Menu ✖

Mode Gelap
IDSurvey Perkuat Pencegahan Stunting di Temanggung, dari Edukasi Keluarga hingga Pangan Bergizi KPLP Tanjung Priok Fokus Tangani KMP Batu Mandi dan Antisipasi Pencemaran Laut Hari Santri Nasional Diperingati Sederhana, SICE EO Acungi Jempol WCCE 2026 Hasilkan Jakarta Vision, Indonesia Bidik Masa Depan Ekonomi Kreatif Dunia KAI Services Latih Frontliner Tangani Kebakaran hingga Evakuasi Korban Dewan PKS Potong Gaji untuk Bantu Korban Karhutla, H. Fikri Hudi Oktiarwan Dukung Instruksi Presiden PKS

ANJUNGAN

KPLP Tanjung Priok Fokus Tangani KMP Batu Mandi dan Antisipasi Pencemaran Laut

badge-check


 KPLP Tanjung Priok Fokus Tangani KMP Batu Mandi dan Antisipasi Pencemaran Laut Perbesar

Wartatrans.com,  BANTEN – Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Kelas I Tanjung Priok, terus melaksanakan operasi penanganan KMP Batumandi di perairan Merak, Selat Sunda.

KN Trisula P-111 dan KN Jembio P-215 tetap berada di lokasi untuk melakukan pengamanan dan pemantauan perairan. Operasi saat ini difokuskan pada pengamanan lokasi, keselamatan navigasi, kesiapsiagaan SAR serta pencegahan dan penanggulangan pencemaran laut.

Operasi tersebut merupakan kelanjutan penanganan sejak KMP Batumandi mengalami kebakaran pada Selasa, 20 Oktober 2026, dalam pelayaran Bakauheni–Merak. Pada fase awal, operasi difokuskan pada keselamatan jiwa, evakuasi penumpang dan awak kapal, penanganan keadaan darurat serta pengamanan perairan.

Seiring perkembangan kondisi hingga KMP Batumandi tenggelam, operasi memasuki fase lanjutan dengan fokus pada pengamanan lokasi tenggelamnya kapal, keselamatan lalu lintas pelayaran serta pencegahan dan penanggulangan pencemaran laut.

Status Operasi Terkini

Hingga Kamis, 22 Oktober 2026, operasi masih berlangsung dan belum dinyatakan selesai.

KN Trisula P-111 dan KN Jembio P-215 tetap melaksanakan pengamanan dan pemantauan perairan serta mendukung keselamatan navigasi di sekitar lokasi.

Tim SAR KPLP tetap siaga di lapangan, sementara Tim Penanggulangan Pencemaran (MARPOL) KPLP melaksanakan asesmen dan penanganan pencemaran.

Sebagai tindakan penanggulangan, sorbent telah digelar pada area yang memerlukan penanganan. Sementara oil boom, peralatan penanggulangan pencemaran, peralatan pemadam kebakaran dan sarana pendukung lainnya telah disiagakan di atas KN Trisula P-111 berikut personel yang mengoperasikannya.

Apabila berdasarkan hasil asesmen diperlukan tindakan containment lebih lanjut, oil boom siap digelar untuk membatasi penyebaran pencemar.

Direktur KPLP, Capt. Budi Mantoro, M.Si., M.Mar., hadir langsung di Pelabuhan Merak untuk memantau perkembangan penanganan KMP Batumandi serta memberikan arahan terhadap pelaksanaan operasi, khususnya pengamanan lokasi, keselamatan navigasi, kesiapsiagaan SAR serta pencegahan dan penanggulangan pencemaran laut.

Menindaklanjuti arahan Direktur KPLP, Kepala Pangkalan PLP Kelas I Tanjung Priok, Fourmansyah, S.H., M.M., M.H., memimpin langsung pelaksanaan operasi di lapangan dari KN Trisula P-111 dengan mengerahkan unsur kapal patroli, Tim SAR dan Tim Penanggulangan Pencemaran (MARPOL) KPLP.

Operasi dilaksanakan secara terpadu dengan KSOP Kelas I Banten, Stasiun VTS Merak/Distrik Navigasi Kelas I Tanjung Priok, BPTD Kelas II Banten, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Merak, serta unsur terkait lainnya untuk menjaga keselamatan pelayaran, kelancaran navigasi dan perlindungan lingkungan laut.

“Fase penyelamatan dan evakuasi telah dilaksanakan. Saat ini operasi berlanjut pada pengamanan lokasi, keselamatan navigasi serta pencegahan dan penanggulangan pencemaran. KN Trisula P-111 dan KN Jembio P-215 masih berada di lokasi, Tim SAR tetap siaga dan Tim MARPOL KPLP terus melakukan penanganan,” ujar Fourmansyah.

“Kami harus memastikan pencemaran tidak meluas dan jalur pelayaran Selat Sunda tetap aman. Seluruh unsur akan tetap siaga dan operasi terus dilaksanakan berdasarkan hasil asesmen serta perkembangan kondisi di lapangan sampai dinyatakan aman,” tegasnya.

 

Tanggung Jawab Nasional dan Internasional

Penanganan KMP Batumandi merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah dalam keselamatan pelayaran dan perlindungan lingkungan maritim, termasuk pelaksanaan peran Indonesia sebagai Flag State (Negara Bendera), Port State (Negara Pelabuhan), dan Coastal State (Negara Pantai) sesuai kewenangannya.

Pelaksanaan operasi mengacu pada ketentuan nasional di bidang pelayaran dan perlindungan lingkungan maritim, serta sejalan dengan UNCLOS 1982, MARPOL 73/78, SOLAS 1974, dan ketentuan keselamatan navigasi pada Traffic Separation Scheme (TSS) Selat Sunda.

 

Informasi Publik

Pangkalan PLP Kelas I Tanjung Priok akan terus menyampaikan perkembangan operasi berdasarkan data resmi dan terverifikasi dari lapangan.

Masyarakat diimbau mengikuti informasi resmi pemerintah. Operasi terus berlangsung hingga kondisi dinyatakan aman.(ahmad)

Baca Lainnya

IDSurvey Perkuat Pencegahan Stunting di Temanggung, dari Edukasi Keluarga hingga Pangan Bergizi

22 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Hari Santri Nasional Diperingati Sederhana, SICE EO Acungi Jempol

22 Oktober 2026 - 20:51 WIB

KAI Services Latih Frontliner Tangani Kebakaran hingga Evakuasi Korban

22 Oktober 2026 - 19:28 WIB

Dewan PKS Potong Gaji untuk Bantu Korban Karhutla, H. Fikri Hudi Oktiarwan Dukung Instruksi Presiden PKS

22 Oktober 2026 - 19:00 WIB

ASDP Pastikan Penanganan Klaim dan Kawal Pemenuhan Hak Penumpang KMP Batumandi

22 Oktober 2026 - 18:45 WIB

MPU Aceh Tengah Dukung Pemekaran ALA, Karena Berorientasi pada Keadilan dan Kemaslahatan Umat

22 Oktober 2026 - 17:50 WIB

Di Pati Koruptor Mendapat Simpati

22 Oktober 2026 - 17:26 WIB

Insiden di Jalan Mambruk Dalam, Korban Jalani Penanganan Medis, Polisi Belum Beri Keterangan Resmi

22 Oktober 2026 - 17:17 WIB

Ibu Sina dan Seni Menghadapi Ketidakpastian Hidup 

22 Oktober 2026 - 17:11 WIB

Wabup Bandung Dorong Serikat Pekerja dan Buruh Tingkatkan Negosiasi Soal Ketenagakerjaan 

22 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Trending di RAGAM