Wartatrans.com, ACEH UTARA — Pengerjaan sumur bor ke-8 di Dusun Bidari, Desa Lubok Pusaka, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, mulai memasuki tahap persiapan alat dan bahan. Program ini bersumber dari sedekah umat, dengan donasi kali ini datang dari seorang warga Aceh yang berdomisili di Batam, Bapak Kamaruddin.
Sumur bor tersebut dibangun untuk menjawab kebutuhan air bersih warga setempat yang selama ini mengalami keterbatasan akses. Permintaan bantuan dari masyarakat Dusun Bidari disebut telah disampaikan berulang kali, bahkan dengan penuh harap dan keharuan.

Aktivis kemanusiaan, Mutia Sari, yang menjadi narahubung antara donatur dalam kegiatan ini, mengatakan kebutuhan air bersih di wilayah tersebut sudah mendesak.
“Permohonan dari warga sudah lama kami dengar. Mereka sangat membutuhkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.
Mutia menyampaikan rasa syukur atas dimulainya proyek ini. Menurutnya, realisasi sumur bor ke-8 menjadi jawaban atas doa masyarakat yang selama ini kesulitan mendapatkan sumber air layak.
Ia juga mengapresiasi kontribusi Bapak Kamaruddin yang dinilai hadir di waktu yang tepat. Donasi tersebut memungkinkan proyek segera berjalan setelah tahap perencanaan selesai.
“Semoga kebaikan beliau mendapat balasan keberkahan dan ridha dari Allah SWT,” kata Mutia.
Meski demikian, kebutuhan air bersih di Desa Lubok Pusaka belum sepenuhnya terpenuhi. Saat ini, masih terdapat tiga titik lain di desa yang sama yang membutuhkan pembangunan sumur bor serupa.
Mutia berharap semakin banyak pihak yang tergerak untuk berpartisipasi dalam program sedekah sumur bor ini, guna memenuhi kebutuhan dasar masyarakat akan air bersih yang layak dan berkelanjutan.*** (Jasa)
























