Menu ✖

Mode Gelap
IDSurvey Perkuat Pencegahan Stunting di Temanggung, dari Edukasi Keluarga hingga Pangan Bergizi KPLP Tanjung Priok Fokus Tangani KMP Batu Mandi dan Antisipasi Pencemaran Laut Hari Santri Nasional Diperingati Sederhana, SICE EO Acungi Jempol WCCE 2026 Hasilkan Jakarta Vision, Indonesia Bidik Masa Depan Ekonomi Kreatif Dunia KAI Services Latih Frontliner Tangani Kebakaran hingga Evakuasi Korban Dewan PKS Potong Gaji untuk Bantu Korban Karhutla, H. Fikri Hudi Oktiarwan Dukung Instruksi Presiden PKS

RAGAM

Sumur Bor untuk Warga Terdampak Bencana di Aceh Utara Rampung, Aktivis: Ini Awal Pemulihan

badge-check


 Sumur Bor untuk Warga Terdampak Bencana di Aceh Utara Rampung, Aktivis: Ini Awal Pemulihan Perbesar

Wartatrans.com, ACEH UTARA — Pembangunan sumur bor untuk kebutuhan air bersih bagi warga terdampak bencana di Desa Lubok Pusaka, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara, telah selesai dilakukan. Fasilitas ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan air untuk aktivitas sehari-hari, termasuk keperluan konsumsi dan kebersihan.

Aktivis kemanusiaan, Mutia Sari, menyampaikan rasa syukur atas rampungnya pengerjaan tersebut. Ia menjelaskan bahwa proses pengeboran dan pencucian air telah selesai, sementara pembangunan tower penampungan air saat ini masih dalam tahap pengerjaan.

“Alhamdulillah, sumur bor sudah selesai untuk galian dan pencucian air. Saat ini tower sedang dalam proses. Ini tentu menjadi kabar baik bagi masyarakat yang sangat membutuhkan akses air bersih,” ujar Mutia Sari.

Ia juga mengapresiasi dukungan dari pihak donatur, khususnya Artha Graha melalui Edi Fadhil dan Akmal Daud, yang telah berkontribusi dalam membantu masyarakat di wilayah terdampak.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas bantuan yang diberikan. Semoga segala kebaikan ini dibalas dan dilancarkan oleh Allah SWT. Ke depan, kami berharap masih ada bantuan lanjutan untuk masyarakat,” tambahnya.

Mutia Sari menjelaskan bahwa lokasi ini merupakan titik keempat bantuan sumur bor yang telah direalisasikan oleh Artha Graha bagi masyarakat terdampak bencana dengan skala cukup parah di wilayah tersebut.

Menurutnya, kehadiran fasilitas air bersih menjadi salah satu kebutuhan mendesak pascabencana, sekaligus bagian penting dalam proses pemulihan kehidupan masyarakat.

“Air bersih adalah kebutuhan utama. Dengan adanya sumur bor ini, diharapkan masyarakat bisa kembali menjalani aktivitas dengan lebih layak,” pungkasnya.*** (Jasa)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

IDSurvey Perkuat Pencegahan Stunting di Temanggung, dari Edukasi Keluarga hingga Pangan Bergizi

22 Oktober 2026 - 22:00 WIB

KPLP Tanjung Priok Fokus Tangani KMP Batu Mandi dan Antisipasi Pencemaran Laut

22 Oktober 2026 - 20:57 WIB

Dewan PKS Potong Gaji untuk Bantu Korban Karhutla, H. Fikri Hudi Oktiarwan Dukung Instruksi Presiden PKS

22 Oktober 2026 - 19:00 WIB

MPU Aceh Tengah Dukung Pemekaran ALA, Karena Berorientasi pada Keadilan dan Kemaslahatan Umat

22 Oktober 2026 - 17:50 WIB

Ibu Sina dan Seni Menghadapi Ketidakpastian Hidup 

22 Oktober 2026 - 17:11 WIB

Wabup Bandung Dorong Serikat Pekerja dan Buruh Tingkatkan Negosiasi Soal Ketenagakerjaan 

22 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Resolusi Jihad Warnai Hari Santri TH 2026 Tingkat Kecamatan Caringin Garut 

22 Oktober 2026 - 13:47 WIB

Kemarau Masih Melanda Kabupaten Bogor, H. Fikri Hudi Oktiarwan Imbau Warga Waspadai Kebakaran Hutan, Lahan, dan Permukiman

22 Oktober 2026 - 13:44 WIB

Kejati Bengkulu dan Pelindo Regional 2 Bengkulu Perpanjang MoU, Perkuat Kepastian Hukum Operasional Pelabuhan

22 Oktober 2026 - 13:20 WIB

Little Harbour, Dermaga Aman bagi Anak dan Ruang Tenang bagi Orang Tua di Pelindo Regional 2

21 Oktober 2026 - 22:01 WIB

Trending di ANJUNGAN