Menu

Mode Gelap
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah DPRD Jakarta Dorong Adanya Penjamin Rusun ABS Kembali Dikukuhkan Sebagai Orang Nomor 1 di -DPC PPP Kota Langsa Suroto Ketua RW 06 Cengbar Jakbar, Si “Ketua RW Viral” yang Peduli Warga 24 Jam dan Siap Jalani Program Gubernur DKI Afternoon Coffee KSOP Muara Angke, Bahas Manifest, Kespel, dan Kesiapsiagaan Darurat Ultrajaya dan Frisian Flag Bersatu, Peta Susu RI Berubah

RAGAM

Rusun Menua, Jakarta Diuji Kelola Aset Hunian Triliunan Rupiah

badge-check


 Rusun di Jakarta Perbesar

Rusun di Jakarta

Wartatrans.com, JAKARTA — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana membangun 11 rumah susun (rusun) baru untuk memperluas akses masyarakat terhadap hunian terjangkau di tengah keterbatasan lahan perkotaan. Namun, di balik ekspansi hunian vertikal tersebut, pemerintah menghadapi tantangan lain, yakni menjaga aset rusun yang telah berdiri puluhan tahun agar tetap aman, layak huni, dan memiliki nilai ekonomi.

Jakarta saat ini memiliki 87 tower yang terdiri atas 156 blok dengan total 33.830 unit rumah susun sederhana sewa (rusunawa), yang tersebar di lima wilayah administrasi.

Skala aset tersebut membuat pengelolaan rusun tidak hanya berkaitan dengan penyediaan hunian, tetapi juga pemeliharaan investasi publik bernilai besar.

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan DKI Jakarta mencatat pemerintah daerah pernah mengalokasikan anggaran sekitar Rp2,4 triliun untuk pembangunan 33 tower rusunawa.

Nilai investasi tersebut menunjukkan, bahwa rusun merupakan aset publik dengan nilai ekonomi yang membutuhkan perencanaan pemeliharaan dan revitalisasi secara berkelanjutan.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, pembangunan rusun baru diarahkan untuk memperluas akses masyarakat terhadap hunian layak, terutama bagi keluarga muda.

Rusun Marunda Cluster C dan Rusun Rorotan menjadi bagian dari prioritas pengembangan, sementara lokasi lainnya akan dikembangkan secara bertahap.

“Dari rencana tersebut, pembangunan Rusun Marunda Cluster C sebanyak lima tower dan Rusun Rorotan IX sebanyak tujuh tower menjadi prioritas, sedangkan sembilan lokasi lainnya akan dikembangkan secara bertahap,” ujar Pramono belum lama ini.

Di tengah pembangunan baru, sejumlah rusun generasi awal Jakarta mulai memasuki usia lebih dari empat dekade.

Rusun Klender yang mulai dihuni pada 1984, menjadi salah satu contoh hunian vertikal generasi pertama yang menghadapi kebutuhan peremajaan.

Selain itu, kawasan rusun awal seperti Tanah Abang dan Kebon Kacang juga menjadi bagian dari fase awal pengembangan hunian vertikal Jakarta sejak dekade 1980-an.

Pengamat tata kota Universitas Indonesia M. Aziz Muslim, Jumat (25/7/2026) mengatakan, bertambahnya usia bangunan membuat kebutuhan revitalisasi tidak dapat hanya dilakukan melalui perbaikan tampilan.

Menurutnya, peremajaan harus mencakup struktur bangunan, sistem utilitas, serta kualitas lingkungan agar fungsi hunian tetap optimal.

“Rusun Klender itu mencerminkan tantangan yang dihadapi hunian vertikal generasi pertama di Jakarta,” ujarnya.

Besarnya kebutuhan investasi revitalisasi menunjukkan pentingnya pemeliharaan sejak dini. Perum Perumnas pernah memperkirakan kebutuhan investasi sekitar Rp750 miliar, untuk merevitalisasi Rusun Klender. Nilai tersebut menjadi gambaran bahwa penundaan peremajaan dapat meningkatkan beban biaya pada masa mendatang.

Dengan aset mencapai puluhan ribu unit dan nilai investasi triliunan rupiah, keberhasilan kebijakan rusun Jakarta tidak hanya ditentukan oleh jumlah bangunan baru yang berdiri.

Tantangan berikutnya adalah memastikan aset lama tetap memberikan manfaat sosial dan ekonomi melalui pengelolaan serta revitalisasi yang berkelanjutan. (Artha Tidar)

Baca Lainnya

ABS Kembali Dikukuhkan Sebagai Orang Nomor 1 di -DPC PPP Kota Langsa

22 September 2026 - 04:05 WIB

Suroto Ketua RW 06 Cengbar Jakbar, Si “Ketua RW Viral” yang Peduli Warga 24 Jam dan Siap Jalani Program Gubernur DKI

21 September 2026 - 23:20 WIB

Bhutan Bersiap Gelar Bathing Carnival Bhutan Kedua di Telung, PemaGathsel

21 September 2026 - 11:47 WIB

Menuju Go Live, Pelindo Solusi Digital Gandeng ASDEKI Perkuat Integrasi Layanan Digital Pelabuhan dan Hinterland

21 September 2026 - 09:46 WIB

Perkuat Tata Kelola & Kepatuhan, PT Federal International Finance Raih Sertifikasi ISO 37301:2021

21 September 2026 - 09:39 WIB

Setelah Sukses Menggelar MTQ Nasional XXXI, Pemprov Jateng Lanjut Adakan Borobudur Maraton 2026

21 September 2026 - 05:11 WIB

Peringatan Maulid Malam ke-39 di Masjid An-Nur: “Belum Jatuh Cinta pada Rasulullah? Maulid Kita Belum Berefek!”

20 September 2026 - 22:02 WIB

7Dunia Showcase di Panggung Diskusi FF Horor Edisi IX: Ada Peristiwa Bocah Difabel Rebut Microfon lalu Azan, Bisa Viral Nih!

20 September 2026 - 12:22 WIB

MTQ XXXI Nasional di Semarang Ditutup Secara Meriah, Tahun Depan Diselenggarakan di Jakarta

20 September 2026 - 09:51 WIB

Polres dan Kodim 0102/Pidie Pasang Spanduk Larangan Tambang Ilegal di Geumpang

20 September 2026 - 08:54 WIB

Trending di RAGAM