Menu ✖

Mode Gelap
Aliansi Masyarakat Sipil Laporkan Proyek RS Pendidikan Untad Rp172 Miliar ke Kejati Sulteng TPPAS Lulut Nambo dan Pengelolaan Sampah dari Hulu, H. Fikri Hudi Dorong Kolaborasi Masyarakat 21 Kapal Terlibat dalam Regional Marpolex 2026 ​Karmila, Demisioner Presma Universitas Bumi Persada, Suarakan Aspirasi Pascabencana Aceh di Ajang Nasional Future Leaders Summit 2026 Menembus Pegunungan, Ini 10 Stasiun Kereta Api Tertinggi di Jawa dan Sumatra KAI Catat 2,55 Juta Aktivitas Pelanggan di Tiga Daerah Geopark UNESCO

PERISTIWA

Tangisan Anak-anak Pengungsi Burlah Aceh Tengah Pecah di Posko

badge-check


 Tangisan Anak-anak Pengungsi Burlah Aceh Tengah Pecah di Posko Perbesar

ACEH TENGAH — Tangisan anak-anak pengungsi di Posko Burlah, Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, pecah dan tak terbendung ketika Tim Relawan Posko Rakyat bersama Tim GEPREKINAJA dan Polri Aceh Tengah tiba di lokasi. Suara isak mereka menggetarkan suasana posko dan mengharukan para relawan yang datang membawa bantuan dan dukungan psikososial.

Sejumlah anak tampak memeluk para relawan sambil menangis. Salah satunya, seorang anak kecil, menangis tersedu-sedu sambil memeluk seorang relawan dari Jakarta, Koni, anggota Tim GEPREKINAJA. Dengan suara terputus-putus, anak itu memohon agar para relawan tidak segera meninggalkan mereka.

“Jangan pulang… kami ingin belajar lagi, ingin bermain bersama,” ucapnya di sela tangis.

Tangisan anak-anak itu membuat para relawan nyaris tak sanggup melanjutkan perjalanan pulang. Saat kendaraan relawan bersiap meninggalkan lokasi, sejumlah anak berlari dan mengerumuni mobil, seakan tak ingin berpisah.

Untuk menenangkan suasana, Tim Relawan Posko Rakyat mengambil alih dengan membawa salah satu anak berkeliling menggunakan mobil sebelum mengantarkannya kembali ke Posko Burlah yang berada di SD Negeri 15 Ketol.

Keluhan anak-anak pengungsi mencerminkan kondisi sulit yang mereka hadapi. “Kami mau belajar dan bermain, Kak. Di sini gelap, tidak ada lampu, dan tidak ada air bersih untuk mandi,” kata seorang anak kelas IV sekolah dasar.

Keterbatasan fasilitas dasar di posko pengungsian tersebut masih menjadi persoalan utama, terutama bagi anak-anak yang membutuhkan rasa aman, ruang belajar, dan aktivitas bermain.

Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, Tim Relawan Posko Rakyat kembali ke Posko Rakyat di Gedung Pendari. Para relawan memastikan akan kembali mengunjungi Desa Burlah dalam satu atau dua hari ke depan untuk melanjutkan pendampingan dan penyaluran bantuan.*** (Jasa)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Aliansi Masyarakat Sipil Laporkan Proyek RS Pendidikan Untad Rp172 Miliar ke Kejati Sulteng

12 Oktober 2026 - 12:18 WIB

TPPAS Lulut Nambo dan Pengelolaan Sampah dari Hulu, H. Fikri Hudi Dorong Kolaborasi Masyarakat

12 Oktober 2026 - 11:10 WIB

​Karmila, Demisioner Presma Universitas Bumi Persada, Suarakan Aspirasi Pascabencana Aceh di Ajang Nasional Future Leaders Summit 2026

12 Oktober 2026 - 08:06 WIB

Karhutla Tembus 10 Hektare di Bagendang, Kalteng

12 Oktober 2026 - 05:09 WIB

Peduli Generasi Muda, Pengurus FORWAN Gelar Pelatihan Citizen Journalism dan Content Creator di Masjid

12 Oktober 2026 - 01:25 WIB

Executive Director 4 Pelindo Paparkan Peran Hukum dalam Bisnis BUMN di FH Unhas

11 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Kenalkan Energi Masa Depan, DAMRI Hadirkan Bus H2 DDF di Hydrogen Day 2026

11 Oktober 2026 - 19:43 WIB

Mardani Ali Sera Ungkap Komunikasi Antarfraksi DPR, Wacana Pansus dan Hak Angket Gibran Mengemuka

11 Oktober 2026 - 15:26 WIB

​Putra Aceh Dr. (Cand) Khaidir Abdurrahman Jalani Upacara Dipeusijuek Sebagai Anggota BPK RI

11 Oktober 2026 - 14:29 WIB

Pompa Air Sempat Gangguan, Fasilitas Toilet dan Musala Stasiun Jatinegara Kembali Normal

11 Oktober 2026 - 11:51 WIB

Trending di PERISTIWA