Menu

Mode Gelap
Banjir Limbah 57.000 Ton Baterai Bekas: Hantu Pasar Gelap dan Ancaman bagi Industri Nikel Indonesia KAI Catat KA Makassar-Parepare Layani Lebih dari 1 Juta Penumpang Sejak Beroperasi, Semester I 2026 Meningkat 15,44 Persen Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Teguhkan Komitmen Pelayanan Melalui Penandatanganan Maklumat Pelayanan Pangkalan PLP Kelas I Tanjung Priok Gelar Serah Terima Jabatan Nakhoda Kapal Negara Patroli, Perkuat Profesionalisme dan Keselamatan Pelayaran KAI Angkut 123.810 Ton Barang Retail pada Semester I 2026, Naik 5,06 Persen For-PAS Soroti Belanja Publikasi Media Online Rp260 Juta, Minta Dinas Pariwisata Berlaku Adil kepada Seluruh Media

RAGAM

Ribuan Warga Terisolir di Perbatasan Bener Meriah–Aceh Utara, Persediaan Pangan Habis

badge-check


 Ribuan Warga Terisolir di Perbatasan Bener Meriah–Aceh Utara, Persediaan Pangan Habis Perbesar

Wartatrans.com, ACEH — Situasi darurat kembali dilaporkan dari wilayah pedalaman Aceh menyusul gempa, hujan deras berkepanjangan, banjir bandang, dan longsor yang terjadi sejak beberapa hari terakhir. Ribuan warga di Desa Seni Antara, Kecamatan Permata, Kabupaten Bener Meriah, tepatnya di Dusun Buntul Sara Ine, melaporkan kondisi terisolir total dan putusnya seluruh akses keluar-masuk wilayah tersebut.

Informasi darurat tersebut disampaikan Azzam, salah satu warga, melalui sejumlah grup WhatsApp. Ia menyebut bahwa kawasan di sekitar Km 42 Jalan KKA Bener Meriah – Kreung Kekeuh, Aceh Utara, mengalami kerusakan parah, termasuk jalan patah, longsor besar, serta pemadaman listrik.

“Saat ini kami dalam kondisi terisolir akibat gempa, hujan terus menerus, banjir bandang, longsor, dan jalanan yang patah. Listrik mati sehingga mengakibatkan lumpuh total. Sekitar seribu kepala keluarga terperangkap dan mulai kehabisan bahan pangan, terutama beras. Mohon bantuan segera,” tulisnya.

Aceh Tengah pasca banjir bandang.

Azzam menyerukan agar informasi ini dapat diteruskan kepada Basarnas, BNPB, TNI–Polri, serta pemerintah Kabupaten Bener Meriah, Aceh Utara, Pemerintah Provinsi Aceh, dan Pemerintah Republik Indonesia.

Laporan serupa datang dari Kecamatan Lokop, Aceh Timur, yang hingga hari ini dilaporkan belum menerima bantuan pangan sama sekali.

Warga setempat menyebut mereka telah mengalami kelaparan karena persediaan makanan dan obat-obatan habis total.

“Sampai hari ini kami belum mendapat bantuan sebutir beras pun. Warga sudah kelaparan. Mohon informasi ini disampaikan ke pemerintah pusat maupun daerah,” demikian pesan warga yang berhasil diterima redaksi.

Dua wilayah ini kini berada dalam status krisis pangan dan kebutuhan medis, dengan akses komunikasi yang juga sangat terbatas. Warga berharap pemerintah dan aparat terkait dapat segera mengerahkan bantuan darurat, termasuk evakuasi, logistik, serta perbaikan jalur vital menuju desa-desa terdampak.*** (Jasa)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Teguhkan Komitmen Pelayanan Melalui Penandatanganan Maklumat Pelayanan

6 Juli 2026 - 17:38 WIB

Pangkalan PLP Kelas I Tanjung Priok Gelar Serah Terima Jabatan Nakhoda Kapal Negara Patroli, Perkuat Profesionalisme dan Keselamatan Pelayaran

6 Juli 2026 - 17:30 WIB

For-PAS Soroti Belanja Publikasi Media Online Rp260 Juta, Minta Dinas Pariwisata Berlaku Adil kepada Seluruh Media

6 Juli 2026 - 17:01 WIB

Hadirkan Genre Bisnis Baru, 10 Bioskop Mini Alfamart Siap Ramaikan Jagat Hiburan

6 Juli 2026 - 16:35 WIB

Warga Desa Gunung Bakti Bersatu Dukung Salamudin Syah (Edy Orga) Maju Pimpin Desa

6 Juli 2026 - 00:05 WIB

Sumur Minyak Tradisional di Darul Ihsan Aceh Timur Terbakar, Petugas Berjibaku Padamkan Api

5 Juli 2026 - 23:59 WIB

LDII Sulsel Hadiri Upacara Hari Bhayangkara ke-80 di Polda Sulsel, Tegaskan Komitmen Sinergi Jaga Kamtibmas

5 Juli 2026 - 20:12 WIB

20 Muharram 1448 H: Momentum Memperkuat Iman, Hijrah, dan Kepedulian Sosial

5 Juli 2026 - 12:45 WIB

Walikota Langsa Rombak Kabinet Secara Besar besaran 

5 Juli 2026 - 05:24 WIB

Sebaran Abu Vulkanik Gunung Krakatau Bergerak ke Barat, Belum Berdampak pada Bandara dan Jalur Penerbangan

4 Juli 2026 - 15:09 WIB

Trending di RAGAM