Wartatrans.com, LHOKSEUMAWE — Persiapan pelaksanaan Lilawangsa Run 2026 di Kota Lhokseumawe terus dimatangkan. Korem 011/Lilawangsa sebagai penyelenggara utama menggelar rapat koordinasi bersama sejumlah unsur terkait untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Rapat koordinasi yang berlangsung pada 4 Agustus 2026 tersebut digelar di Ruang Sintelrem 011/Lilawangsa. Pertemuan membahas berbagai aspek teknis penyelenggaraan, mulai dari kesiapan jalur lomba, pengamanan, kesehatan, lalu lintas, hingga dukungan kegiatan pendukung.

Sejumlah unsur hadir dalam rapat tersebut, di antaranya Korem 011/Lilawangsa selaku penyelenggara utama, Polres Kota Lhokseumawe, Denpom Lhokseumawe, Dinas Perhubungan Kota Lhokseumawe, PMI Kota Lhokseumawe, KSR UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe, BFLF Kota Lhokseumawe, serta unsur kesehatan TNI.
Lilawangsa Run 2026 tidak hanya dirancang sebagai kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mendorong sport tourism di Kota Lhokseumawe. Ajang ini diharapkan mampu menarik peserta dari berbagai daerah sekaligus memperkenalkan potensi dan daya tarik kota kepada masyarakat luar daerah.
Dalam pelaksanaannya, lomba akan menghadirkan kategori 5K Open dan 5K Master, dengan target peserta mencapai ribuan pelari. Kehadiran komunitas lari, keluarga, serta masyarakat umum diharapkan membuat kegiatan berlangsung semarak sekaligus mendorong gaya hidup sehat.
Selain kompetisi lari, penyelenggara juga menyiapkan unsur hiburan dan euforia bagi peserta maupun masyarakat. Panggung hiburan serta berbagai kegiatan pendukung, termasuk doorprize, menjadi bagian dari rangkaian acara.
Aspek pemberdayaan ekonomi masyarakat juga menjadi perhatian. UMKM lokal akan dilibatkan melalui bazar yang ditempatkan di sekitar area venue. Kehadiran bazar tersebut diharapkan menjadi ruang bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan sekaligus memasarkan produk mereka kepada peserta dan pengunjung.
Tidak kalah penting, sektor kesehatan juga mendapat perhatian khusus. Stand kesehatan dan donor darah akan dihadirkan untuk memberikan akses layanan kesehatan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya donor darah.
Kegiatan donor darah juga diharapkan dapat membantu menjaga ketersediaan stok darah dan mendekatkan layanan kemanusiaan kepada masyarakat, termasuk para pelaku UMKM yang terlibat dalam kegiatan.
Dengan melibatkan berbagai unsur lintas sektor, Lilawangsa Run 2026 diharapkan tidak sekadar menjadi agenda olahraga, tetapi berkembang menjadi ruang kolaborasi antara olahraga, pariwisata, hiburan, kesehatan, dan ekonomi kerakyatan.
Kesiapan yang dimatangkan sejak awal menjadi bagian penting agar pelaksanaan Lilawangsa Run 2026 di Kota Lhokseumawe dapat berlangsung aman, meriah, dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.*** (Jasa)


























