Menu ✖

Mode Gelap
Dukung Mobilitas Kemayoran, DAMRI Jadi Mitra Operasional Layanan Kemon Presiden Prabowo Lantik Suyudi Ario Seto, Tongkat Komando Polri Berpindah KAI Percepat Implementasi Rekomendasi KNKT, 190 Titik Perlintasan Jadi Prioritas Lima Tahun Pascamerger, Pelindo Teguhkan Transformasi Berlandaskan Semangat Persatuan Netizen Jepang Soroti Petugas KAI Services Bersihkan KRL Saat Kereta Beroperasi Sambut Hari Pelindo, Regional 4 Gelar Donor Darah dan Target 100 Kantong

PERON

Sebelas KA di Wilayah Daop 7 Madiun Sempat Berhenti Akibat Gempa Pacitan

badge-check


 Sebelas KA di Wilayah Daop 7 Madiun Sempat Berhenti Akibat Gempa Pacitan Perbesar

Wartatrans.com, MADIUN – Sebanyak 11 perjalanan kereta api (KA) yang melintas di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun sempat berhenti luar biasa akibat gempa bumi bermagnitudo 5,5 yang berpusat di 8,14 Lintang Selatan dan 111,33 Bujur Timur, atau sekitar 25 kilometer timur laut Pacitan, Jawa Timur, pada Selasa (27/1/2026) sekitar pukul 08.21 WIB.

Gempa tersebut terjadi pada kedalaman 105 kilometer dan dirasakan di sejumlah wilayah.

Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan penghentian perjalanan KA dilakukan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) keselamatan perkeretaapian. Dalam SOP tersebut, seluruh KA yang sedang beroperasi wajib berhenti apabila terjadi gempa yang dirasakan di wilayah lintasan.

“SOP kami apabila terjadi gempa, seluruh KA harus berhenti untuk menunggu pemeriksaan jalur. Perjalanan baru dapat dilanjutkan setelah seluruh jalur dipastikan aman untuk dilalui,” ujar Tohari.

Menurutnya, penghentian KA dilakukan secara serentak melalui pengendalian perjalanan kereta api terpusat dengan komunikasi radio kepada masinis. Setelah itu, petugas Unit Jalan dan Jembatan (JJ) diterjunkan untuk melakukan pemantauan dan pemeriksaan kondisi rel serta jembatan guna memastikan tidak ada kerusakan pascagempa.

Adapun 11 KA yang sempat berhenti pascagempa di wilayah Daop 7 Madiun, yakni:

  1. KA Madiun Jaya (KA 143B) relasi Madiun–Pasarsenen, berhenti di Stasiun Walikukun.
  2. KA Kahuripan (KA 274) relasi Kiaracondong–Blitar, berhenti di Stasiun Walikukun.
  3. KA BIAS (KA 576A) relasi Adi Soemarmo–Madiun, berhenti di Stasiun Madiun.
  4. KA Bangunkarta (KA 161) relasi Jombang–Pasarsenen, berhenti di Stasiun Madiun.
  5. KA Gaya Baru Malam Selatan (KA 89) relasi Surabaya Gubeng–Pasarsenen, berhenti di petak jalan antara Stasiun Saradan–Caruban.
  6. KA Sancaka (KA 84B) relasi Yogyakarta–Surabaya Gubeng, berhenti di petak jalan antara Stasiun Ngawi–Geneng.
  7. KA Singasari (KA 150) relasi Pasarsenen–Blitar, berhenti di petak jalan Magetan–Madiun.
  8. KA Sancaka (KA 81B) relasi Surabaya Gubeng–Yogyakarta, berhenti di Stasiun Nganjuk.
  9. KA Malabar (KA 69) relasi Malang–Bandung, berhenti di Stasiun Papar.
  10. KA Parcel Tengah (KA 302), berhenti di petak jalan antara Stasiun Sukomoro–Baron.
  11. KA Commuter Line Dhoho (KA 402), berhenti di Stasiun Ngujang.

Tohari menambahkan, setelah dilakukan pemeriksaan dan jalur dinyatakan aman, seluruh perjalanan KA kembali berjalan normal pada pukul 08.49 WIB sesuai grafik perjalanan kereta api.

“KAI senantiasa mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan perjalanan kereta api. Potensi bahaya sekecil apa pun harus diminimalisir demi memastikan keselamatan penumpang dan petugas,” pungkasnya.(****)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

KAI Percepat Implementasi Rekomendasi KNKT, 190 Titik Perlintasan Jadi Prioritas

1 Oktober 2026 - 15:12 WIB

Netizen Jepang Soroti Petugas KAI Services Bersihkan KRL Saat Kereta Beroperasi

1 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Mulai Hari Ini, Argo Muria, Argo Sindoro, dan Argo Merbabu Gunakan Satu Nama KA Muria, KAI Ingatkan Pelanggan Jangan Keliru

1 Oktober 2026 - 13:23 WIB

KAI Services Perkuat Layanan Premium di Balik Perjalanan Nusantara Explorer

1 Oktober 2026 - 09:56 WIB

KAI Services Apresiasi Petugas Keamanan yang Bantu Penumpang Melahirkan di KRL

1 Oktober 2026 - 04:55 WIB

KAI Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang, 748 Petugas PJL Disertifikasi hingga Tutup 1.329 Perlintasan Liar

30 September 2026 - 22:52 WIB

Ranting Pohon Tumbang Timpa Kabel LAA, Perjalanan KRL Bogor Terganggu

30 September 2026 - 17:00 WIB

Tarif TransJakarta 2027 Diusulkan jadi Rp5.000

30 September 2026 - 14:56 WIB

KAI-INKA Bakal Disatukan

30 September 2026 - 13:00 WIB

KAI Luncurkan Nusantara Explorer, Perjalanan Premium yang Membawa Cerita Indonesia di Atas Rel

29 September 2026 - 23:36 WIB

Trending di PERON