Menu

Mode Gelap
Saat Asosiasi Maskapai Menanti Perubahan TBA dari Pemerintah Antisipasi Kepadatan Gilimanuk, Menhub Dudy Tinjau Pelabuhan Celukan Bawang KCIC Gratiskan Tiket Bayi di Bawah 3 Tahun Selama Libur Sekolah, Perjalanan Keluarga dengan Whoosh Makin Nyaman Anggota DPR RI Fraksi NasDem Rachmat Gobel Meninggal Dunia di Usia 63 Tahun Sengkarut 4 Blok Lahan Kosong Negara di Kemayoran: Ketegasan Negara Menghilang? Pasar K-Culture Melejit, Destinasi Baru Incar Cuan di Jakarta

PERISTIWA

Tangisan Anak-anak Pengungsi Burlah Aceh Tengah Pecah di Posko

badge-check


 Tangisan Anak-anak Pengungsi Burlah Aceh Tengah Pecah di Posko Perbesar

ACEH TENGAH — Tangisan anak-anak pengungsi di Posko Burlah, Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, pecah dan tak terbendung ketika Tim Relawan Posko Rakyat bersama Tim GEPREKINAJA dan Polri Aceh Tengah tiba di lokasi. Suara isak mereka menggetarkan suasana posko dan mengharukan para relawan yang datang membawa bantuan dan dukungan psikososial.

Sejumlah anak tampak memeluk para relawan sambil menangis. Salah satunya, seorang anak kecil, menangis tersedu-sedu sambil memeluk seorang relawan dari Jakarta, Koni, anggota Tim GEPREKINAJA. Dengan suara terputus-putus, anak itu memohon agar para relawan tidak segera meninggalkan mereka.

“Jangan pulang… kami ingin belajar lagi, ingin bermain bersama,” ucapnya di sela tangis.

Tangisan anak-anak itu membuat para relawan nyaris tak sanggup melanjutkan perjalanan pulang. Saat kendaraan relawan bersiap meninggalkan lokasi, sejumlah anak berlari dan mengerumuni mobil, seakan tak ingin berpisah.

Untuk menenangkan suasana, Tim Relawan Posko Rakyat mengambil alih dengan membawa salah satu anak berkeliling menggunakan mobil sebelum mengantarkannya kembali ke Posko Burlah yang berada di SD Negeri 15 Ketol.

Keluhan anak-anak pengungsi mencerminkan kondisi sulit yang mereka hadapi. “Kami mau belajar dan bermain, Kak. Di sini gelap, tidak ada lampu, dan tidak ada air bersih untuk mandi,” kata seorang anak kelas IV sekolah dasar.

Keterbatasan fasilitas dasar di posko pengungsian tersebut masih menjadi persoalan utama, terutama bagi anak-anak yang membutuhkan rasa aman, ruang belajar, dan aktivitas bermain.

Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, Tim Relawan Posko Rakyat kembali ke Posko Rakyat di Gedung Pendari. Para relawan memastikan akan kembali mengunjungi Desa Burlah dalam satu atau dua hari ke depan untuk melanjutkan pendampingan dan penyaluran bantuan.*** (Jasa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Anggota DPR RI Fraksi NasDem Rachmat Gobel Meninggal Dunia di Usia 63 Tahun

10 Juli 2026 - 09:27 WIB

Sengkarut 4 Blok Lahan Kosong Negara di Kemayoran: Ketegasan Negara Menghilang?

10 Juli 2026 - 09:11 WIB

Pasar K-Culture Melejit, Destinasi Baru Incar Cuan di Jakarta

10 Juli 2026 - 04:10 WIB

Sabet Penghargaan, Model 3R mGanik Jadi Terobosan Kebuntuan Diabetes Tipe 2

10 Juli 2026 - 04:05 WIB

TEMUAN BPK: Defisit Keuangan Membengkak, Transparansi Perjalanan Dinas Pemko Subulussalam Dipertanyakan

10 Juli 2026 - 03:56 WIB

Tindak Lanjut MoU, Tani Merdeka Indonesia Aceh Tengah dan PT Bio Energy Rimba Perkuat Pendampingan Petani

10 Juli 2026 - 03:44 WIB

Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Salurkan 235 Paket Sembako bagi Masyarakat Kecamatan Koja

9 Juli 2026 - 20:30 WIB

KKP Segel Budidaya Arwana di Pekanbaru, Ratusan Ikan Dilindungi Tak Berizin

9 Juli 2026 - 17:16 WIB

KKP Lepasliarkan 21 Penyu Hijau Hasil Gagalkan Penyelundupan ke Perairan Bali

9 Juli 2026 - 16:27 WIB

Megaproyek PSEL Bali Rp3 Triliun Resmi Dimulai, Pemerintah Klaim Mampu Ubah Sampah Jadi Energi Listrik

9 Juli 2026 - 14:16 WIB

Trending di RAGAM