Menu

Mode Gelap
Pulihkan Denyut Konektivitas di Papua, ASDP Hubungkan Wilayah Timur 3TP Tubuh Alam yang Diam-Diam Terluka Ratusan Santri di Lima Ponpes Demak Keracunan MBG, Warga Juga Terdampak Jembatan Gemboyah Putus Total, Akses Jogong – Linge Lumpuh Banjir Rendam Desa Padang Terangun, Aktivitas Warga Lumpuh, Ancaman Susulan Mengintai Simulasi Grand Final Proliga 2026 Terjadi di Semarang, GOR Jatidiri Membiru

NASIONAL

Ribuan Warga Padati Kantor Bupati Aceh Tengah Mencari Akses Internet Pascabencana

badge-check


 Ribuan Warga Padati Kantor Bupati Aceh Tengah Mencari Akses Internet Pascabencana Perbesar

Wartatrans.com, TAKENGON — Ribuan warga Aceh Tengah memadati halaman Kantor Bupati pada Senin, 1 Desember 2025. Kedatangan mereka bukan untuk keperluan administrasi, melainkan untuk mendapatkan akses internet setelah jaringan telekomunikasi di wilayah tersebut lumpuh total akibat bencana alam yang melanda sejak dua hari terakhir.

Pantauan di lokasi menunjukkan suasana haru di setiap sudut halaman kantor. Warga berdesakan mengantre panjang demi memperoleh sinyal wifi darurat yang dipasang oleh Pemerintah Daerah melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo). Tangis, kepanikan, dan kerinduan tumpah menjadi satu dalam antrean yang tampak tak berujung.

Salah seorang warga, Abadi, yang datang dari Mongal, Kecamatan Bebesen, mengaku rela berjalan kaki beberapa kilometer hanya untuk bisa menghubungi keluarganya di perantauan.

“Saya sudah dua hari tak bisa memberi kabar. Keluarga pasti khawatir,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan Sarifah, warga lainnya. Ia mengatakan sudah dua hari tidak dapat mengabari anaknya yang bekerja di luar daerah.

“Kami cemas, anak saya juga pasti cemas. Saya hanya ingin bilang kami selamat,” tuturnya lirih.

Di tengah kerumunan, beberapa warga terlihat tak mampu menahan tangis saat akhirnya berhasil tersambung melalui panggilan WhatsApp dengan keluarga masing-masing. Ada pula warga yang harus mengangkat ponsel tinggi-tinggi untuk mencari titik sinyal dari hotspot darurat.

Seorang ibu rumah tangga mengabarkan bahwa stok kebutuhan pokok di Aceh Tengah mulai menipis. Ia menyebut persediaan beras, air mineral, hingga BBM semakin sulit didapat.

“Banyak warga kini sepenuhnya bergantung pada bantuan pemerintah,” katanya.

Pemerintah daerah terus berupaya memperluas jangkauan wifi darurat dan mempercepat pemulihan jaringan telekomunikasi agar masyarakat bisa kembali berkomunikasi secara normal dalam waktu dekat.*** (Jasa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tubuh Alam yang Diam-Diam Terluka

20 April 2026 - 19:06 WIB

Ratusan Santri di Lima Ponpes Demak Keracunan MBG, Warga Juga Terdampak

20 April 2026 - 18:42 WIB

Jembatan Gemboyah Putus Total, Akses Jogong – Linge Lumpuh

20 April 2026 - 18:38 WIB

Banjir Rendam Desa Padang Terangun, Aktivitas Warga Lumpuh, Ancaman Susulan Mengintai

20 April 2026 - 18:35 WIB

HPA Ajak Masyarakat Dukung Polri Ciptakan Kamtibmas di Bumi Sulteng

20 April 2026 - 13:56 WIB

Bank Mandiri Kunjungi Makassar New Port, Perkuat Sinergi Infrastruktur Pelabuhan

20 April 2026 - 13:27 WIB

Presiden GPAB Sayangkan Penunjukan Jubir Aceh, Dinilai Lukai Nilai Perjuangan

20 April 2026 - 06:14 WIB

Penunjukan Jubir Aceh Picu Polemik, Publik Soroti Konsistensi Sikap terhadap Warisan Hasan Tiro

20 April 2026 - 06:05 WIB

Perluas Kerja Sama Penguatan SDM, BPSDMP Gandeng 7 Pemda di Sulsel

20 April 2026 - 05:59 WIB

Aceh Tengah Belum Pulih, Ancaman Banjir dan Longsor Susulan Masih Mengintai

20 April 2026 - 05:41 WIB

Trending di RAGAM