Menu

Mode Gelap
KCIC Luncurkan Whoosh Prepaid Voucher, Solusi Perjalanan Fleksibel untuk Personal dan Korporasi Tadarus Puisi HSBI: Merawat Kata di Bulan Luka Konsisten Taat Pajak, SPJM Kembali dapat Apresiasi dari DJP Sulselbartra Ayo Cek, Kemenhub Atur Pergerakan di Pelabuhan Penyeberangan Selama Periode Angleb Wapres ke-6 RI Try Sutrisno Tutup Usia Dorong Transisi Energi, KAI Operasikan PLTS di 103 Lokasi dengan Kapasitas 4.450,65 kWp

Uncategorized

Tadarus Puisi HSBI: Merawat Kata di Bulan Luka

badge-check


 Tadarus Puisi HSBI: Merawat Kata di Bulan Luka Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA — Di tengah dunia yang dipenuhi konflik, kekerasan simbolik, dan banalitas ujaran, Himpunan Seni Budaya Islam (HSBI) memilih kembali pada kata. Pada Jumat, 6 Maret 2026, organisasi ini akan menggelar Tadarus Puisi di Aula Balai Sastra PDS HB Jassin, Gedung Ali Sadikin, Taman Ismail Marzuki, Jakarta.

Acara yang akan berlangsung pukul 14.00 hingga 17.00 WIB itu mengusung tema “Ramadan dan Tanggung Jawab Kata: Sastra Islam di Tengah Luka Dunia.” Tema tersebut, menurut Ketua Bidang Sastra HSBI Helvy Tiana Rosa, merupakan ajakan untuk menempatkan sastra bukan sekadar ekspresi estetis, melainkan juga sikap etis.

“Di bulan Ramadan, kata tidak hanya dibaca dan dirayakan, tetapi juga dipertanggungjawabkan,” kata Helvy di Jakarta, Senin 2 Maret-April 2026.

Tadarus Puisi akan dibuka oleh Ketua Bidang Seni Budaya Majelis Ulama Indonesia, Pasni Rusli. Kegiatan ini dikemas dalam diskusi sastra, musikalisasi puisi, serta parade pembacaan puisi—format yang sengaja dipilih untuk mempertemukan refleksi intelektual dan pengalaman artistik.

Diskusi sastra menghadirkan penulis novel religius populer Habiburrahman El Shirazy, Helvy Tiana Rosa, dan penulis asal Aceh Fikar W Eda. Diskusi akan dimoderatori oleh Ayu Puspa Nanda. Mereka akan membahas posisi sastra Islam di tengah realitas global yang sarat luka kemanusiaan.

Sementara itu, musikalisasi puisi akan dihadirkan oleh Sanggar Matahari Gen Z dan Jejak Aksara. Sebuah persembahan khusus juga akan dibawakan oleh Teater Anak Kosong Satoe.

Pada sesi parade pembacaan puisi, sejumlah penyair dijadwalkan tampil, antara lain Ahmadun Y. Herfanda, Kiai Cepu, Ahmad Hadi Yasin, M. Irfan Hidayatullah, Putra Gara, Galeh Pramudianto, Yon Bayu, dan Rahmi Yuli.

Menurut Helvy, Tadarus Puisi ini bukan acara tunggal, melainkan bagian dari rangkaian menuju Festival Sastra Islam Dunia yang direncanakan digelar awal tahun depan.

“Kami ingin sastra hadir sebagai ruang tafakur, bukan sekadar panggung,” tutup Helvy. *** (Septiadi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Proliga 2026 Pekan ke 8 Sentul, Melengkapi Tim Peraih Tiket Final Four 

2 Maret 2026 - 04:35 WIB

Bangga Jadi WNI, Swara Reiki January Pilih Kembali ke Merah Putih Usai Raih Gelar Sarjana di London

26 Februari 2026 - 17:30 WIB

KAI Services Tambah 1.765 Personel untuk Dukung Angkutan Lebaran 2026

26 Februari 2026 - 12:20 WIB

KNPI Jabar Dorong Konsolidasi Internal Lewat Musda KNPI Kabupaten Bogor

25 Februari 2026 - 02:49 WIB

Proliga 2026 Pekan ke 7 Sentul, Siapa Saja Tim Peraih Tiket Final Four ?

23 Februari 2026 - 17:11 WIB

Menagih “Manis di Bibir” Bupati Lucky Hakim: Antara Retorika Audit Dana Desa, Tata Ruang, Banjir, dan Realita Pelantikan Kuwu

19 Februari 2026 - 16:15 WIB

Proliga 2026 Pekan ke 6 Bojonegoro Mengerucutkan Tim Peserta Babak Final Four

16 Februari 2026 - 16:03 WIB

Catatan Halimah Munawir: Dari Obrolan Ringan ke Perpustakaan Alexandria

15 Februari 2026 - 23:57 WIB

Herty Purba Produksi Film Perdana Heart Pictures, Jadi Sarana Pembelajaran Industri Film

15 Februari 2026 - 15:43 WIB

Halimah Munawir Apresiasi Resto Srengenge Wetan sebagai Ikon Cita Rasa Daerah

15 Februari 2026 - 07:55 WIB

Trending di EKOBIS