
Wartatrans.com, JAKARTA. Dalam rangka memaknai bulan suci Ramadan 1447H/2026M, PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IDX: IPCC) kembali menyelenggarakan program IPCC Berbagi Ramadan sebagai wujud nyata kepedulian sosial perseroan kepada masyarakat dan pekerja di sekitar wilayah operasional pelabuhan.

Inisiatif ini tidak hanya menghadirkan kebahagiaan di momen Idul Fitri, tetapi juga menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan IPCC dalam mempererat hubungan harmonis dengan lingkungan sekitar. Program ini merupakan refleksi konsistensi IPCC dalam mengimplementasikan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang berorientasi pada penciptaan nilai sosial jangka panjang.
Direktur Keuangan, SDM dan Manajemen Risiko IPCC, Wing Megantoro, menyampaikan bahwa kegiatan berbagi Ramadan telah menjadi agenda rutin tahunan sebagai bentuk tanggung jawab sosial yang terintegrasi dengan strategi bisnis berkelanjutan
“Sebagai entitas bisnis dilingkungan Pelindo Grup khususnya layanan terminal kendaraan terintegrasi terbesar di Indonesia, kami tidak hanya berfokus pada kinerja bisnis dan operasional, tetapi juga berkomitmen untuk terus menghadirkan manfaat bagi masyarakat. Melalui program Ramadan ini, IPCC menjalankan berbagai kegiatan sosial yang terbagi dalam tiga inisiatif utama, yaitu pembagian sembako, santunan, serta takjil, yang telah berlangsung selama dua minggu terakhir,” ujar Wing.
Sekretaris Perusahaan IPCC, Endah Dwi Liesly, menjelaskan bahwa program IPCC Berbagi Ramadan 2026 terdapat peningkatan dalam hal jumlah dan penerima yang disalurkan pada wilayah kerja perseroan. Secara detail meliputi tiga kegiatan utama, yaitu pembagian 700 paket takjil menjelang waktu berbuka puasa, penyaluran 550 paket sembako, serta santunan kepada 400 anak yatim berbagai yayasan, ex-Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) serta masyarakat sekitar wilayah kerja baik di Jakarta maupun beberapa terminal satelit. Selain itu, melalui program Mazizka IPCC yang mengelola dana infaq dan sedekah pekerja, santunan juga disalurkan kepada 50 anak yatim ex-pekerja IPCC baik office maupun operasional. Penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan secara serentak sebagai wujud kepedulian sosial perseroan kepada masyarakat.
“Tidak hanya melalui kegiatan berbagi di bulan Ramadan, IPCC juga terus berupaya hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program sosial, lingkungan, pendidikan hingga pengembangan UMK sebagai bentuk kontribusi perseroan dalam membangun kemandirian serta keberlanjutan kehidupan yang berkesinambungan bagi kedua belah pihak,” ujar Endah.
Penyaluran santunan kepada anak yatim menjadi salah satu momen yang penuh makna dalam rangkaian kegiatan ini. Melalui kegiatan tersebut, IPCC berupaya menumbuhkan semangat kebersamaan, memperkuat nilai kepedulian sosial, serta membangun keterikatan yang harmonis antara IPCC dengan masyarakat di sekitar wilayah operasional.
Sejalan dengan semangat transformasi dan arah kebijakan Danantara sebagai ultimate shareholder, IPCC terus mendorong implementasi program TJSL yang tidak hanya bersifat filantropi, tetapi juga berorientasi pada penciptaan nilai berkelanjutan (sustainable value creation). Hal ini tercermin dari upaya perseroan dalam memastikan bahwa setiap inisiatif sosial mampu memberikan dampak nyata, memperkuat hubungan dengan masyarakat, serta mendukung pembangunan sosial yang inklusif dan berkelanjutan.
Melalui program ini, IPCC menegaskan bahwa keberlanjutan perusahaan tidak hanya diukur dari kinerja bisnis semata, tetapi juga dari kemampuan perseroan dalam menghadirkan manfaat yang luas, adil, dan berkesinambungan bagi masyarakat, khususnya di sekitar wilayah operasionalnya.(ahmad)



























