Menu

Mode Gelap
Operasi Gaktibplin dan Tes Urine di Polsek Sunda Kelapa Seluruh Personel Negatif Narkoba Indonesia AirAsia Sesuaikan Jadwal, Janji Layanan Tetap Terjaga 12 Kepala Keluarga di Selmak Lubok Pusaka Masih Bertahan di Bawah Terpal Pasca Bencana Titi DJ: Mental Jadi Penentu Peserta Raih Gelar Jawara Excavator Nyaris Terseret Banjir di Sungai Burlah yang Meluap DAMRI Dukung Pemulangan Santri Pasca Idul Fitri 1447 H, Fasilitasi Perjalanan Aman dan Nyaman dari Jepara ke Berbagai Pesantren

PERISTIWA

Touring Religi Satria Kencana Nusantara: Tapak Tilas Sejarah Islam di Banten

badge-check


 Touring Religi Satria Kencana Nusantara: Tapak Tilas Sejarah Islam di Banten Perbesar

Wartatrans.com, DEPOK — Rombongan Satria Kencana Nusantara (SKN) satu per satu tiba kembali di Pimpinan Pusat Daerah Sawangan, Depok, setelah menyelesaikan perjalanan religi ke Banten pada 22–23 November 2025. Kegiatan bertajuk Touring Religi SKN ini berlangsung selama dua hari dengan mengunjungi sejumlah situs sejarah dan makam para sultan serta ulama yang berperan besar dalam penyebaran Islam di nusantara.

Ketua Umum SKN, R. Abd. Latif, menyampaikan bahwa perjalanan ini bertujuan mempererat silaturahmi, meningkatkan spiritualitas, sekaligus menanamkan kesadaran sejarah bagi para anggota. “Kita adalah bangsa yang besar, terlahir dari sejarah yang besar. SKN akan terus mengikat mata rantai generasi yang tangguh dan tahan uji,” ucapnya.

Perjalanan dimulai dari kompleks Masjid Agung Banten, tempat dimakamkannya Sultan Maulana Hasanuddin, pendiri Kesultanan Banten yang berkuasa pada 1552–1570 M. Masjid Agung Banten merupakan salah satu warisan bersejarah yang juga dibangun pada masa kepemimpinan beliau. Di lokasi ini, rombongan SKN melakukan doa bersama sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan sang sultan.

Destinasi berikutnya adalah makam Sultan Maulana Yusuf, sultan kedua Kesultanan Banten (1570–1580 M) yang dikenal sebagai tokoh penting dalam memperluas pengaruh Islam di wilayah Banten. Rombongan melakukan ziarah dan mendengarkan penjelasan mengenai sejarah kepemimpinan beliau.

Rombongan SKN kemudian menuju wilayah Kesultanan Kenari untuk berziarah ke makam Sultan Syekh Abu Mufakir dan Patih Purba Negara. Kedua tokoh tersebut memiliki peran signifikan dalam sejarah perkembangan kekuasaan di Banten. Makam-makam ini kini dirawat oleh Abah Efendi, tokoh yang menjadi penjaga sekaligus perawat situs sejarah Kesultanan Kenari.

Pada hari terakhir, rombongan melakukan silaturahmi dengan Kesultanan Banten ke-18, RTB Bambang Wisangeni Soerjaatmadja. Pertemuan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Dalam kesempatan tersebut, SKN menyerahkan cinderamata, sementara Sultan Banten XVIII memasangkan pin resmi Kesultanan Banten kepada Ketua Umum SKN, R. Abd. Latif, sebagai simbol persahabatan dan penghormatan.

Perjalanan religi selama dua hari ini diharapkan mampu memperkuat nilai spiritual dan wawasan sejarah para anggota SKN. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara komunitas masyarakat dengan para penjaga tradisi Kesultanan Banten.*** (Septiadi)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

12 Kepala Keluarga di Selmak Lubok Pusaka Masih Bertahan di Bawah Terpal Pasca Bencana

7 April 2026 - 15:49 WIB

Titi DJ: Mental Jadi Penentu Peserta Raih Gelar Jawara

7 April 2026 - 15:25 WIB

Excavator Nyaris Terseret Banjir di Sungai Burlah yang Meluap

7 April 2026 - 15:18 WIB

Perkuat Kualitas Pelayanan, Pelindo Regional 2 Sunda Kelapa Gelar Sosialisasi Prosedur Kapal Penumpang

7 April 2026 - 14:02 WIB

DLH Aceh Barat Terapkan Sanksi Denda bagi Pembuang Sampah Sembarangan di Meulaboh

7 April 2026 - 06:01 WIB

Ahmad Dhani Meyakini Faktor Rejeki Penentu Seorang Bisa Menjadi Penyanyi Populer

7 April 2026 - 05:09 WIB

SCTV Hadirkan “The Icon Indonesia”, Ajang Pencarian Bakat untuk Lahirkan Ikon Musik Baru Tanah Air

6 April 2026 - 18:58 WIB

Istana Di Tengah Hutan Borneo

6 April 2026 - 09:05 WIB

Disbud DKI Hadirkan Atraksi Betawi Buka Palang Pintu di Karate Championship KASAL Cup V 2026

6 April 2026 - 07:56 WIB

Neno Warisman Buka Pameran “Betawie Punye Yahye” Karya Yahya TS

5 April 2026 - 17:49 WIB

Trending di SENI BUDAYA