Menu

Mode Gelap
KAI Logistik Tingkatkan Kapasitas Bisnis di Tahun 2026, Bidik Rp 2,47 Triliun Pendapatan IPC TPK Perkuat Kemandirian Generasi Muda Pesisir Lewat Sertifikasi Kompetensi Digital Distribusi Avtur ke YIA Naik 40 Persen, Dukung Lonjakan Penerbangan Jelang Lebaran 2026 Memasuki Ramadhan 2026, KAI Logistik Catat Peningkatan 16% Pengiriman Retail Angkutan Lebaran 2026: Perkuat Layanan dan Koordinasi, Pelindo Regional 4 Siap Optimalkan Operasional Pelabuhan Kembali Sediakan Mudik Gratis 2026, Pelindo Sinergi Lokaseva Siap Antarkan Pemudik dengan Aman & Nyaman

SENI BUDAYA

Sinetron Lorong Waktu Jilid 2 Hadirkan Petualangan Sarat Makna di Ramadan 1447 H

badge-check


 Sinetron Lorong Waktu Jilid 2 Hadirkan Petualangan Sarat Makna di Ramadan 1447 H Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA — Sinetron religi legendaris Lorong Waktu kembali menyapa pemirsa SCTV lewat reboot Jilid 2 yang tayang selama Ramadan 1447 H. Diproduksi oleh Citra Sinema, serial ini tetap mempertahankan kekuatan utamanya: perpaduan petualangan lintas waktu dengan pesan spiritual yang mendalam dan relevan dengan kehidupan sehari-hari.

Dalam sesi bincang-bincang virtual pada Rabu, 25 Februari 2026, para pemain berbagi pengalaman selama proses produksi sekaligus mengungkap makna yang ingin disampaikan kepada penonton.

Aktor senior Deddy Mizwar yang kembali memerankan Haji Husin menegaskan bahwa *Lorong Waktu* bukan sekadar tontonan fantasi ilmiah. Menurutnya, esensi cerita terletak pada kemampuan manusia memetik pelajaran dari setiap peristiwa, terutama dari masa lalu.

“Setiap peristiwa tidak ada yang sia-sia, pasti ada hikmah dan pembelajaran. Banyak orang menghabiskan waktunya untuk hidup tapi tidak dapat apa-apa karena tidak belajar dari kehidupannya,” ujar Deddy Mizwar.

Ia menambahkan, perjalanan lintas waktu dalam serial ini sejatinya merupakan metafora proses pencarian jati diri dan spiritualitas.

“Semua ini adalah proses belajar mencari jalan menuju Tuhan,” sambungnya.

Sementara itu, Lavicky Nicholas yang memerankan Ustaz Zidan mengaku menghadapi tantangan akting yang cukup unik di musim terbaru ini. Salah satu adegan paling berkesan adalah ketika karakternya harus tampil dalam ukuran mini.

“Momen paling berkesan itu waktu syuting jadi kecil, seperti manusia semut. Kita dikirim Haji Husin lalu dikejar ayam dan kucing. Itu pengalaman pertama saya syuting dengan teknis khusus, lari-larian di dalam drum karena ceritanya masuk ke dalam kaleng,” kenangnya.

Tak hanya tantangan teknis, Lavicky juga harus mendalami sisi emosional karakter Zidan, terutama dalam membangun chemistry tanpa adegan sentuhan fisik.

“Menunjukkan rasa cinta dan perlindungan tanpa sentuhan fisik itu tantangan tersendiri. Bagaimana membuat penonton terbawa perasaan hanya lewat tatapan mata dan adab yang terjaga,” jelasnya.

Perubahan signifikan juga dialami karakter Tamara yang diperankan Baiti Syaghaf. Jika sebelumnya dikenal tegas dan meledak-ledak, kini Tamara tampil berhijab dan lebih sabar dalam menghadapi persoalan.

“Tamara yang sekarang jauh lebih menahan diri dan ngebatin. Kalau dulu apa pun harus diikuti, sekarang sering diingatkan untuk sabar oleh Zidan dan Alvin. Uniknya, begitu saya pakai hijab dan kostum Tamara, sifat kalem itu seperti otomatis masuk ke diri saya,” ungkap Baiti.

Suasana kekeluargaan pun terasa kuat di lokasi syuting. Inara Azalea yang memerankan Cantika mengaku menikmati proses produksi karena atmosfer yang hangat dan mendukung. Deddy Mizwar bahkan memuji kemampuan Inara dalam menghafal naskah dengan cepat, meski berseloroh tentang pertumbuhan sang aktris cilik yang begitu pesat.

Sinetron Lorong Waktu Jilid 2 melanjutkan kisah petualangan Haji Husin, Ustaz Zidan, dan Cantika menjelajahi berbagai dimensi waktu dengan mesin canggih. Selain para pemeran utama, serial ini juga didukung Rainaga Tahier sebagai Alvin, Naimma Aljufri sebagai Balqis, serta penampilan Opie Kumis yang menambah warna cerita.

Serial ini dijadwalkan tayang setiap hari selama Ramadan pukul 04.20 WIB usai waktu subuh, dengan tayang ulang pukul 13.30 WIB. Melalui kisah petualangan yang sarat nilai religi, para pemain berharap pemirsa tidak hanya terhibur, tetapi juga mampu memetik pelajaran hidup yang membumi dan menguatkan iman.*** (Buyil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

“Tobat Woy!” Jadi Magnet, Para Pencari Tuhan Jilid 19 Rajai Rating Sahur Ramadan 2026

27 Februari 2026 - 14:10 WIB

Swara Reiki January: Menjaga Iman di Negeri Ratu Elizabeth, Menemukan Makna Islam di Inggris

27 Februari 2026 - 09:52 WIB

Baiti Syaghaf Bersyukur Tamara di “Lorong Waktu Jilid 2” Makin Dicintai, Aktingnya Dipuji Lebih Dewasa

26 Februari 2026 - 21:50 WIB

Bangga Jadi WNI, Swara Reiki January Pilih Kembali ke Merah Putih Usai Raih Gelar Sarjana di London

26 Februari 2026 - 17:30 WIB

Diawali Santunan Anak Yatim, Nita Thalia Jalani Operasi Facelift di Klinik Bedah Plastik Queen Sunter

25 Februari 2026 - 20:37 WIB

PJBW Pekan ke-64: Wartawan Berbagi Takjil dan Sedekah Barang untuk Anak Yatim dan Kaum Dhuafa

23 Februari 2026 - 20:39 WIB

Gallery Hanjuang: Ruang Seni dan Apresiasi yang Tumbuh dari Mimpi di Pinggir Kali Cilakar

19 Februari 2026 - 09:30 WIB

Long Weekend Imlek, InJourney Hadirkan Pengalaman Berkesan di Bandara, Hotel, dan Destinasi Wisata

18 Februari 2026 - 14:35 WIB

Rumah Budaya HMA, Diplomasi Sastra dan Budaya, Merawat Harmoni Indonesia–Mesir

16 Februari 2026 - 19:18 WIB

Ratusan Warga Tonton Film NOEH (Pasung) di RSJ Aceh, Hujan Tak Surutkan Ikhtiar Lawan Stigma ODGJ

16 Februari 2026 - 14:38 WIB

Trending di RAGAM