Menu

Mode Gelap
Kemenhub Sebut Pentingnya Sistem Manajemen Keselamatan Perusahaan Angkutan Umum Mau Liburan Naik Kereta? KAI Beri Diskon Tarif Ekonomi Komersial 30 Persen Tari Saman Wakili Indonesia di Busan International Dance Festival 2026 Menhub Dudy Pastikan Penyerapan Anggaran 2026  Tepat Sasaran dan Efektif KAI Services Resmi Kelola Dining Car Whoosh, Penumpang Kini Bisa Nikmati Kuliner Selama Perjalanan TTL Gandeng APTRINDO Optimalkan Terminal Booking System, Percepat Kelancaran Distribusi Logistik

NASIONAL

Ribuan Warga Padati Kantor Bupati Aceh Tengah Mencari Akses Internet Pascabencana

badge-check


 Ribuan Warga Padati Kantor Bupati Aceh Tengah Mencari Akses Internet Pascabencana Perbesar

Wartatrans.com, TAKENGON — Ribuan warga Aceh Tengah memadati halaman Kantor Bupati pada Senin, 1 Desember 2025. Kedatangan mereka bukan untuk keperluan administrasi, melainkan untuk mendapatkan akses internet setelah jaringan telekomunikasi di wilayah tersebut lumpuh total akibat bencana alam yang melanda sejak dua hari terakhir.

Pantauan di lokasi menunjukkan suasana haru di setiap sudut halaman kantor. Warga berdesakan mengantre panjang demi memperoleh sinyal wifi darurat yang dipasang oleh Pemerintah Daerah melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo). Tangis, kepanikan, dan kerinduan tumpah menjadi satu dalam antrean yang tampak tak berujung.

Salah seorang warga, Abadi, yang datang dari Mongal, Kecamatan Bebesen, mengaku rela berjalan kaki beberapa kilometer hanya untuk bisa menghubungi keluarganya di perantauan.

“Saya sudah dua hari tak bisa memberi kabar. Keluarga pasti khawatir,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan Sarifah, warga lainnya. Ia mengatakan sudah dua hari tidak dapat mengabari anaknya yang bekerja di luar daerah.

“Kami cemas, anak saya juga pasti cemas. Saya hanya ingin bilang kami selamat,” tuturnya lirih.

Di tengah kerumunan, beberapa warga terlihat tak mampu menahan tangis saat akhirnya berhasil tersambung melalui panggilan WhatsApp dengan keluarga masing-masing. Ada pula warga yang harus mengangkat ponsel tinggi-tinggi untuk mencari titik sinyal dari hotspot darurat.

Seorang ibu rumah tangga mengabarkan bahwa stok kebutuhan pokok di Aceh Tengah mulai menipis. Ia menyebut persediaan beras, air mineral, hingga BBM semakin sulit didapat.

“Banyak warga kini sepenuhnya bergantung pada bantuan pemerintah,” katanya.

Pemerintah daerah terus berupaya memperluas jangkauan wifi darurat dan mempercepat pemulihan jaringan telekomunikasi agar masyarakat bisa kembali berkomunikasi secara normal dalam waktu dekat.*** (Jasa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

TTL Gandeng APTRINDO Optimalkan Terminal Booking System, Percepat Kelancaran Distribusi Logistik

4 Juni 2026 - 23:06 WIB

Dipercaya COSCO, Terminal Teluk Lamong Catat Pertumbuhan Arus Petikemas Internasional di Atas 90 Persen

4 Juni 2026 - 23:02 WIB

Kementerian-KP Tangkap Kapal Asing Pengangkut 1,2 Ton Ikan Napoleon Ilegal

4 Juni 2026 - 20:38 WIB

KSO TPK Koja Gelar Aksi Donor Darah, Berhasil Himpun 77 Kantong untuk Bantu Stok PMI DKI Jakarta

4 Juni 2026 - 16:34 WIB

Catatan Iwan Piliang: Aura Bangsa yang Terkikis oleh Korupsi

4 Juni 2026 - 15:05 WIB

Singapore Airlines Àkan Tambah Frekuensi Penerbangan ke Amsterdam Pada Periode Operasional Musim Panas 2026

4 Juni 2026 - 11:27 WIB

Catatan Iwan Piliang: Silaturahim, Kolaborasi, dan Mimpi Besar di Era Digital

4 Juni 2026 - 10:39 WIB

Warga dan Komunitas Salurkan Donasi Rp12,8 Juta untuk Perbaikan Jalur Enang-Enang

4 Juni 2026 - 02:37 WIB

Jalan Enang-Enang Kembali Dibuka, Hasil Gotong Royong Warga dan Swadaya Masyarakat

4 Juni 2026 - 01:49 WIB

Istana Ungkap Alasan Dadan Dicopot: Ada Dugaan Korupsi Program MBG

3 Juni 2026 - 23:31 WIB

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menyampaikan keterangan kepada wartawan usai bertemu dengan Jaksa Agung ST Burhanuddin di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Selasa (17/3/2026). Foto: Aditya Pradana Putra/ANTARA FOTO
Trending di NASIONAL