Wartatrans.com, BANYUMAS — Perayaan Milad ke-113 Muhammadiyah di Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Pekuncen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, diawali dengan ritual ekologis berupa penanaman pohon. Sejumlah bibit ketapang ditanam di halaman Balai Desa Tumiyang, Ahad, 28 Desember 2025, sebelum ribuan peserta diberangkatkan mengikuti jalan sehat—agenda puncak perayaan.
Aksi tanam pohon itu dilakukan Camat Pekuncen bersama jajaran Forkopimcam, pengurus PCM Pekuncen, serta tiga anggota DPRD Kabupaten Banyumas yang hadir. Penanaman ketapang dipilih sebagai simbol kepedulian lingkungan sekaligus peneduh jalan di kawasan desa yang berbatasan langsung dengan wilayah hutan Banyumas bagian barat.


Ketua PCM Pekuncen, Basirin, S.Pd.I., mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni. Selain penanaman simbolis, panitia juga menyerahkan ratusan bibit cabai kepada Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah Tumiyang selaku tuan rumah kegiatan.
“Ini simbol eksistensi Muhammadiyah di Pekuncen. Alhamdulillah, sejak berdiri hingga kini, gerakan Muhammadiyah diakui pemerintah daerah. Semoga amal usaha yang ada terus berlanjut dan memberi manfaat sampai akhir zaman,” kata Basirin dalam sambutannya.
Menurut Basirin, gerakan menanam pohon dilandasi keyakinan bahwa bumi merupakan amanah Tuhan yang wajib dijaga oleh manusia. “Di mana bumi dipijak, di situ tanggung jawab memelihara alam harus ditegakkan,” ujarnya.

Ketua Panitia Milad, Rijalul Haq, S.Pd., menyebutkan jalan sehat tersebut menyediakan lebih dari 300 bingkisan yang dibagikan secara gratis kepada peserta melalui undian kupon. Sekitar 20 hadiah utama disiapkan, mulai dari kambing, unggas, sepeda listrik, kulkas, mesin cuci, televisi, kasur, hingga uang tunai.
“Kegiatan milad berlangsung dalam tiga tahap sejak awal Desember,” ujar Rijal. Rangkaian acara diawali dengan berbagai lomba, antara lain Cerdas Cermat Al-Islam dan Kemuhammadiyahan untuk Aisyiyah, lomba paduan suara dan senam Aisyiyah Gembira bagi siswa ABA dan SD/MI, serta pertandingan olahraga untuk organisasi otonom. Pekan ketiga diisi Pengajian Akbar, dan ditutup dengan jalan sehat.
Jalan sehat secara resmi dilepas oleh Camat Pekuncen, Dhany Budiarto, S.STP., dengan pengibaran bendera dan pembacaan basmalah. Ia didampingi Kapolsek Pekuncen AKP Slamet Husen, C.P., S.H., Danramil Pekuncen Lettu Inf. Joko Sehono, jajaran PCM Pekuncen, Ketua PC Aisyiyah Dwiana Rosma Devianti, unsur KOKAM, perwakilan Ortom, Kepala Desa Tumiyang Soemarno, serta tiga anggota DPRD Banyumas: Samsudin Tirta, S.E., M.M., Balqis Fadhilah, S.H.I., M.Pd., dan Joko Pramono, S.E.

Selain jalan sehat, kegiatan ini juga diramaikan pelayanan cek kesehatan gratis dari tim Puskesmas Pekuncen 2 dan aksi bersih lingkungan oleh relawan Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHPB) PCM Pekuncen. Ribuan warga, baik dari lingkungan persyarikatan maupun masyarakat umum, tampak memadati lokasi kegiatan.*** (Hamidin)
























