Wartatrans.com, TANGERANG – Upaya pencegahan penyelahgunaan narkotika, Maskapai penerbangan Citilink resmi menjalin kerja sama strategis dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU)) di Tangerang, Senin (2/3/2026).
Kolaborasi ini merupakan langkah nyata dalam mendukung upaya nasional Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), khususnya di sektor transportasi udara.

Penandatanganan dilakukan Direktur Utama Citilink Darsito Hendroseputro dan Kepala BNN Suyudi Ario Seto, disaksikan jajaran manajemen kedua belah pihak.
Kerja sama ini mencakup penguatan edukasi dan sosialisasi bahaya narkotika, dukungan
terhadap kampanye nasional P4GN, serta implementasi program ANANDA BERSINAR (Aksi Nasional Bandar Udara Bersih Narkoba).
“Ini sebagai langkah konkret menciptakan lingkungan bandara, yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika,” ucap Darsito.
Selain itu, kerja sama ini juga menitikberatkan pada penguatan pengawasan terhadap lalu lintas orang dan barang melalui penerbangan domestik dan internasional sebagai bagian dari upaya
pencegahan peredaran gelap narkotika.
Tak hanya itu saja, tapi juga pertukaran informasi yang relevan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Kemitraan ini menurutnya, menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan transportasi
udara yang aman, terpercaya dan berintegritas.
“Sebagai bagian dari ekosistem transportasi
nasional, kami memiliki tanggung jawab memastikan operasional berjalan sesuai prinsip keselamatan dan kepatuhan hukum. Kerja sama ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat budaya perusahaan yang bersih dari narkotika,” urainya.
Sementara itu, Kepala BNN Suyudi menegaskan bahwa sinergi BNN dengan Citilink adalah wujud nyata kehadiran Negara dalam membangun benteng pertahanan yang kokoh untuk mencegah peredaran gelap narkotika di sektor transportasi udara.
“Kita berkomitmen penuh untuk menciptakan sistem transportasi serta lingkungan kerja korporasi yang bersih, profesional, dan berintegritas tinggi. Melalui langkah strategis ini, kita memastikan bahwa setiap elemen bangsa turut berkontribusi aktif dalam mengakselerasi
pemberantasan narkoba sekaligus memperkuat struktur birokrasi yang tahan terhadap intervensi extraordinary crime,” jabar Suyudi.
Melalui kerja sama ini, kedua pihak berkomitmen menjalankan program secara berkelanjutan dan terukur, sebagai bagian dari kontribusi terhadap terciptanya lingkungan kerja yang sehat serta sistem transportasi udara yang aman dan bebas dari penyalahgunaan narkotika. (omy)




























