Menu

Mode Gelap
Bahlil Prioritaskan Warga Tanimbar dan Maluku Barat Daya Bekerja di Proyek LNG Blok Masela KAI Angkut 10.050 Ton Pupuk pada Semester I 2026, Perkuat Distribusi Antardaerah Perkuat Ketahanan Energi Nasional, PTPN I Kembangkan Bioetanol Syarat Kapal Nelayan 30-200 GT Dapat Solar Rp15.000 per Liter, Ini Kata Kementerian-KP Wow Banyak! KAI Kelola 12.856 Sarana Perkeretaapian untuk Dukung Mobilitas dan Logistik Nasional, Ini Dia Rinciannya Aceh Tamiang Mulai Tanam Padi Perdana di Lahan Pascabanjir, Terapkan Sistem Pertanian Modern

PERON

Ratusan Juta Perjalanan Dilayani, KAI Perkuat Peran Transportasi Rel sebagai Tulang Punggung Mobilitas Jabodetabek

badge-check


 Ratusan Juta Perjalanan Dilayani, KAI Perkuat Peran Transportasi Rel sebagai Tulang Punggung Mobilitas Jabodetabek Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui KAI Commuter dan LRT Jabodebek terus memperkuat peran transportasi publik berbasis rel sebagai penggerak utama mobilitas urban di wilayah Jabodetabek.

Sepanjang Januari hingga November 2025, kedua layanan ini telah mencatat ratusan juta perjalanan, mencerminkan tingginya ketergantungan masyarakat terhadap moda transportasi massal yang efisien, terjangkau, dan tepat waktu.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan bahwa penguatan mobilisasi urban dilakukan melalui peningkatan kinerja layanan, optimalisasi simpul transit, serta perluasan integrasi antarmoda agar perjalanan masyarakat semakin terhubung dari awal hingga akhir.

“Mobilitas urban Jabodetabek terus meningkat. KAI Group fokus memastikan layanan berbasis rel hadir sebagai pilihan harian yang andal, terintegrasi, dan mampu menjawab kebutuhan perjalanan jarak dekat maupun jarak menengah,” ujar Anne, Senin (15/12/2025).

Sepanjang Januari–November 2025, Commuter Line Jabodetabek melayani 317.671.127 pengguna, dengan rata-rata 951.111 pengguna per hari. Pergerakan ini tersebar pada lima lintas utama, yaitu Bogor Line (141.125.256 pengguna), Cikarang Line (78.049.475), Rangkasbitung Line (70.496.181), Tangerang Line (24.794.995), serta Tanjung Priuk Line (3.205.220).

Aktivitas perjalanan terkonsentrasi pada simpul utama, antara lain Stasiun Bogor (33.081.659 transaksi gate in–out), Tanah Abang (29.768.022), Sudirman (22.559.386), Citayam (20.683.468), dan Bekasi (20.176.011).

Sebagai stasiun transit terbesar secara nasional, Stasiun Manggarai mencatat 52.409.989 transaksi transit. Pada layanan gate in–out, Manggarai melayani 9.654.021 transaksi KRL serta 866.015 transaksi Commuter Line Bandara, sehingga total mencapai 10.520.036 transaksi hingga November 2025.

Pada moda pendukung, Commuter Line Bandara Soekarno-Hatta melayani 2.120.170 pelanggan sepanjang Januari–November 2025, tumbuh 24,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024. Sementara itu, KA Lokal Area I Jakarta melayani 3.287.317 pelanggan, meningkat 4 persen secara tahunan.

Di sisi lain, LRT Jabodebek mencatat 26.113.546 pengguna hingga November 2025. Rata-rata pengguna harian pada hari kerja mencapai 98.172 orang, sedangkan pada akhir pekan melayani 41.780 orang. Stasiun Dukuh Atas menjadi stasiun tersibuk dengan 7.548.845 transaksi gate in–out, diikuti Harjamukti (6.041.570), Kuningan (4.727.984), dan Cikoko (4.190.204).

Integrasi antarmoda terus diperkuat melalui simpul strategis Dukuh Atas dan Cikoko–Cawang yang menghubungkan langsung layanan LRT Jabodebek dengan Commuter Line. Dukuh Atas berperan sebagai penghubung utama menuju Stasiun Sudirman, sementara koneksi Cikoko–Cawang mempercepat pergerakan dari wilayah timur menuju pusat aktivitas Jakarta.

Konektivitas ini mendukung distribusi arus perjalanan pada stasiun dengan volume tinggi seperti Sudirman, Tanah Abang, Cawang, dan Manggarai, sekaligus memperkuat peran transportasi publik sebagai tulang punggung mobilitas metropolitan.

Sejalan dengan penguatan layanan tersebut, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, dalam sambutannya pada kegiatan peresmian di Stasiun Tanah Abang pada 4 November 2025, menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk memperkuat transportasi publik perkotaan. Pemerintah menyetujui alokasi anggaran hingga Rp5 triliun untuk pengadaan 30 rangkaian KRL baru di wilayah Jabodetabek guna meningkatkan kapasitas dan keandalan layanan angkutan urban.

Sebagai bagian dari penguatan sarana, KAI melalui KAI Commuter juga telah mengoperasikan 11 rangkaian KRL baru secara bertahap sejak Juni 2025. Setiap rangkaian terdiri atas 12 kereta, sehingga total terdapat 132 unit kereta yang digunakan sebagai pengganti sarana KRL yang memasuki masa habis pakai, sekaligus menjaga keandalan operasional layanan harian di Jabodetabek.

Anne menjelaskan bahwa KAI Group saat ini secara bertahap memperkuat sarana eksisting, sekaligus menyiapkan langkah lanjutan melalui penambahan rangkaian baru serta program penggantian (replacement) sarana yang telah berusia lanjut. Proses ini turut melibatkan kerja sama dengan PT INKA (Persero) yang saat ini berada pada tahap finalisasi.

“Dalam jangka pendek, penguatan sarana diperlukan untuk menjaga keandalan layanan. Dalam jangka panjang, penambahan kapasitas dan replacement sarana menjadi kebutuhan strategis agar transportasi publik tetap mampu mengikuti pertumbuhan mobilitas Jabodetabek,” tutup Anne.

Melalui peningkatan kinerja layanan, penguatan integrasi antarmoda, serta dukungan kebijakan nasional, KAI Group terus mendorong pergeseran mobilitas masyarakat menuju transportasi publik berbasis rel sebagai fondasi sistem transportasi urban yang lebih tertata, efisien, dan berkelanjutan.(****)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

KAI Angkut 10.050 Ton Pupuk pada Semester I 2026, Perkuat Distribusi Antardaerah

17 Juli 2026 - 14:17 WIB

Syarat Kapal Nelayan 30-200 GT Dapat Solar Rp15.000 per Liter, Ini Kata Kementerian-KP

17 Juli 2026 - 10:07 WIB

Wow Banyak! KAI Kelola 12.856 Sarana Perkeretaapian untuk Dukung Mobilitas dan Logistik Nasional, Ini Dia Rinciannya

17 Juli 2026 - 09:58 WIB

Porseni Kereta Api 2026 Resmi Ditutup, Daop 6 Yogyakarta Raih Juara Umum

16 Juli 2026 - 20:46 WIB

Petugas Cleaning KAI Services yang Kembalikan Dompet Penumpang Dapat Penghargaan

16 Juli 2026 - 20:26 WIB

KAI Wisata Hadirkan Lelana Gallery di Stasiun Yogyakarta, Angkat Batik dan Produk Lokal Berkelanjutan

16 Juli 2026 - 18:02 WIB

KAI Operasikan KA Barapati Switching, Efisiensi Angkut Batu Bara hingga 3.000 Ton Sekali Jalan

16 Juli 2026 - 05:48 WIB

KAI Services Buka Lowongan Tenaga Perawatan Sarana Kereta Api

16 Juli 2026 - 04:41 WIB

Penumpang LRT Sumsel Melonjak pada Bhayangkara Run 2026, Stasiun Jakabaring Naik Dua Kali Lipat

16 Juli 2026 - 00:37 WIB

KA Lokal Kian Diminati, KAI Layani 4,6 Juta Pelanggan pada Semester I 2026

15 Juli 2026 - 19:27 WIB

Trending di PERON