Menu

Mode Gelap
Ketua Fraksi PKS DPRD Depok: Depok Darurat LGBT DDII Kota Depok Mendukung Gerakan Dakwah di Parlemen Depok Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia  Kota Depok Lakukan Silaturahmi Dakwah ke Sekretaris Fraksi PKS dan Anggota DPRD Kota Depok I.League Berlakukan 3.000 Menit Bermain Jadi Insentif Finansial Bagi Pesepakbola Muda KPK Geledah Dua Kantor Pemkab Bogor, Dugaan Pemotongan Upah Pungut Jadi Sorotan Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Tinjau Lokasi Kebakaran Muara Angke, Pastikan Penanganan dan Bantuan Tepat Sasaran

Uncategorized

Siswa SDN 10 Bintang Belum Miliki Seragam Sekolah

badge-check


 Siswa SDN 10 Bintang Belum Miliki Seragam Sekolah Perbesar

Wartatrans.com, TAKENGON — Siswa-siswi SD Negeri 10 Bintang, Desa Jamur Konyel, Kecamatan Bintang, Kabupaten Aceh Tengah, hingga kini masih bersekolah menggunakan pakaian bebas. Kondisi ini terjadi pascabencana banjir dan longsor yang melanda wilayah tersebut pada 26 November 2025 lalu.

Bencana alam tersebut meluluhlantakkan perkampungan di beberapa desa di Kecamatan Bintang, termasuk Desa Jamur Konyel. Akibatnya, banyak siswa kehilangan perlengkapan sekolah, termasuk seragam yang biasa mereka gunakan untuk belajar.

Kepala SD Negeri 10 Bintang, Halidawati, membolehkan para siswa datang ke sekolah dengan pakaian bebas. Kebijakan ini diambil demi menjaga semangat belajar anak-anak di tengah keterbatasan pascabencana.

“Minat anak-anak untuk bersekolah sangat tinggi. Sangat disayangkan jika aturan berpakaian justru membuat semangat mereka menurun, apalagi dalam kondisi seperti sekarang,” ujarnya.

Sementara itu, Armansyah, Kepala Desa Jamur Konyel, berharap adanya perhatian dan bantuan dari berbagai pihak untuk memenuhi kebutuhan perlengkapan sekolah anak-anak korban banjir dan longsor, baik di Desa Jamur Konyel maupun desa-desa sekitar.

“Kalau anak-anak pergi ke sekolah dengan baju seragam, kita juga ikut semangat melihatnya,” kata Armansyah.

Ruang kelas SDN 10 Bintang. 

Meski masih dalam keterbatasan, suasana belajar mengajar di SD Negeri 10 Bintang tetap berjalan dengan baik. Para guru dan siswa berusaha bangkit dan melanjutkan aktivitas pendidikan sebagai bagian dari pemulihan pascabencana.*** (Kamaruzzaman)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Ketua Fraksi PKS DPRD Depok: Depok Darurat LGBT

27 Agustus 2026 - 17:51 WIB

DDII Kota Depok Mendukung Gerakan Dakwah di Parlemen Depok

27 Agustus 2026 - 17:47 WIB

Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia  Kota Depok Lakukan Silaturahmi Dakwah ke Sekretaris Fraksi PKS dan Anggota DPRD Kota Depok

27 Agustus 2026 - 17:43 WIB

Cegah Penyalahgunaan Disduk Capil Garut Musnahkan Blanko KTP-el Yang Rusak 

27 Agustus 2026 - 15:12 WIB

Kembali ke Kampus, Wabup Bireuen Razuardi Jadi Pemateri PKKMB Universitas Almuslim 2026

27 Agustus 2026 - 11:21 WIB

Pelindo Solusi Digital Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi Warga Sekitar Pelabuhan Tanjung Priok

27 Agustus 2026 - 05:45 WIB

Dukung Kebijakan Logistik Nasional, IPC TPK Paparkan Kinerja Operasional Real-Time kepada Bappenas RI

27 Agustus 2026 - 05:38 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warga Griya Serpong Adu Kekompakan di Masak Gesss Episode 324

26 Agustus 2026 - 17:22 WIB

Pemprov Jateng Antisipasi Banyak Warganya Yang Ingin Menggeruduk Gedung DPR RI

26 Agustus 2026 - 16:44 WIB

Haji Fikri Serap Aspirasi Warga Ciomas, Soroti Banjir, Longsor, dan Kerusakan Infrastruktur

26 Agustus 2026 - 15:03 WIB

Trending di RAGAM