Wartatrans.com, FAKFAK — Seorang perempuan berusia sekitar 30 tahun di Kabupaten Fakfak, Papua Barat, dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami luka akibat dugaan tindakan melukai diri menggunakan benda tajam. Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (22/10/2026), sekitar pukul 15.30 WIT, di rumah pribadi kakak kandung korban yang berlokasi di Jalan Mambruk Dalam, bagian ujung.
Korban yang dalam pemberitaan ini diidentifikasi dengan inisial WBU dilaporkan telah mendapatkan pertolongan dan penanganan medis di rumah sakit. Berdasarkan informasi yang diperoleh, korban masih menjalani tindakan medis saat berita ini disusun.
Keterangan awal dari pihak keluarga menyebutkan bahwa korban sebelumnya beberapa kali menunjukkan perilaku yang mengarah pada upaya melukai diri. Namun, informasi tersebut belum dapat digali lebih jauh karena ibu korban masih mengalami syok akibat peristiwa yang menimpa anaknya.
Dugaan mengenai kondisi psikologis korban serta informasi yang mengaitkan peristiwa ini dengan kemungkinan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) belum terkonfirmasi. Karena itu, penyebab maupun latar belakang kejadian belum dapat disimpulkan dan masih memerlukan pendalaman lebih lanjut dari pihak berwenang.

Warga di sekitar lokasi diketahui turut membantu membawa korban ke rumah sakit untuk memperoleh pertolongan medis.
Kapolsek Minta Konfirmasi Melalui Humas Polres
Kapolsek Kota yang berkedudukan di jalan Kokas, IPTU Irawan Setia Putra, S.H., saat dikonfirmasi mengenai peristiwa tersebut, meminta media berkoordinasi dengan Humas Polres Fakfak.
Menurutnya, penyampaian informasi terkait insiden tersebut untuk sementara dilakukan melalui satu pintu, yakni Humas Polres Fakfak yang berkedudukan di Polres Fakfak.
Sementara itu, Polsek Kota dilaporkan masih melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap peristiwa tersebut.
Kapolsek bersama tiga anggota disebut turun langsung untuk menindaklanjuti kejadian di lapangan.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari kepolisian mengenai kronologi lengkap kejadian, dugaan penyebab, maupun perkembangan penanganan kasus tersebut.
Media ini masih berupaya memperoleh konfirmasi lebih lanjut dari Humas Polres Fakfak guna memastikan informasi yang disampaikan kepada publik berdasarkan keterangan resmi dan fakta yang dapat dipertanggungjawabkan.
Perkembangan kasus ini akan disampaikan setelah terdapat informasi tambahan yang telah terverifikasi.*** (ASAH)

























