, S.Sos., M.AP. Sepanjang tahun 2025 lalu, realisasi program telah mencapai 648 penerima manfaat. Sementara pada tahun 2026 ini, sebanyak 1.103 penerima manfaat telah terprogram dan akan segera terealisasi.

“Hingga saat ini akumulasi penerima manfaat telah mencapai 1.751 orang, atau setara dengan sekitar 60 persen dari target total 3.000 penerima manfaat. Kami optimistis target 3.000 rumah akan tercapai, bahkan berpotensi over-target pada satu masa periode kepemimpinan Bapak Samaun Dahlan,” tegas Baharudin.

Tiga Aspek Utama Perbaikan

Baharudin memaparkan bahwa fokus perbaikan melalui program ini meliputi tiga aspek fisik bangunan. Pertama, atap, tidak ada lagi atap yang bocor, dan rumah yang dibantu telah menggunakan atap seng maupun genteng. Kedua, dinding. tidak lagi menggunakan bambu atau bahan tidak layak, melainkan sudah diganti dengan dinding bata ringan atau papan.

lantai, tidak lagi berupa lantai beralaskan tanah, melainkan sudah menggunakan keramik, papan, atau jenis lantai lain yang memberikan kenyamanan bagi penghuni.

Perbedaan Aladin dan BSPS

Terkait skema program, Baharudin menjelaskan bahwa Program Aladin memiliki persamaan dengan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), terutama pada lokus sasaran yang sama-sama menyasar masyarakat berpenghasilan rendah. Perbedaannya terletak pada sumber pendanaan. BSPS bersumber dari APBN melalui Kementerian Perumahan, sementara Aladin (BSRS) bersumber dari APBD melalui Dinas PUPR2KP Kabupaten Fakfak.

“Meskipun melalui skema APBN, Pemerintah Daerah tetap berupaya serius melobi dan mengamankan kuota agar target pembangunan 3.000 rumah dapat tercapai dengan baik,” pungkasnya.

Dengan capaian yang terus meningkat, Program Aladin diharapkan menjadi solusi konkret dalam mengatasi persoalan rumah tidak layak huni di Kabupaten Fakfak, sekaligus membuktikan komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan hunian layak bagi warganya.*** (ASAH)

Baca Lainnya

Lewat Charity Ride, FIFGROUP Salurkan Donasi ke Panti Asuhan dalam Rangkaian Honda Bikers Day 2026

27 Oktober 2026 - 16:07 WIB

IDSurvey Perkuat Kompetensi Guru PAUD, Dorong Pendidikan Anak Usia Dini Berkualitas

27 Oktober 2026 - 15:41 WIB

Masuki Sepuluh Tahun, NPCT1 Terus Tumbuh dan Perkuat Layanan Terminal

27 Oktober 2026 - 15:26 WIB

FIFGROUP Raih Empat Penghargaan di Ajang Continuous Improvement Convention 2026

27 Oktober 2026 - 12:03 WIB

BPS Fakfak: Sensus Ekonomi 2026 Sasar Usaha Daring hingga Bisnis Rumahan

27 Oktober 2026 - 11:58 WIB

HUT ke-2 Madas Nusantara Meriah, Dihadiri Pejabat Negara dan Ribuan Anggota

27 Oktober 2026 - 11:29 WIB

Zoom Meeting Dewan Pakar PKS Kabupaten Bogor, Siapkan Gagasan Strategis Pembangunan Masyarakat

26 Oktober 2026 - 22:23 WIB

Pelindo dan Pemprov Sulsel Perkuat Sinergi Sektor Kepelabuhanan

26 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Kembali IPC TPK Sabet Platinum Award di Ajang IARA 2026

26 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Pelindo FC Sabet Gelar Champion Pada FIFCO World CC Cup 2026

26 Oktober 2026 - 19:40 WIB

Trending di EKOBIS