Menu ✖

Mode Gelap
Peduli Generasi Muda, Pengurus FORWAN Gelar Pelatihan Citizen Journalism dan Content Creator di Masjid Kereta Regional Jadi Pilihan Perjalanan Antarkota, KAI Layani 5,57 Juta Pelanggan Estafet Kepemimpinan Garuda Indonesia, Menilik Kiprah Fadjar dan Glenny Mengawal Pemulihan Executive Director 4 Pelindo Paparkan Peran Hukum dalam Bisnis BUMN di FH Unhas Kenalkan Energi Masa Depan, DAMRI Hadirkan Bus H2 DDF di Hydrogen Day 2026 Dukung MotoGP Mandalika 2026, ASDP Optimalkan 13 Kapal di Lintas Padangbai–Lembar

RAGAM

Program Makan Bergizi Gratis Kembali Memakan Korban di Semarang

badge-check


 Program Makan Bergizi Gratis Kembali Memakan Korban di Semarang Perbesar

Wartatrans.com, SEMARANG — Program unggulan Presiden Prabowo Subianto, Makan Bergizi Gratis (MBG), kembali bermasalah. Baru beberapa hari berjalan setelah libur semester, puluhan siswa SMK Negeri 11 Semarang mengalami dugaan keracunan makanan.

Peristiwa itu terjadi pada Kamis, 8 Januari 2026. Sedikitnya 75 siswa melaporkan keluhan kesehatan berupa mual, muntah, pusing, hingga sakit perut. Gejala mulai dirasakan sekitar pukul 16.00 WIB, beberapa jam setelah para siswa menyantap menu MBG yang dibagikan di sekolah.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I Jawa Tengah, Haris Wahyudi, membenarkan kejadian tersebut. Seluruh siswa yang terdampak berasal dari SMK Negeri 11 Semarang.

“Sekitar pukul 16.00 WIB ada beberapa siswa yang mengeluh mual dan pusing. Dari pendataan sementara, tercatat 75 siswa melaporkan keluhan,” kata Haris saat ditemui di Semarang, Jumat, 9 Januari 2026.

Dari jumlah tersebut, empat siswa sempat dirawat di Rumah Sakit Hermina Banyumanik. Dua siswa telah diperbolehkan pulang pada Jumat, sementara sisanya menjalani perawatan mandiri di rumah masing-masing.

Haris menjelaskan, total siswa SMK Negeri 11 Semarang mencapai sekitar 1.400 orang dan seluruhnya mengonsumsi menu MBG pada hari kejadian. Namun, hanya sebagian kecil yang mengalami gangguan kesehatan.

Beberapa siswa, kata Haris, mengaku mencium bau tidak sedap dari makanan yang dibagikan—berbeda dari menu MBG pada hari-hari sebelumnya. Dugaan awal mengarah pada lauk ayam suwir yang kemungkinan tidak dalam kondisi layak konsumsi.

Adapun menu MBG yang disajikan saat itu terdiri atas nasi, oseng labu, perkedel tahu, ayam suwir, dan buah semangka. Hingga berita ini diturunkan, hasil pemeriksaan laboratorium untuk memastikan penyebab pasti keracunan masih belum keluar.

Program Makan Bergizi Gratis di SMK Negeri 11 Semarang sendiri telah berjalan sejak Agustus 2025. Insiden ini menjadi kasus keracunan pertama sejak program tersebut diterapkan di sekolah tersebut.

Sebagai langkah antisipasi, Dinas Pendidikan Jawa Tengah memutuskan menghentikan sementara penyaluran MBG di sekolah tersebut. Evaluasi akan dilakukan bersama pihak terkait, termasuk Badan Gizi Nasional (BGN) Pusat.

“Sementara kita hentikan dulu sambil dilakukan evaluasi dan pencarian penyebabnya. Ini masih dugaan awal,” ujar Haris.

Ia memastikan pihak sekolah dan dinas terkait telah bergerak cepat membawa siswa yang mengalami gejala keracunan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.***

(Slamet Widodo)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Peduli Generasi Muda, Pengurus FORWAN Gelar Pelatihan Citizen Journalism dan Content Creator di Masjid

12 Oktober 2026 - 01:25 WIB

Executive Director 4 Pelindo Paparkan Peran Hukum dalam Bisnis BUMN di FH Unhas

11 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Kenalkan Energi Masa Depan, DAMRI Hadirkan Bus H2 DDF di Hydrogen Day 2026

11 Oktober 2026 - 19:43 WIB

Mardani Ali Sera Ungkap Komunikasi Antarfraksi DPR, Wacana Pansus dan Hak Angket Gibran Mengemuka

11 Oktober 2026 - 15:26 WIB

​Putra Aceh Dr. (Cand) Khaidir Abdurrahman Jalani Upacara Dipeusijuek Sebagai Anggota BPK RI

11 Oktober 2026 - 14:29 WIB

Pompa Air Sempat Gangguan, Fasilitas Toilet dan Musala Stasiun Jatinegara Kembali Normal

11 Oktober 2026 - 11:51 WIB

Demokrat Belum Bersikap Soal Pemakzulan Gibran, Soliditas Koalisi Prabowo Jadi Sorotan

11 Oktober 2026 - 10:45 WIB

Endatoe Foundation Gelar Webinar “Career Abroad”: Buka Jalan Pemuda-Pemudi Aceh Menjadi Tenaga Medis di Jerman

11 Oktober 2026 - 08:44 WIB

PTP Nonpetikemas Dorong Generasi Muda Perluas Wawasan dan Raih Cita-Cita

11 Oktober 2026 - 00:42 WIB

Hadir di Multifinance Day 2026, ACC Dukung Inklusi Keuangan OJK

11 Oktober 2026 - 00:29 WIB

Trending di EKOBIS